{"id":200955,"date":"2026-08-14T15:15:58","date_gmt":"2026-08-14T07:15:58","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=200955"},"modified":"2026-08-14T17:41:43","modified_gmt":"2026-08-14T09:41:43","slug":"festival-gawi-hatantiring-seleksi-wakil-seruyan-ke-isen-mulang-2027","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/festival-gawi-hatantiring-seleksi-wakil-seruyan-ke-isen-mulang-2027\/","title":{"rendered":"Festival Gawi Hatantiring Seleksi Wakil Seruyan ke Isen Mulang 2027"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Festival Budaya Gawi Hatantiring 2026 menjadi ajang seleksi seniman dan budayawan terbaik Seruyan yang akan dipersiapkan berlaga pada Festival Budaya Isen Mulang 2027.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SERUYAN<\/strong> &#8211; Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan 2026 tidak hanya menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), tetapi juga dijadikan ajang menjaring seniman dan budayawan terbaik yang akan dipersiapkan mewakili Seruyan pada Festival Budaya Isen Mulang 2027.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Festival yang dipusatkan di Islamic Center Kuala Pembuang tersebut resmi dibuka Wakil Bupati (Wabup) Seruyan Supian, Kamis (13\/08\/2026). Kegiatan ini mempertandingkan sejumlah seni, permainan tradisional, dan keterampilan budaya sebagai bagian dari upaya menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Supian mengatakan Festival Budaya Gawi Hatantiring merupakan agenda tahunan yang memiliki fungsi strategis, baik sebagai ruang pelestarian budaya maupun sarana seleksi peserta potensial untuk berlaga di tingkat provinsi, sebagaimana dilansir Mmckalteng, Kamis, (13\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cFestival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan merupakan event tahunan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Seruyan ke-24, sekaligus sebagai ajang untuk mencari seniman dan budayawan berprestasi yang akan dikirimkan mewakili Kabupaten Seruyan pada Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2027 yang akan datang,\u201d ujar Supian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena hasil perlombaan akan menjadi salah satu dasar pemilihan wakil daerah, Supian meminta proses penjurian berlangsung profesional, objektif, dan adil. Menurutnya, kualitas penilaian akan menentukan peserta yang benar-benar memiliki kemampuan untuk membawa nama Seruyan pada kompetisi budaya tingkat Kalteng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHarapan kami selaku kepala daerah agar seluruh dewan juri dan wasit bisa bertindak objektif dan adil, dengan harapan pemenang lomba pada Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan ketika diberangkatkan mengikuti Festival Budaya Isen Mulang di tahun 2027 yang akan datang bisa menorehkan prestasi yang luar biasa untuk Kabupaten Seruyan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Festival tahun ini mempertandingkan sejumlah cabang yang merepresentasikan kekayaan budaya masyarakat Seruyan. Cabang tersebut meliputi mangaruhi putra dan putri, manjawet uwei, besei kambe putra dan putri, sepak sawut putra, tari pesisir, tari pedalaman, manyipet putra dan putri, balogo putra dan putri, bagasing putra dan putri, serta karungut putra dan putri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beragam cabang tersebut tidak hanya menguji kemampuan peserta, tetapi juga menjadi media untuk mempertahankan pengetahuan mengenai permainan, seni, serta tradisi lokal agar tetap dikenal masyarakat, khususnya generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Supian meminta seluruh peserta menjadikan festival sebagai ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjaga sportivitas dan kejujuran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKepada seluruh peserta, kami mengharapkan bisa mengikuti semua perlombaan Festival Budaya Gawi Hatantiring dengan sportif, tidak melakukan kecurangan dan bisa memaksimalkan keterampilan yang dimiliki,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Supian, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan dalam festival budaya tersebut. Peserta juga diharapkan mampu menunjukkan semangat perjuangan dan menjadikan kompetisi sebagai sarana pengembangan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTer\u00adbarkan semangat perjuangan dan pantang menyerah sebelum menang. Tunjukkan kemampuan yang terbaik, junjung sportivitas dan jadikan festival ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan potensi diri,\u201d pesan Supian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan berharap Festival Budaya Gawi Hatantiring terus menjadi ruang regenerasi pelaku seni dan budaya sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap tradisi lokal. Seni, permainan tradisional, dan berbagai ekspresi budaya daerah diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus diwariskan dan dikembangkan mengikuti perkembangan zaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peserta terbaik dari festival tersebut selanjutnya diharapkan mendapat pembinaan sebagai persiapan menghadapi Festival Budaya Isen Mulang 2027. Melalui proses seleksi dan persiapan yang matang, Pemkab Seruyan menargetkan wakil daerah mampu bersaing serta membawa prestasi pada tingkat Kalteng sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya Seruyan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Festival Budaya Gawi Hatantiring 2026 menjadi ajang seleksi seniman dan budayawan terbaik Seruyan yang akan dipersiapkan berlaga pada Festival Budaya Isen Mulang 2027. SERUYAN &#8211; Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan 2026 tidak hanya menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), tetapi juga dijadikan ajang menjaring seniman dan budayawan terbaik yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":200957,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2259,2267],"tags":[50488,26956,30358,50481,50483,50480,50475,50476,50484,9510,6051,4418,26954,50477,30177,50487,30357,4356,50486,50485,50482,9612,50478,50479],"class_list":["post-200955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-seruyan-provinsi-kalimantan-tengah","tag-bagasing","tag-balogo","tag-besei-kambe","tag-budaya-seruyan","tag-budayawan-seruyan","tag-festival-budaya-isen-mulang-2027","tag-festival-gawi-hatantiring","tag-gawi-hatantiring-2026","tag-hari-jadi-seruyan-ke-24","tag-isen-mulang","tag-kalimantan-tengah","tag-kalteng","tag-karungut","tag-kuala-pembuang","tag-mangaruhi","tag-manjawet-uwei","tag-manyipet","tag-pemkab-seruyan","tag-permainan-tradisional-seruyan","tag-seni-tradisional-seruyan","tag-seniman-seruyan","tag-seruyan","tag-supian","tag-wabup-seruyan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=200955"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200955\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200975,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/200955\/revisions\/200975"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=200955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=200955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=200955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}