{"id":200731,"date":"2026-08-13T16:12:51","date_gmt":"2026-08-13T08:12:51","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=200731"},"modified":"2026-08-13T16:18:36","modified_gmt":"2026-08-13T08:18:36","slug":"tiga-hari-tidur-di-masjid-pria-ditemukan-meninggal-di-banjarbaru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tiga-hari-tidur-di-masjid-pria-ditemukan-meninggal-di-banjarbaru\/","title":{"rendered":"Tiga Hari Tidur di Masjid, Pria Ditemukan Meninggal di Banjarbaru"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polisi masih menelusuri identitas dan keluarga Nuriyadi Supriatno setelah pria 46 tahun itu ditemukan meninggal di belakang Masjid Jami Sulaiman dengan membawa dokumen identitas lain.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJARBARU<\/strong>&#8211; Identitas seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di belakang Masjid Jami Sulaiman, Jalan Ahmad Yani Kilometer 21, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, masih didalami polisi setelah ditemukan dokumen identitas berbeda di antara barang bawaannya, Rabu (12\/08\/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan pemeriksaan dokumen yang dibawa korban, polisi mengidentifikasinya bernama Nuriyadi Supriatno (46). Namun, proses penelusuran belum dihentikan karena korban juga membawa dokumen identitas milik orang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Informasi yang dihimpun petugas menyebut korban berasal dari Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng). Sementara itu, salah satu dokumen yang ditemukan mencantumkan alamat di Jalan Sudirman, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IA Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepolisian Sektor (Polsek) Liang Anggang kini berkoordinasi dengan kepolisian di Jateng untuk menelusuri keluarga korban sekaligus memastikan data identitas yang ditemukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami sudah mencoba berkoordinasi dengan polsek setempat. Hubungan komunikasi sudah tersambung dan mudah-mudahan informasi ini bisa segera sampai ke pihak keluarganya,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, korban pertama kali ditemukan warga dalam keadaan tergeletak dan tidak bergerak di bagian belakang Masjid Jami Sulaiman. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada posko relawan kebencanaan setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggota Emergency Rapelia Banjarbaru, Andre, mengatakan laporan diterima menjelang petang. Relawan bersama petugas gabungan dan relawan Liang Anggang kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTadi sekitar pukul 17.00 WITA ada warga melapor ke posko kami. Setelah menerima laporan, kami langsung ke TKP. Saat kami periksa, korban memang sudah tidak bernapas lagi,\u201d ujar Andre, sebagaimana diberitakan Banjarbaruklik, Rabu, (12\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Laporan tersebut diteruskan kepada Polsek Liang Anggang. Polisi lalu mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Resor (Polres) Banjarbaru untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Liang Anggang Heru Setiawan mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal serta keterangan sejumlah saksi, korban diduga meninggal karena sakit. Polisi juga tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHasil dari keterangan saksi, korban sudah tiga hari tidur di masjid ini. Tadi juga ada dua saksi yang sempat melihat ketika korban jatuh. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban saat dilakukan olah TKP,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan unit Emergency Rapelia ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru untuk menjalani visum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendalaman identitas dan penelusuran keluarga masih dilakukan agar jenazah dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga setelah proses pemeriksaan selesai. Koordinasi lintas wilayah diharapkan dapat memastikan identitas korban sekaligus mempercepat penyampaian informasi kepada kerabatnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polisi masih menelusuri identitas dan keluarga Nuriyadi Supriatno setelah pria 46 tahun itu ditemukan meninggal di belakang Masjid Jami Sulaiman dengan membawa dokumen identitas lain. BANJARBARU&#8211; Identitas seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di belakang Masjid Jami Sulaiman, Jalan Ahmad Yani Kilometer 21, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, masih didalami polisi setelah ditemukan dokumen identitas &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":200732,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2279,19,2276],"tags":[7846,50062,3254,18996,40224,20287,6767,17533,5544,1656,18095,50058,50061,50059,50063,13407,15508,50060,35077,609],"class_list":["post-200731","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarbaru-provinsi-kalimantan-selatan","category-hotnews","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-banjarbaru","tag-emergency-rapelia-banjarbaru","tag-heru-setiawan","tag-identitas-korban","tag-inafis-polres-banjarbaru","tag-jateng","tag-jawa-tengah","tag-jepara","tag-kalimantan-timur","tag-kaltim","tag-liang-anggang","tag-masjid-jami-sulaiman","tag-mayat-di-masjid-banjarbaru","tag-nuriyadi-supriatno","tag-penemuan-jenazah-banjarbaru","tag-polres-banjarbaru","tag-polsek-liang-anggang","tag-pria-meninggal-banjarbaru","tag-rsd-idaman-banjarbaru","tag-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200731","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200731"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200731\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200742,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200731\/revisions\/200742"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200732"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200731"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200731"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200731"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}