{"id":201013,"date":"2026-08-14T19:14:14","date_gmt":"2026-08-14T11:14:14","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201013"},"modified":"2026-08-14T19:16:12","modified_gmt":"2026-08-14T11:16:12","slug":"cuaca-panas-kering-kaltara-waspadai-api-dari-lahan-hingga-puntung-rokok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/cuaca-panas-kering-kaltara-waspadai-api-dari-lahan-hingga-puntung-rokok\/","title":{"rendered":"Cuaca Panas Kering, Kaltara Waspadai Api dari Lahan hingga Puntung Rokok"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Dishut Kaltara meminta masyarakat menghentikan pembakaran lahan dan menghindari aktivitas pemicu percikan api karena vegetasi yang mengering membuat risiko Karhutla meningkat di tengah cuaca panas.<\/em><b><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BULUNGAN<\/strong> &#8211; Aktivitas yang dapat memunculkan percikan api, mulai dari pembakaran lahan hingga membuang puntung rokok sembarangan, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) di tengah cuaca panas dan kering. Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara memperingatkan kondisi vegetasi yang mengering membuat api kecil berpotensi cepat membesar dan memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan Kaltara Nur Laila meminta masyarakat, kelompok tani, hingga pelaku usaha menghentikan aktivitas pembakaran lahan selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung. Peningkatan kewaspadaan diperlukan karena cuaca panas dan kering akibat fenomena El Ni\u00f1o meningkatkan kerawanan kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cCuaca saat ini sangat panas dan kering sehingga kerawanan Karhutla sangat tinggi. Jangan biarkan api kecil menjadi bencana besar,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Nur Laila, ancaman Karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan hutan dan lingkungan. Kebakaran yang meluas juga berpotensi berdampak terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, Dishut Kaltara meminta warga tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diingatkan menghindari aktivitas yang dapat memunculkan percikan api, termasuk membuang puntung rokok sembarangan di kawasan semak, hutan, dan lahan kering.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain mencegah munculnya sumber api, masyarakat diminta aktif mengawasi kondisi lingkungan selama periode cuaca panas. Jika menemukan asap, titik api, atau indikasi kebakaran, warga diminta segera melapor kepada petugas pemadam kebakaran, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), maupun pihak berwenang terdekat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nur Laila juga mengingatkan pembakaran hutan dan lahan merupakan perbuatan yang dapat dikenai sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Peringatan tersebut disampaikan sebagaimana dilansir Diskominfo Kaltara, Kamis, (13\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJangan menunggu kebakaran meluas baru bertindak. Dalam kondisi cuaca yang sangat panas ini, pencegahan Karhutla menjadi tanggung jawab kita bersama,\u201d pungkas Nur Laila.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dishut Kaltara berharap pencegahan sejak munculnya sumber api terkecil dapat menekan risiko Karhutla selama periode panas dan kering. Keterlibatan masyarakat dalam menghindari pembakaran serta melaporkan titik api sedini mungkin dinilai penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih luas. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dishut Kaltara meminta masyarakat menghentikan pembakaran lahan dan menghindari aktivitas pemicu percikan api karena vegetasi yang mengering membuat risiko Karhutla meningkat di tengah cuaca panas. BULUNGAN &#8211; Aktivitas yang dapat memunculkan percikan api, mulai dari pembakaran lahan hingga membuang puntung rokok sembarangan, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) di tengah cuaca panas dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":201019,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2256,17,27],"tags":[1498,12876,17854,46654,16365,2889,2491,29305,20126,50563,1671,50562,4220,9951,25694,8861,3904],"class_list":["post-201013","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bulungan","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","tag-bpbd","tag-cuaca-ekstrem","tag-cuaca-panas","tag-dishut-kaltara","tag-el-nino","tag-kalimantan-utara","tag-kaltara","tag-karhutla-kaltara","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kebakaran-hutan-kaltara","tag-manggala-agni","tag-nur-laila","tag-pembakaran-lahan","tag-pemprov-kaltara","tag-pencegahan-karhutla","tag-tanjung-selor","tag-titik-api"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201013"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201013\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201027,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201013\/revisions\/201027"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201019"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}