{"id":201012,"date":"2026-08-14T19:13:07","date_gmt":"2026-08-14T11:13:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201012"},"modified":"2026-08-14T19:16:05","modified_gmt":"2026-08-14T11:16:05","slug":"hut-ke-81-ri-pramuka-sebatik-perkuat-budaya-dan-karakter-generasi-muda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hut-ke-81-ri-pramuka-sebatik-perkuat-budaya-dan-karakter-generasi-muda\/","title":{"rendered":"HUT ke-81 RI, Pramuka Sebatik Perkuat Budaya dan Karakter Generasi Muda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sebanyak 360 Pramuka mengikuti Kemah Budaya Season 2 di Sebatik selama enam hari untuk memperkuat karakter, kebersamaan, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya di wilayah perbatasan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN<\/strong> &#8211; Sebanyak 360 anggota Pramuka dari berbagai gugus depan di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan (Nunukan), mengikuti Kemah Budaya Season 2 di Lapangan Aztrada 88, Desa Tanjung Karang, pada 13-18 Agustus 2026. Kegiatan yang digelar di wilayah perbatasan itu diarahkan menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus mengenalkan dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengusung tema \u201cLestarikan Budaya untuk Masa Depan\u201d, Kemah Budaya Season 2 menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Sebatik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peserta berasal dari kelompok Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak. Besarnya jumlah peserta dinilai menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda di Sebatik terhadap kegiatan kepramukaan yang dipadukan dengan pelestarian budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Sebatik Salmah mengatakan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, Pemerintah Kecamatan Sebatik, serta berbagai unsur lainnya menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami menyampaikan terima kasih kepada PEMDA, Pemerintah Kecamatan Sebatik dan seluruh unsur yang telah memberikan dukungan. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta,\u201d ujar Salmah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian Kemah Budaya tersebut, sebagaimana diberitakan Simp4tik, Jumat, (14\/08\/2026), turut menghadirkan sejumlah kegiatan yang menggabungkan unsur kepramukaan, kreativitas, kebersamaan, dan budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu penampilan yang disiapkan adalah tarian bendera semafor atau semaphore dance yang melibatkan sekitar 60 anggota Pramuka dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sebatik. Para peserta menjalani geladi untuk mempersiapkan penampilan dalam rangkaian kegiatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semaphore dance memadukan gerakan sandi semafor menggunakan bendera dengan koreografi tarian modern maupun tradisional. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan kegiatan Pramuka yang disesuaikan dengan kreativitas dan karakter generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Camat Sebatik Hadriyani turut hadir bersama panitia pelaksana HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk memberikan dukungan kepada peserta yang menjalani persiapan. Ia menilai Kemah Budaya tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan perkemahan, tetapi juga dapat menjadi sarana menanamkan kedisiplinan, gotong royong, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAnak-anak Pramuka adalah generasi penerus. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menanamkan rasa cinta terhadap budaya, kebangsaan dan lingkungan, sekaligus membangun karakter yang kuat melalui kebersamaan dan kedisiplinan,\u201d demikian semangat yang terus digaungkan dalam persiapan kegiatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembukaan Kemah Budaya Season 2 dijadwalkan melibatkan Bupati Nunukan yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Nunukan. Kehadiran pemerintah daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan pelestarian budaya di wilayah perbatasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui rangkaian kegiatan selama enam hari, Kemah Budaya diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun generasi muda Sebatik yang memiliki semangat persatuan, kreativitas, kepedulian, serta kebanggaan terhadap budaya daerah dan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keterlibatan ratusan Pramuka di wilayah perbatasan juga diharapkan memperkuat pesan bahwa pelestarian budaya dapat dimulai sejak usia muda dan dikembangkan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan generasi penerus. Nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya yang dibangun melalui Kemah Budaya diharapkan terus tumbuh setelah rangkaian kegiatan berakhir. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebanyak 360 Pramuka mengikuti Kemah Budaya Season 2 di Sebatik selama enam hari untuk memperkuat karakter, kebersamaan, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya di wilayah perbatasan. NUNUKAN &#8211; Sebanyak 360 anggota Pramuka dari berbagai gugus depan di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan (Nunukan), mengikuti Kemah Budaya Season 2 di Lapangan Aztrada 88, Desa Tanjung Karang, pada &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":201018,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,27,2248],"tags":[50556,28616,50557,46413,48789,42718,3449,25698,50552,50551,50554,50560,2500,1882,50561,50553,50555,2823,50558,50559],"class_list":["post-201012","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-budaya-perbatasan","tag-desa-tanjung-karang","tag-generasi-muda-sebatik","tag-hadriyani","tag-hari-kemerdekaan-indonesia","tag-hut-ke-81-ri","tag-kabupaten-nunukan","tag-kecamatan-sebatik","tag-kemah-budaya-season-2","tag-kemah-budaya-sebatik","tag-kwaran-sebatik","tag-lapangan-aztrada-88","tag-nunukan","tag-pelestarian-budaya","tag-pramuka-nunukan","tag-pramuka-sebatik","tag-salmah","tag-sebatik","tag-semaphore-dance","tag-sma-negeri-1-sebatik"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201012","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201012"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201012\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201026,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201012\/revisions\/201026"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201018"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201012"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201012"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201012"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}