{"id":200075,"date":"2026-08-10T20:49:01","date_gmt":"2026-08-10T12:49:01","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=200075"},"modified":"2026-08-11T00:52:35","modified_gmt":"2026-08-10T16:52:35","slug":"karhutla-kubu-raya-capai-enam-hektare-bara-api-masih-mengancam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/karhutla-kubu-raya-capai-enam-hektare-bara-api-masih-mengancam\/","title":{"rendered":"Karhutla Kubu Raya Capai Enam Hektare, Bara Api Masih Mengancam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Karhutla sekitar enam hektare di Desa Limbung, Sungai Raya, membuat tim gabungan memprioritaskan pemadaman dan penyekatan guna mencegah api merambat ke lahan lain serta permukiman warga.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUBU RAYA<\/strong> &#8211; Tim gabungan berupaya memutus pergerakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membakar sekitar enam hektare lahan di sekitar Perumahan Seruat Mansion, Jalan Angkasa Pura, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Penyekatan dilakukan untuk mencegah kobaran merambat ke lahan lain dan mendekati kawasan permukiman warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebakaran ditemukan Tim Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya saat berpatroli di kawasan tersebut. Petugas yang melihat titik api kemudian menghentikan kendaraan dan langsung melakukan upaya pemadaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Empat unit mesin Robin dikerahkan dengan dukungan 42 selang, empat nozel, serta empat selang hisap untuk mengalirkan air menuju titik-titik kebakaran. Namun, tiupan angin cukup kencang membuat api bergerak cepat dan memperluas area yang terbakar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi tersebut membuat petugas memprioritaskan penyekatan agar api tidak memperoleh jalur baru menuju lahan di sekitar lokasi, terutama area yang berdekatan dengan permukiman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk memperkuat penanganan, tim KRYD berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, serta Komando Rayon Militer (Koramil) 05\/Sungai Raya. Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman, pendinginan, dan penyekatan secara bersamaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kubu Raya Rensa S. Aktadivia melalui Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas) Polres Kubu Raya Ade, sebagaimana diberitakan [Nama Media Sumber], Minggu, (09\/08\/2026), mengatakan upaya pengendalian terus dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTim gabungan terus melakukan penyemprotan dan pemadaman, sekaligus penyekatan agar kebakaran tidak meluas ke lahan lain maupun mendekati permukiman masyarakat,\u201d kata Ade, Minggu (09\/08\/26).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Ade, proses pemadaman menghadapi kendala karena titik kebakaran cukup jauh dari sumber air. Petugas harus mengatur suplai air secara efektif di tengah kondisi angin yang berpotensi mengubah arah rambatan api.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cApi belum dapat dipadamkan seluruhnya karena lahan yang terbakar cukup luas. Di beberapa lokasi masih terdapat bara api yang cukup besar dan mengeluarkan asap. Bara tersebut sewaktu-waktu dapat kembali menyala,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ancaman bara api membuat petugas tidak langsung meninggalkan lokasi meskipun kobaran utama telah berhasil ditekan. Pendinginan terus dilakukan untuk mencegah bara kembali menyala dan memunculkan titik api baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain keterbatasan sumber air, petugas juga harus mewaspadai bara yang masih tersimpan di lahan. Kombinasi bara, kondisi angin, dan area kebakaran yang luas dinilai dapat memicu kembali kobaran apabila pengawasan dihentikan terlalu cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga penanganan berlangsung, tim gabungan masih melakukan pemadaman, pendinginan, dan penyekatan di area terdampak. Petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemunculan titik api baru sekaligus memastikan karhutla tidak merambat menuju lahan lain maupun permukiman warga. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karhutla sekitar enam hektare di Desa Limbung, Sungai Raya, membuat tim gabungan memprioritaskan pemadaman dan penyekatan guna mencegah api merambat ke lahan lain serta permukiman warga. KUBU RAYA &#8211; Tim gabungan berupaya memutus pergerakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membakar sekitar enam hektare lahan di sekitar Perumahan Seruat Mansion, Jalan Angkasa Pura, Desa Limbung, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":200077,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,32],"tags":[29389,4067,38378,18502,19375,18074,39549,49060,20126,42765,49059,3189,26000,49058,9815,46783,3566],"class_list":["post-200075","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-ade","tag-bnpb","tag-bpbd-kubu-raya","tag-desa-limbung","tag-karhutla-kalimantan-barat","tag-karhutla-kubu-raya","tag-kebakaran-dekat-permukiman","tag-kebakaran-enam-hektare","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kebakaran-lahan-kubu-raya","tag-koramil-05-sungai-raya","tag-kubu-raya","tag-pemadaman-karhutla","tag-perumahan-seruat-mansion","tag-polres-kubu-raya","tag-rensa-s-aktadivia","tag-sungai-raya"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200075","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200075"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200075\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200078,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200075\/revisions\/200078"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}