{"id":199804,"date":"2026-08-08T20:31:26","date_gmt":"2026-08-08T12:31:26","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=199804"},"modified":"2026-08-09T01:33:15","modified_gmt":"2026-08-08T17:33:15","slug":"bontang-siapkan-lapangan-loktuan-ada-mini-soccer-hingga-area-umkm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bontang-siapkan-lapangan-loktuan-ada-mini-soccer-hingga-area-umkm\/","title":{"rendered":"Bontang Siapkan Lapangan Loktuan, Ada Mini Soccer hingga Area UMKM"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemkot Bontang mendorong pengembangan Lapangan Loktuan dengan fasilitas mini soccer, jogging track, dan ruang UMKM setelah aktivitas olahraga di kawasan tersebut dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BONTANG<\/strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mendorong pengembangan Lapangan Loktuan menjadi kawasan olahraga terpadu yang dilengkapi lapangan mini soccer, jogging track, dan area khusus Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Rencana tersebut diusulkan masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 setelah aktivitas olahraga di kawasan itu dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rencana pengembangan kawasan mengemuka bersamaan dengan penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Putri Antar-Kelurahan se-Kota Bontang 2026 di halaman Kantor Kelurahan Loktuan yang berlangsung mulai Jumat (07\/08\/2026) hingga Jumat (14\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ajang tersebut memperlihatkan potensi Lapangan Loktuan tidak hanya sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga ruang aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran peserta, pendukung, dan masyarakat selama turnamen memberikan peluang bagi pelaku UMKM setempat untuk memperoleh manfaat dari meningkatnya perputaran ekonomi di sekitar lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni kemudian mendorong rencana peningkatan fasilitas kawasan tersebut. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang diminta mengawal rencana perbaikan dan pengembangan fasilitas Lapangan Loktuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usulan pengembangan tidak hanya mencakup fasilitas olahraga. Area khusus bagi pelaku UMKM juga direncanakan menjadi bagian dari penataan kawasan sehingga aktivitas olahraga dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Turnamen yang menjadi momentum munculnya rencana tersebut diikuti perwakilan dari 12 kelurahan, yakni Loktuan, Guntung, Bontang Baru, Bontang Kuala, Api-Api, Gunung Elai, Belimbing, Kanaan, Tanjung Laut, Berbas Tengah, Berbas Pantai, dan Bontang Lestari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain mendorong pengembangan fasilitas, Pemkot Bontang menjadikan kegiatan olahraga tersebut sebagai sarana membangun kesadaran terhadap kebersihan lingkungan. Gerakan Sampahku Tanggung Jawabku (GESIT) diterapkan kepada peserta dan penonton selama kegiatan berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Neni meminta setiap pengunjung bertanggung jawab terhadap sampah masing-masing agar turnamen tidak meninggalkan persoalan kebersihan di lokasi kegiatan, sebagaimana dilansir Ppid Setda, Jumat, (07\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya ingin kegiatan ini bersih dari sampah. Setelah acara selesai, jangan meninggalkan pekerjaan tambahan bagi orang lain. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan,&#8221; tegas Neni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengelolaan sampah juga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelurahan Loktuan, dan Karang Taruna. Sampah yang dihasilkan selama kegiatan diupayakan dikelola melalui pendekatan ekonomi sirkular sehingga memiliki nilai ekonomis sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Turnamen tersebut digagas Karang Taruna Bina Mandiri Loktuan dengan dukungan Perseroan Terbatas (PT) Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). Pemkot Bontang menilai kolaborasi antara pemerintah kelurahan, masyarakat, organisasi kepemudaan, dan perusahaan dapat menjadi model dalam mendukung kegiatan masyarakat sekaligus pengembangan sumber daya manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Vice President Corporate Communication Pupuk Kaltim Dwi Agung Wibowo mengatakan dukungan perusahaan terhadap turnamen merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga simbol kebersamaan, persatuan, dan semangat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif,&#8221; ujar Dwi Agung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Turnamen voli putri tersebut sekaligus menjadi ruang partisipasi perempuan dalam olahraga tingkat masyarakat. Selama delapan hari penyelenggaraan, tim dari 12 kelurahan bersaing sekaligus membangun interaksi antarmasyarakat dari berbagai wilayah Bontang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembukaan turnamen turut dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Bontang Eko Mashudi, seluruh lurah se-Bontang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, Ketua Karang Taruna Bina Mandiri Loktuan, serta Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bontang Hadi Esmoyo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemanfaatan momentum turnamen untuk mendorong pembangunan fasilitas olahraga, penyediaan ruang UMKM, dan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular diharapkan membuat Lapangan Loktuan berkembang menjadi kawasan publik yang tidak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan bagi masyarakat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkot Bontang mendorong pengembangan Lapangan Loktuan dengan fasilitas mini soccer, jogging track, dan ruang UMKM setelah aktivitas olahraga di kawasan tersebut dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. BONTANG &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mendorong pengembangan Lapangan Loktuan menjadi kawasan olahraga terpadu yang dilengkapi lapangan mini soccer, jogging track, dan area khusus Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":199806,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,17,26],"tags":[31834,22864,14441,48570,36530,19407,29508,48571,48573,48568,48569,27983,17410,47345,7071,10156,14587,48574,48572,22863],"class_list":["post-199804","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-andi-faizal-sofyan-hasdam","tag-dispopar-bontang","tag-dprd-bontang","tag-dwi-agung-wibowo","tag-eko-mashudi","tag-ekonomi-sirkular","tag-gesit-bontang","tag-jogging-track-bontang","tag-karang-taruna-bina-mandiri-loktuan","tag-lapangan-loktuan","tag-loktuan-bontang","tag-mini-soccer-bontang","tag-neni-moerniaeni","tag-pbvsi-bontang","tag-pemkot-bontang","tag-pupuk-kaltim","tag-rkpd-2027","tag-tjsl-pupuk-kaltim","tag-turnamen-voli-putri-bontang-2026","tag-umkm-bontang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199804","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199804"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199804\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199807,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199804\/revisions\/199807"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/199806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199804"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199804"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199804"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}