{"id":200071,"date":"2026-08-10T20:47:00","date_gmt":"2026-08-10T12:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=200071"},"modified":"2026-08-11T00:57:49","modified_gmt":"2026-08-10T16:57:49","slug":"tak-dialiri-listrik-gudang-balai-benih-sanggau-dilalap-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tak-dialiri-listrik-gudang-balai-benih-sanggau-dilalap-api\/","title":{"rendered":"Tak Dialiri Listrik, Gudang Balai Benih Sanggau Dilalap Api"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polisi mendalami kebakaran Gudang 3 Balai Benih Hortikultura Penyeladi yang tidak memiliki aliran listrik dan diketahui menyimpan belerang serta sejumlah bahan pertanian.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SANGGAU <\/strong>&#8211; Kepolisian menyelidiki penyebab kebakaran Gudang 3 milik Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Hortikultura Penyeladi di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau (Sanggau), setelah bangunan yang tidak memiliki aliran listrik itu terbakar pada Minggu (09\/08\/2026) malam. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan reaksi bahan belerang yang tersimpan di dalam gudang, tetapi polisi menegaskan penyebab kebakaran belum dapat disimpulkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.45 WIB dan pertama kali diketahui Stefanus Tasit (35), penjaga kantor UPTD Balai Benih Hortikultura Penyeladi. Saat berada di sekitar lokasi, Stefanus melihat api muncul pada bagian atap Gudang 3 dan telah membesar ketika ia mendekati bangunan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Stefanus kemudian menghubungi Kepala UPTD Balai Benih Hortikultura Penyeladi Suparko (54) untuk memberitahukan kejadian tersebut. Informasi kebakaran selanjutnya diteruskan kepada petugas pemadam agar api segera dikendalikan dan tidak merambat ke fasilitas lain di kawasan balai benih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses pemadaman melibatkan Pemadam Kebakaran (Damkar) Sanggau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sanggau, Manggala Agni Sanggau, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sanggau Timur, Kepolisian Resor (Polres) Sanggau, Kepolisian Sektor (Polsek) Kapuas, serta Damkar Yayasan Bhakti Sentosa Sanggau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah berlangsung sekitar dua jam, petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 23.00 WIB. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kapuas Marianus mengatakan polisi belum dapat memastikan sumber api karena masih diperlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami sudah mendatangi lokasi, mengamankan informasi awal dan meminta keterangan dari saksi. Untuk penyebab kebakaran, kami belum dapat menyimpulkan karena masih memerlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,\u201d ujar Marianus, sebagaimana diberitakan Humas Polres Sanggau, Minggu (09\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyelidikan turut mencermati kondisi bangunan yang diketahui tidak memiliki aliran listrik. Selain itu, gudang berada di dalam kawasan UPTD Balai Benih Hortikultura Penyeladi yang tidak berada pada jalur yang dapat dilalui masyarakat umum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan keterangan Kepala UPTD Balai Benih Hortikultura Penyeladi, Gudang 3 sebelumnya dipinjamkan kepada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kapuas. Sejumlah peralatan dan bahan pertanian milik BPP Kecamatan Kapuas tersimpan di dalamnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Barang yang berada di gudang tersebut meliputi satu unit traktor, sekitar 70 karung pupuk nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK) 15-15-15, 10 kotak belerang, serta 10 dus racun tikus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari pengumpulan bahan keterangan sementara, penyebab pasti kebakaran belum ditemukan. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan reaksi bahan belerang yang tersimpan di dalam ruangan tertutup. Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut dan belum dapat dijadikan kesimpulan penyebab kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYang paling penting saat ini memastikan lokasi sudah aman dan seluruh fakta di lapangan dapat dikumpulkan dengan baik. Kami akan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sanggau untuk membantu pemeriksaan sehingga penyebab kebakaran dapat diketahui berdasarkan hasil penyelidikan, bukan berdasarkan dugaan semata,\u201d tegas Marianus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polsek Kapuas selanjutnya berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sanggau untuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap lokasi kebakaran. Identitas saksi serta kronologi kejadian juga telah dicatat sebagai bagian dari penanganan awal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan. Kepolisian mengimbau pengelola fasilitas yang menyimpan bahan tertentu memperhatikan keamanan dan tata cara penyimpanan untuk mengurangi risiko kejadian serupa. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polisi mendalami kebakaran Gudang 3 Balai Benih Hortikultura Penyeladi yang tidak memiliki aliran listrik dan diketahui menyimpan belerang serta sejumlah bahan pertanian. SANGGAU &#8211; Kepolisian menyelidiki penyebab kebakaran Gudang 3 milik Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Hortikultura Penyeladi di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau (Sanggau), setelah bangunan yang tidak memiliki aliran listrik &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":200079,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,38],"tags":[49061,49064,25520,49062,12938,36706,49063,15361,12937,28785,45211,15724,2777,36209,4615,6022],"class_list":["post-200071","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-balai-benih-hortikultura-penyeladi","tag-belerang","tag-bpbd-sanggau","tag-bpp-kecamatan-kapuas","tag-damkar-sanggau","tag-desa-penyeladi","tag-gudang-pertanian","tag-kebakaran-gudang","tag-kebakaran-sanggau","tag-kecamatan-kapuas","tag-marianus","tag-penyebab-kebakaran","tag-polres-sanggau","tag-polsek-kapuas","tag-pupuk-npk","tag-sanggau"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200071","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200071"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200071\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200080,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200071\/revisions\/200080"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200071"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200071"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200071"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}