{"id":201181,"date":"2026-08-15T08:23:22","date_gmt":"2026-08-15T00:23:22","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201181"},"modified":"2026-08-15T08:24:13","modified_gmt":"2026-08-15T00:24:13","slug":"banjir-chiba-tewaskan-4-orang-26-ribu-rumah-gelap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/banjir-chiba-tewaskan-4-orang-26-ribu-rumah-gelap\/","title":{"rendered":"Banjir Chiba Tewaskan 4 Orang, 26 Ribu Rumah Gelap"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"239\" data-end=\"571\"><em>Hujan dengan intensitas tertinggi yang pernah dialami Chiba menewaskan sedikitnya empat orang, memadamkan listrik hampir 26 ribu rumah, dan mengganggu transportasi.<\/em><\/p>\n<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"239\" data-end=\"571\"><strong data-start=\"239\" data-end=\"250\">TOKYO &#8211;<\/strong> Hujan ekstrem yang menerjang Prefektur Chiba, Jepang, tidak hanya menewaskan sedikitnya empat orang, tetapi juga melumpuhkan aktivitas warga setelah hampir 26 ribu rumah kehilangan aliran listrik dan layanan kereta api dihentikan. Gangguan tersebut turut membuat sekitar 6.000 orang telantar semalaman di Bandara Narita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"573\" data-end=\"823\">Kantor Manajemen Bencana Prefektur Chiba melaporkan curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (13\/8) malam mencapai intensitas tertinggi yang pernah tercatat di Chiba. Kondisi itu memicu peringatan longsor dan banjir di sejumlah wilayah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"825\" data-end=\"1060\">Hujan deras juga menyebabkan sedikitnya 45 rumah terendam di Kota Ichikawa, Kashiwa, dan Sakura. Pada Jumat (14\/8) pagi, hampir 26 ribu rumah masih mengalami pemadaman listrik, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Jumat (14\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1062\" data-end=\"1335\">Dampak terhadap transportasi juga cukup besar. Sekitar 6.000 orang terpaksa telantar semalaman di Bandara Narita, salah satu dari dua bandara utama yang melayani perjalanan menuju Tokyo. Ratusan orang lainnya tertahan di Stasiun Chiba setelah layanan kereta api dihentikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1337\" data-end=\"1573\">Di tengah gangguan tersebut, jumlah korban meninggal dunia akibat hujan ekstrem sedikitnya mencapai empat orang. Salah satu korban merupakan pria berusia sekitar 60 hingga 70 tahun yang ditemukan mengapung di jalan yang terendam banjir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1575\" data-end=\"1872\">Korban lainnya adalah perempuan berusia 66 tahun yang ditemukan terjebak di dalam mobil yang terendam. Korban ketiga merupakan seorang pria yang belum diketahui usianya dan ditemukan dalam kondisi tidak berdaya di jalan. Sementara itu, identitas serta jenis kelamin korban keempat belum diketahui.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1874\" data-end=\"2089\">Otoritas setempat juga menyatakan masih ada dua orang yang dikhawatirkan menjadi korban dalam bencana tersebut. Satu orang lainnya diduga meninggal dunia, sedangkan satu orang lagi hingga Jumat pagi belum ditemukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2091\" data-end=\"2342\">Badan Meteorologi Jepang (JMA) sebelumnya memperingatkan tingkat bahaya hujan yang terjadi di Chiba. Dalam konferensi pers pada Kamis, pejabat JMA menyebut peristiwa tersebut &#8220;berpotensi menjadi curah hujan lebat yang belum pernah terjadi sebelumnya.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2344\" data-end=\"2566\">Peringatan hujan di Chiba sempat berada pada level 5 pada Kamis sebelum turun menjadi level 4 pada Jumat pagi. Penurunan level tersebut tidak serta-merta menghapus dampak yang telah terjadi akibat hujan ekstrem dan banjir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2568\" data-end=\"2831\">Gangguan listrik, transportasi, serta kerusakan akibat genangan membuat aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Chiba terganggu. Pemerintah dan otoritas setempat masih melakukan penanganan terhadap dampak bencana, termasuk memantau warga yang belum ditemukan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2833\" data-end=\"2875\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hujan dengan intensitas tertinggi yang pernah dialami Chiba menewaskan sedikitnya empat orang, memadamkan listrik hampir 26 ribu rumah, dan mengganggu transportasi. TOKYO &#8211; Hujan ekstrem yang menerjang Prefektur Chiba, Jepang, tidak hanya menewaskan sedikitnya empat orang, tetapi juga melumpuhkan aktivitas warga setelah hampir 26 ribu rumah kehilangan aliran listrik dan layanan kereta api dihentikan. Gangguan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":201182,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[44084,40030,50631,50630,21705,50756,50629,17514,2478,22046,50922,534,50632,50923,9839],"class_list":["post-201181","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-badan-meteorologi-jepang","tag-bandara-narita","tag-banjir-chiba","tag-banjir-jepang","tag-bencana-jepang","tag-chiba","tag-hujan-ekstrem-jepang","tag-hujan-lebat","tag-jepang","tag-jma","tag-korban-hujan-jepang","tag-listrik-padam","tag-prefektur-chiba","tag-stasiun-chiba","tag-tokyo"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201181","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201181"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201181\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201183,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201181\/revisions\/201183"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}