{"id":200294,"date":"2026-08-11T20:45:42","date_gmt":"2026-08-11T12:45:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=200294"},"modified":"2026-08-11T20:45:42","modified_gmt":"2026-08-11T12:45:42","slug":"mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/","title":{"rendered":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-start=\"3162\" data-end=\"3328\">MUI DKI Jakarta memperkenalkan <em data-start=\"3193\" data-end=\"3206\">Eko-Teologi<\/em> untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>JAKARTA &#8211;<\/strong> Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \u201cEko-Teologi\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Program tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan MUI DKI Jakarta dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, termasuk masalah lingkungan dan sampah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dukungan terhadap pendekatan keagamaan diperlukan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih tenteram.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Pemerintah DKI Jakarta tentunya sangat terbantu dan bersinergi dengan MUI, dan kami mendukung, men-support sepenuhnya. Karena kehidupan keagamaan yang membawa ketentraman di Jakarta itu akan menjadi peneduh bagi kehidupan di Jakarta sendiri,&#8221; ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (11\/08\/2026), sebagaimana dilansir Metro Tv, Selasa (11\/08\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ketua Umum (Ketum) MUI DKI Jakarta Muhammad Faiz Syukron Makmun menjelaskan <em>Eko-Teologi<\/em> dirancang untuk menjadikan nilai keagamaan sebagai salah satu landasan dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Melalui program tersebut, masyarakat didorong memahami bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan keyakinan dan ajaran agama. Pendekatan itu diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam mengurangi dan memanfaatkan sampah.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Jadi bagaimana teologi keyakinan seseorang itu berdampak pada lingkungan. Kita juga ingin masyarakat di Jakarta memiliki kesadaran bahwa penjagaan lingkungan itu bagian dari agama. Bahwa sampah itu ketika bisa dimanfaatkan untuk kebaikan, dia juga bisa menjadi harta yang bisa dimanfaatkan,&#8221; papar Faiz.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kolaborasi Pemprov DKI dan MUI DKI tersebut menempatkan dakwah sebagai salah satu sarana untuk mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan lingkungan. Dengan pendekatan itu, persoalan sampah diharapkan tidak hanya ditangani melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat berbasis nilai keagamaan. []\n<p>Penulis: Alfian | Penyunting: Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUI DKI Jakarta memperkenalkan Eko-Teologi untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan. JAKARTA &#8211; Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \u201cEko-Teologi\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama. Program tersebut menjadi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":200296,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[49376,49374,8612,49373,49372,4589,49375,26288,49371,906,49370,37077,15395,23212,49369],"class_list":["post-200294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-agama-dan-lingkungan","tag-dakwah-lingkungan","tag-dki-jakarta","tag-eko-teologi","tag-gus-faiz","tag-jakarta","tag-kesadaran-lingkungan","tag-lingkungan-jakarta","tag-muhammad-faiz-syukron-makmun","tag-mui","tag-mui-dki-jakarta","tag-pemprov-dki","tag-pengelolaan-sampah","tag-pramono-anung","tag-sampah-jakarta"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"MUI DKI Jakarta memperkenalkan Eko-Teologi untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan. JAKARTA - Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \u201cEko-Teologi\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama. Program tersebut menjadi\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Alfian Bakrie\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"MUI DKI Jakarta memperkenalkan Eko-Teologi untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan. JAKARTA - Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \u201cEko-Teologi\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama. Program tersebut menjadi\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-11T12:45:42+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-11T12:45:42+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"MUI DKI Jakarta memperkenalkan Eko-Teologi untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan. JAKARTA - Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \u201cEko-Teologi\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama. Program tersebut menjadi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#blogposting\",\"name\":\"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan - Berita Borneo\",\"headline\":\"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksirempanga\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/a_6a7b105e3c8d7.jpeg\",\"width\":720,\"height\":540},\"datePublished\":\"2026-08-11T20:45:42+08:00\",\"dateModified\":\"2026-08-11T20:45:42+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Jakarta, Nasional, agama dan lingkungan, dakwah lingkungan, DKI JAKARTA, Eko-Teologi, Gus Faiz, Jakarta, kesadaran lingkungan, lingkungan Jakarta, Muhammad Faiz Syukron Makmun, MUI, MUI DKI Jakarta, Pemprov DKI, pengelolaan sampah, Pramono Anung, sampah Jakarta\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Nasional\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nasional\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/jakarta\\\/#listItem\",\"name\":\"Jakarta\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/jakarta\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Jakarta\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/jakarta\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#listItem\",\"name\":\"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Nasional\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/jakarta\\\/#listItem\",\"name\":\"Jakarta\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksirempanga\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksirempanga\\\/\",\"name\":\"Alfian Bakrie\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d3e2dee54e7deb6eceae30ec8957eeb5e86677fa45e553433d57198ffdedb76f?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Alfian Bakrie\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/\",\"name\":\"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan - Berita Borneo\",\"description\":\"MUI DKI Jakarta memperkenalkan Eko-Teologi untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan. JAKARTA - Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \\u201cEko-Teologi\\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama. Program tersebut menjadi\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksirempanga\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksirempanga\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/a_6a7b105e3c8d7.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#mainImage\",\"width\":720,\"height\":540},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-08-11T20:45:42+08:00\",\"dateModified\":\"2026-08-11T20:45:42+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan - Berita Borneo","description":"MUI DKI Jakarta memperkenalkan Eko-Teologi untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan. JAKARTA - Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \u201cEko-Teologi\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama. Program tersebut menjadi","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#blogposting","name":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan - Berita Borneo","headline":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksirempanga\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/a_6a7b105e3c8d7.jpeg","width":720,"height":540},"datePublished":"2026-08-11T20:45:42+08:00","dateModified":"2026-08-11T20:45:42+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#webpage"},"articleSection":"Jakarta, Nasional, agama dan lingkungan, dakwah lingkungan, DKI JAKARTA, Eko-Teologi, Gus Faiz, Jakarta, kesadaran lingkungan, lingkungan Jakarta, Muhammad Faiz Syukron Makmun, MUI, MUI DKI Jakarta, Pemprov DKI, pengelolaan sampah, Pramono Anung, sampah Jakarta"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","name":"Nasional"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","position":2,"name":"Nasional","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/jakarta\/#listItem","name":"Jakarta"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/jakarta\/#listItem","position":3,"name":"Jakarta","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/jakarta\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#listItem","name":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","name":"Nasional"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#listItem","position":4,"name":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/jakarta\/#listItem","name":"Jakarta"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksirempanga\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksirempanga\/","name":"Alfian Bakrie","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d3e2dee54e7deb6eceae30ec8957eeb5e86677fa45e553433d57198ffdedb76f?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Alfian Bakrie"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/","name":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan - Berita Borneo","description":"MUI DKI Jakarta memperkenalkan Eko-Teologi untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan. JAKARTA - Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \u201cEko-Teologi\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama. Program tersebut menjadi","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksirempanga\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksirempanga\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/a_6a7b105e3c8d7.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#mainImage","width":720,"height":540},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/#mainImage"},"datePublished":"2026-08-11T20:45:42+08:00","dateModified":"2026-08-11T20:45:42+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan - Berita Borneo","og:description":"MUI DKI Jakarta memperkenalkan Eko-Teologi untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan. JAKARTA - Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \u201cEko-Teologi\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama. Program tersebut menjadi","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-08-11T12:45:42+00:00","article:modified_time":"2026-08-11T12:45:42+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan - Berita Borneo","twitter:description":"MUI DKI Jakarta memperkenalkan Eko-Teologi untuk menumbuhkan kesadaran warga bahwa menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah merupakan bagian dari nilai keagamaan. JAKARTA - Persoalan sampah di Jakarta mulai didorong untuk ditangani melalui pendekatan keagamaan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memperkenalkan program pendidikan \u201cEko-Teologi\u201d yang mengaitkan kesadaran menjaga lingkungan dengan nilai-nilai ajaran agama. Program tersebut menjadi","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"200294","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"schemas":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-08-11 12:45:57","updated":"2026-08-11 12:45:57","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/\" title=\"Nasional\">Nasional<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/jakarta\/\" title=\"Jakarta\">Jakarta<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tMUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Nasional","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/"},{"label":"Jakarta","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/jakarta\/"},{"label":"MUI DKI Hubungkan Ajaran Agama dengan Kepedulian Lingkungan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mui-dki-hubungkan-ajaran-agama-dengan-kepedulian-lingkungan\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200294"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200297,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200294\/revisions\/200297"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}