{"id":199593,"date":"2026-08-06T22:07:59","date_gmt":"2026-08-06T14:07:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=199593"},"modified":"2026-08-07T01:17:32","modified_gmt":"2026-08-06T17:17:32","slug":"menaker-tegaskan-tak-lindungi-asn-yang-terjerat-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/menaker-tegaskan-tak-lindungi-asn-yang-terjerat-hukum\/","title":{"rendered":"Menaker Tegaskan Tak Lindungi ASN yang Terjerat Hukum"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Menaker Yassierli menegaskan tidak akan menoleransi manipulasi anggaran sembari mendorong ASN Kemnaker berorientasi pada solusi, inovasi, dan penurunan pengangguran.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>SULAWESI TENGGARA <\/b>&#8211; Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan tidak akan menoleransi manipulasi anggaran maupun melindungi aparatur di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang terjerat kasus hukum. Ketegasan itu menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi bersih, profesional, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan ketenagakerjaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli saat menghadiri Silaturahmi dan Penguatan Pegawai Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari serta Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kendari di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (05\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Yassierli, integritas harus menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang dipercaya masyarakat. Seluruh jajaran Kemnaker diminta menjaga moralitas, menjunjung kejujuran, dan menghapus praktik yang dapat mencederai pelayanan publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita bangun birokrasi yang bersih. Saya tidak akan menoleransi praktik manipulasi anggaran dan tidak akan melindungi siapa pun yang terjerat kasus hukum,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menekankan integritas, Yassierli meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemnaker mengubah cara pandang dalam bekerja. Pegawai tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi harus mampu menjadi penggerak solusi atas persoalan ketenagakerjaan, termasuk pengangguran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam arahannya, sebagaimana diberitakan Kemnaker, Rabu (05\/08\/2026), Yassierli menekankan pentingnya cara pandang nasional bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita harus berpikir sebagai ASN kementerian dengan cara pandang nasional. Tantangan kita adalah bagaimana menghadirkan solusi atas persoalan pengangguran. Setiap individu memiliki kekuatan untuk menciptakan perubahan melalui semangat The Power of One,&#8221; ujar Menaker.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga mendorong terciptanya budaya kerja kolaboratif dan inklusif melalui konsep Nice Place to Grow. Lingkungan kerja, menurutnya, harus memberikan ruang bagi pegawai untuk berkembang, menyampaikan gagasan, dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan cara kerja tersebut juga diarahkan pada penguatan balai pelatihan vokasi. Keberhasilan balai tidak boleh hanya diukur dari jumlah pelatihan yang diselenggarakan, tetapi juga dari kemampuan lulusan memperoleh pekerjaan dan terserap di dunia usaha maupun dunia industri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yassierli meminta seluruh jajaran, termasuk para instruktur, terus berinovasi agar pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kompetensi. Program yang dijalankan harus terhubung dengan kebutuhan pasar kerja dan memberikan peluang kerja yang lebih luas bagi peserta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BPVP Kendari dan balai pelatihan lainnya akan diperkuat sebagai Talent and Innovation Hub. Balai diarahkan tidak hanya menjadi tempat pelatihan, tetapi juga pusat kolaborasi, pengembangan talenta, konsultasi usaha, peningkatan produktivitas, dan penyedia layanan ketenagakerjaan berbasis digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Karena itu, saya mengajak seluruh ASN menjadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Keberhasilan kementerian tidak diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, termasuk dalam mempercepat penurunan pengangguran,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Transformasi budaya kerja tersebut menjadi landasan untuk memperkuat berbagai program prioritas Kemnaker. Dukungan pemerintah terhadap program vokasi dan MagangHub disebut terus meningkat seiring upaya memperluas akses masyarakat terhadap peningkatan kompetensi dan dunia kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penguatan integritas, inovasi, dan orientasi hasil diharapkan membuat setiap program Kemnaker tidak berhenti pada pencapaian administratif, tetapi menghasilkan manfaat nyata berupa peningkatan kompetensi, perluasan kesempatan kerja, dan penurunan angka pengangguran. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menaker Yassierli menegaskan tidak akan menoleransi manipulasi anggaran sembari mendorong ASN Kemnaker berorientasi pada solusi, inovasi, dan penurunan pengangguran. SULAWESI TENGGARA &#8211; Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan tidak akan menoleransi manipulasi anggaran maupun melindungi aparatur di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang terjerat kasus hukum. Ketegasan itu menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi bersih, profesional, dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":199600,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35,14227],"tags":[29568,35760,48274,48273,22517,19287,15037,48270,17951,48275,19286,25414,19290,19053,296,14228,48276,15470],"class_list":["post-199593","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional","category-sulawesi-tenggara","tag-asn-kemnaker","tag-birokrasi-bersih","tag-bpkk-kendari","tag-bpvp-kendari","tag-integritas-asn","tag-kementerian-ketenagakerjaan","tag-kemnaker","tag-kota-kendari","tag-maganghub","tag-manipulasi-anggaran","tag-menaker","tag-menteri-ketenagakerjaan","tag-pasar-kerja","tag-pelatihan-vokasi","tag-pengangguran","tag-sulawesi-tenggara","tag-transformasi-birokrasi","tag-yassierli"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199593"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199593\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199601,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199593\/revisions\/199601"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/199600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}