{"id":200043,"date":"2026-08-10T21:50:55","date_gmt":"2026-08-10T13:50:55","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=200043"},"modified":"2026-08-10T21:50:55","modified_gmt":"2026-08-10T13:50:55","slug":"transfer-pusat-terbatas-dprd-paser-dan-tapd-optimalkan-anggaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/transfer-pusat-terbatas-dprd-paser-dan-tapd-optimalkan-anggaran\/","title":{"rendered":"Transfer Pusat Terbatas, DPRD Paser dan TAPD Optimalkan Anggaran"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Proyeksi APBD Perubahan Paser 2026 turun dari Rp3,9 triliun menjadi Rp3,7 triliun akibat belum optimalnya pencairan transfer dari pemerintah pusat, sehingga Pemkab melakukan efisiensi dan menahan sejumlah kegiatan nonprioritas.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PASER<\/strong> &#8211; Proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Paser (Paser) Tahun Anggaran 2026 turun Rp200 miliar, dari semula Rp3,9 triliun menjadi Rp3,7 triliun. Kondisi itu mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melakukan pengetatan belanja dan menunda sementara sejumlah kegiatan nonprioritas agar program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap berjalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penurunan proyeksi anggaran tersebut mengemuka dalam rapat kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin (10\/08\/2026), yang membahas rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.<\/p>\n<figure id=\"attachment_200044\" aria-describedby=\"caption-attachment-200044\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-200044\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_104708_491-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_104708_491-scaled.jpg 2560w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_104708_491-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_104708_491-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_104708_491-768x576.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_104708_491-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_104708_491-2048x1536.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-200044\" class=\"wp-caption-text\">0-4064&#215;3048-0-0#<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rapat dipimpin Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi didampingi Sekretaris DPRD (Sekwan) Paser Iskandar Zulkarnain, Wakil Ketua I DPRD Paser Zulkifli Kaharuddin, dan Wakil Ketua II DPRD Paser Hendrawan Putra, serta dihadiri jajaran TAPD.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Daerah (Sekda) Paser Katsul Wijaya mengatakan penyusunan APBD Perubahan 2026 berlangsung dinamis karena penerimaan dari pemerintah pusat belum terealisasi sesuai proyeksi awal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;APBD perubahan dari proyeksi awal 3,9 triliun menjadi 3,7 triliun akibat belum optimalnya pencairan dana transfer ke daerah dari pusat&#8221;, ujar Katsul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belum optimalnya pencairan Transfer ke Daerah (TKD) membuat Pemkab Paser harus melakukan penyesuaian anggaran secara ketat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menahan sementara sejumlah kegiatan nonprioritas berdasarkan surat edaran bupati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Efisiensi juga dilakukan terhadap belanja operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain dengan mengurangi penggunaan Alat Tulis Kantor (ATK) melalui sistem e-Office, menekan biaya fasilitas Wi-Fi, hingga memangkas belanja konsumsi rapat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan langkah ini, berhasil membukukan penghematan sekitar 80 miliar&#8221;, imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski ruang fiskal mengalami penyempitan, Pemkab Paser tetap berupaya mempertahankan kegiatan prioritas, terutama program yang berkaitan langsung dengan kepentingan dan pelayanan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kalau tidak dilaksanakan ini juga akan berdampak dengan kegiatan yang menjadi prioritas menjadi terhambat, namun dengan keterbatasan dana, progres kegiatan tersebut tentu akan berpengaruh&#8221;, ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD Paser Abdullah meminta TAPD melakukan penyisiran secara menyeluruh terhadap setiap alokasi anggaran. Langkah itu diperlukan untuk memisahkan program yang harus tetap dilaksanakan dengan kegiatan yang masih memungkinkan untuk ditunda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;menyisir beberapa anggaran yang bisa dilihat, sehingga kita bisa liat potensi dari alternatif itu yang bisa dimanfaatkan&#8221;, ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi pada akhir rapat meminta TAPD segera menindaklanjuti hasil pembahasan dan mengoptimalkan seluruh potensi anggaran yang tersedia. Penyesuaian tersebut diharapkan tetap menjaga kesinambungan program prioritas sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu di tengah berkurangnya proyeksi APBD Perubahan 2026. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Proyeksi APBD Perubahan Paser 2026 turun dari Rp3,9 triliun menjadi Rp3,7 triliun akibat belum optimalnya pencairan transfer dari pemerintah pusat, sehingga Pemkab melakukan efisiensi dan menahan sejumlah kegiatan nonprioritas. PASER &#8211; Proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Paser (Paser) Tahun Anggaran 2026 turun Rp200 miliar, dari semula Rp3,9 triliun menjadi Rp3,7 triliun. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":200045,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,477],"tags":[49038,49032,49035,49030,49031,49037,49039,14411,9375,17710,5544,38563,49034,540,10134,49036,49040,49033,7506,43613],"class_list":["post-200043","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser","tag-7-triliun","tag-abdullah-dprd-paser","tag-anggaran-paser","tag-apbd-paser-2026","tag-apbd-perubahan-paser","tag-apbd-rp3","tag-belanja-opd-paser","tag-dprd-paser","tag-efisiensi-anggaran","tag-hendra-wahyudi","tag-kalimantan-timur","tag-katsul-wijaya","tag-kua-ppas-paser","tag-kabupaten-paser","tag-pemkab-paser","tag-penghematan-rp80-miliar","tag-program-prioritas-paser","tag-tapd-paser","tag-tkd","tag-transfer-ke-daerah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200043","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200043"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200043\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200061,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200043\/revisions\/200061"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200045"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200043"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200043"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200043"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}