{"id":199836,"date":"2026-08-08T22:02:18","date_gmt":"2026-08-08T14:02:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=199836"},"modified":"2026-08-09T03:23:09","modified_gmt":"2026-08-08T19:23:09","slug":"1-260-pilot-malaysia-airlines-dites-narkoba-usai-kopilot-ditangkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/1-260-pilot-malaysia-airlines-dites-narkoba-usai-kopilot-ditangkap\/","title":{"rendered":"1.260 Pilot Malaysia Airlines Dites Narkoba Usai Kopilot Ditangkap"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>MAG memperketat pengawasan awak penerbangan dengan memeriksa 1.260 pilot Malaysia Airlines dan memperluas tes narkoba kepada pilot serta awak kabin setelah seorang kopilot ditangkap membawa sabu ke Jakarta.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>KUALA LUMPUR <\/b>&#8211; Malaysia Aviation Group (MAG) memperketat pengawasan terhadap awak penerbangannya menyusul penangkapan kopilot Malaysia Airlines yang diduga membawa sabu ke Indonesia. Sebanyak 1.260 pilot Malaysia Airlines mulai menjalani tes urine wajib sebagai tahap awal pemeriksaan narkoba yang ditargetkan rampung pada 15 Agustus 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan tersebut diberlakukan setelah kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (MSO), ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (28\/07\/2026). Ia diduga membawa sabu di dalam bagasi pesawat, sementara hasil tes urine menunjukkan adanya kokain dan metamfetamin dalam tubuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">MAG memulai tahap pertama pemeriksaan narkoba wajib pada Jumat (07\/08\/2026). Pilot yang tidak mengikuti pemeriksaan sesuai jadwal tidak diperkenankan menerbangkan pesawat hingga dinyatakan memenuhi persyaratan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pilot yang tidak mengikuti pemeriksaan pada tanggal yang telah ditentukan tidak akan mengoperasikan penerbangan hingga mereka dinyatakan lolos,&#8221; bunyi pernyataan MAG, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Sabtu, (08\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemeriksaan wajib tersebut memperkuat program tes narkoba secara acak yang sebelumnya telah diterapkan MAG. Kebijakan selanjutnya akan diperluas kepada seluruh pilot dan awak kabin aktif di bawah grup penerbangan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain Malaysia Airlines, MAG mengoperasikan Firefly serta Amal. Dengan demikian, pengetatan pemeriksaan narkoba tidak hanya menyasar pilot Malaysia Airlines, tetapi akan mencakup personel penerbangan pada maskapai lain di bawah grup tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">MAG menilai tindakan yang dilakukan MSO tidak dapat diterima dan bertentangan dengan standar profesional perusahaan. Kasus tersebut kini tidak hanya menjadi persoalan hukum bagi kopilot bersangkutan, tetapi juga memicu evaluasi terhadap sistem pengawasan awak penerbangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">MSO telah ditetapkan sebagai tersangka di Indonesia. Berdasarkan pengakuannya, ia diperintahkan seseorang membawa sabu ke Jakarta dengan imbalan 50.000 ringgit Malaysia (RM).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus tersebut turut mendorong otoritas Malaysia melakukan penyelidikan menyeluruh. Investigasi melibatkan kepolisian Malaysia, Kementerian Perhubungan Malaysia, Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia, serta MAG.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengetatan pemeriksaan terhadap pilot dan awak kabin menjadi langkah MAG untuk memastikan standar profesional serta keselamatan penerbangan tetap terjaga setelah kasus narkoba tersebut mencuat. Hasil investigasi juga akan menjadi penting untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam pengiriman sabu melalui jalur penerbangan internasional. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAG memperketat pengawasan awak penerbangan dengan memeriksa 1.260 pilot Malaysia Airlines dan memperluas tes narkoba kepada pilot serta awak kabin setelah seorang kopilot ditangkap membawa sabu ke Jakarta. KUALA LUMPUR &#8211; Malaysia Aviation Group (MAG) memperketat pengawasan terhadap awak penerbangannya menyusul penangkapan kopilot Malaysia Airlines yang diduga membawa sabu ke Indonesia. Sebanyak 1.260 pilot Malaysia &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":199844,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,2254],"tags":[48654,15284,48653,4589,21211,48655,48648,48646,38938,48645,18641,47671,48649,48650,48657,48656,48647,1121,48652,48651],"class_list":["post-199836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-berita-internasional","tag-amal","tag-bandara-soekarno-hatta","tag-firefly","tag-jakarta","tag-keselamatan-penerbangan","tag-kokain","tag-kopilot-malaysia-airlines","tag-mag","tag-malaysia-airlines","tag-malaysia-aviation-group","tag-metamfetamin","tag-mohd-saufi-bin-othman","tag-mso","tag-narkoba-malaysia-airlines","tag-penerbangan-malaysia","tag-pilot-bawa-sabu","tag-pilot-malaysia-airlines","tag-sabu","tag-tes-narkoba-pilot","tag-tes-urine-pilot"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199836"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199836\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199846,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199836\/revisions\/199846"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/199844"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}