{"id":200718,"date":"2026-08-13T15:27:14","date_gmt":"2026-08-13T07:27:14","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=200718"},"modified":"2026-08-13T15:27:14","modified_gmt":"2026-08-13T07:27:14","slug":"hadapi-era-digital-asn-kaltara-diminta-tingkatkan-10-kompetensi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hadapi-era-digital-asn-kaltara-diminta-tingkatkan-10-kompetensi\/","title":{"rendered":"Hadapi Era Digital, ASN Kaltara Diminta Tingkatkan 10 Kompetensi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sekprov Kaltara Denny Harianto menekankan penguasaan 10 keterampilan, pola pikir berkembang, dan tata kelola digital untuk membentuk aparatur yang mampu menggerakkan transformasi birokrasi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BULUNGAN<\/strong> &#8211; Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dituntut tidak hanya mampu menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga menguasai 10 keterampilan utama untuk menghadapi transformasi birokrasi dan perubahan kebutuhan pelayanan publik yang semakin cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sepuluh keterampilan itu meliputi literasi digital, literasi data, berpikir kritis, kecerdasan emosional, kreativitas, kolaborasi, fleksibilitas, kepemimpinan, manajemen waktu, serta rasa ingin tahu dan kemauan belajar secara berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto saat menjadi narasumber Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Pemprov Kaltara Tahun 2026 secara daring dari Ruang Rapat Sekprov, Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (13\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam materi bertajuk Isu Strategis dan Kepemimpinan Kinerja, Denny menempatkan kemampuan sumber daya aparatur sebagai salah satu kunci perubahan organisasi pemerintahan. Birokrasi, menurutnya, tidak lagi dapat bertahan dengan pola kerja yang kaku ketika tuntutan masyarakat dan perkembangan teknologi terus berubah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTransformasi organisasi harus membawa perubahan menuju birokrasi yang lebih lincah, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil,\u201d kata Denny, sebagaimana diberitakan Dkisp Kaltara, Kamis, (13\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Denny, organisasi pemerintahan perlu terus memperbaiki kapasitas agar mampu menjawab kebutuhan saat ini sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan pada masa mendatang. Organisasi yang lincah dinilai memiliki kemampuan lebih baik dalam beradaptasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain penguasaan keterampilan, aparatur juga dituntut menjaga integritas, memperluas jejaring kerja, serta memiliki kegigihan dalam menyelesaikan tugas. Kemampuan tersebut dinilai penting agar pejabat pemerintah tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan kerjanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Denny turut mendorong peserta PKA mengembangkan growth mindset atau pola pikir berkembang. Pendekatan tersebut diperlukan agar setiap tantangan tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai ruang untuk belajar dan meningkatkan kapasitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMindset yang tepat akan membentuk cara berpikir, sikap, dan tindakan kita dalam menghadapi tantangan, sehingga kita bisa terus tumbuh, berkembang, dan memberikan dampak yang lebih besar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Transformasi sumber daya manusia aparatur itu juga diarahkan untuk mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Reformasi birokrasi diharapkan tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi menghasilkan pemerintahan yang bersih, efektif, akuntabel, serta mampu meningkatkan kualitas layanan publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Denny menegaskan pejabat administrator memiliki posisi penting dalam memastikan perubahan tersebut benar-benar diterapkan dalam organisasi pemerintahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSetiap pejabat administrator adalah agen perubahan yang menggerakkan transformasi, mewujudkan pelayanan publik yang unggul dan berkelanjutan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penguatan kompetensi, pola pikir adaptif, dan pemanfaatan tata kelola digital diharapkan mempercepat transformasi birokrasi Pemprov Kaltara sekaligus mendukung pencapaian visi Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekprov Kaltara Denny Harianto menekankan penguasaan 10 keterampilan, pola pikir berkembang, dan tata kelola digital untuk membentuk aparatur yang mampu menggerakkan transformasi birokrasi. BULUNGAN &#8211; Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dituntut tidak hanya mampu menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga menguasai 10 keterampilan utama untuk menghadapi transformasi birokrasi dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":200720,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2256,17,27],"tags":[38570,50040,39980,29572,49241,50043,50041,42390,50044,9951,50042,13224,40691,8861,48276],"class_list":["post-200718","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bulungan","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","tag-asn-kaltara","tag-birokrasi-kaltara","tag-denny-harianto","tag-growth-mindset","tag-kompetensi-asn","tag-literasi-digital-asn","tag-pelatihan-kepemimpinan-administrator","tag-pelayanan-publik-kaltara","tag-pemerintahan-digital","tag-pemprov-kaltara","tag-pka-kaltara","tag-reformasi-birokrasi","tag-sekprov-kaltara","tag-tanjung-selor","tag-transformasi-birokrasi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200718","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200718"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200718\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200722,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200718\/revisions\/200722"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200720"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200718"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200718"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200718"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}