{"id":199579,"date":"2026-08-06T23:05:02","date_gmt":"2026-08-06T15:05:02","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=199579"},"modified":"2026-08-07T01:07:47","modified_gmt":"2026-08-06T17:07:47","slug":"10-pegawai-siluman-terima-gaji-641-juta-rupee-di-india","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/10-pegawai-siluman-terima-gaji-641-juta-rupee-di-india\/","title":{"rendered":"10 Pegawai Siluman Terima Gaji 64,1 Juta Rupee di India"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Migrasi data dari portal penggajian lama ke sistem baru mengungkap 10 pegawai fiktif yang diduga menerima total 6,41 crore rupee sepanjang 2019\u20132020.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MUMBAI<\/strong> &#8211; Migrasi data penggajian membongkar dugaan keberadaan 10 pegawai fiktif yang selama bertahun-tahun tercatat dalam daftar karyawan Kepolisian Mumbai, India. Rekening atas nama para pegawai tersebut diduga menerima pembayaran gaji hingga 6,41 crore rupee atau sekitar 64,1 juta rupee sepanjang 2019\u20132020.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus itu baru terdeteksi pada 2026 ketika Kepolisian Mumbai memindahkan data pegawai dari portal penggajian Sevarth ke sistem perangkat lunak baru. Pemeriksaan menemukan 10 orang nonkepolisian berulang kali dicatat sebagai pegawai resmi meski diduga hanya ada di atas kertas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Temuan tersebut menunjukkan dugaan manipulasi tidak hanya terjadi pada pencatatan nama pegawai, tetapi juga melibatkan pembuatan identitas layanan dan rekening bank yang digunakan untuk menerima pembayaran gaji setiap bulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyelidik kemudian menelusuri aliran dana ke rekening yang tercantum dalam daftar penggajian resmi. Dari penelusuran itu, pembayaran diketahui masuk ke rekening atas nama para pegawai fiktif selama periode 2019\u20132020.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebanyak 10 nama yang tercantum dalam laporan polisi ialah Ramdas Bhogle, Sudhakar Kadam, Sarju Yadav, Bhagwat Bhosale, Gunaji Khavkar, Mahadev Haldankar, Rajendra Sonar, Uttam Thorat, Suryakant Patil, dan Pandurang Kadam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perkara tersebut kemudian diserahkan kepada unit cabang kriminal untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi menduga penyusupan data pegawai dilakukan secara sengaja guna menguntungkan sejumlah pihak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lima staf administrasi telah dijerat dengan tuduhan penipuan, pemalsuan, pelanggaran kepercayaan secara pidana, dan persekongkolan kriminal. Dua staf lainnya juga diberhentikan sementara karena diduga membuat identitas layanan palsu dan identitas Skema Pensiun Kontribusi Pasti (DCSP) untuk memuluskan pembayaran gaji tanpa hak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Departemen sudah menskor dua staf atas tuduhan telah membuat ID card palsu dan ID skema pensiun kontribusi pasti (DCSP) untuk memfasilitasi pembayaran gaji yang tidak sah,&#8221; tulis media daring India tersebut, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Rabu, (05\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengungkapan yang baru terjadi enam tahun setelah pembayaran berlangsung memperlihatkan celah dalam proses verifikasi data kepegawaian dan pengawasan penggajian di Kepolisian Mumbai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyelidikan lanjutan diharapkan dapat mengungkap pihak yang memasukkan data fiktif, penerima akhir dana, serta kemungkinan adanya pegawai lain yang terlibat dalam manipulasi sistem penggajian tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Migrasi data dari portal penggajian lama ke sistem baru mengungkap 10 pegawai fiktif yang diduga menerima total 6,41 crore rupee sepanjang 2019\u20132020. MUMBAI &#8211; Migrasi data penggajian membongkar dugaan keberadaan 10 pegawai fiktif yang selama bertahun-tahun tercatat dalam daftar karyawan Kepolisian Mumbai, India. Rekening atas nama para pegawai tersebut diduga menerima pembayaran gaji hingga 6,41 &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":199584,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[48235,41488,48239,48238,1655,48226,48231,48230,48234,26120,48227,48228,48237,48232,48233,48229,48236],"class_list":["post-199579","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-41-crore-rupee","tag-41488","tag-cabang-kriminal-mumbai","tag-dcsp","tag-india","tag-kepolisian-mumbai","tag-korupsi-india","tag-manipulasi-data-pegawai","tag-migrasi-sistem","tag-mumbai","tag-pegawai-fiktif","tag-pegawai-siluman","tag-pemalsuan-identitas","tag-penipuan-penggajian","tag-sistem-sevarth","tag-skandal-penggajian","tag-staf-administrasi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199579","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199579"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199579\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199589,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199579\/revisions\/199589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/199584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199579"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199579"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199579"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}