{"id":201329,"date":"2026-08-15T22:55:27","date_gmt":"2026-08-15T14:55:27","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201329"},"modified":"2026-08-16T01:06:48","modified_gmt":"2026-08-15T17:06:48","slug":"karhutla-satu-hektare-terjadi-di-teluk-bayur-berau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/karhutla-satu-hektare-terjadi-di-teluk-bayur-berau\/","title":{"rendered":"Karhutla Satu Hektare Terjadi di Teluk Bayur Berau"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Petugas gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas sekitar satu hektare di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BERAU<\/strong> &#8211; Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas menjadi perhatian di Kabupaten Berau (Berau), Kalimantan Timur (Kaltim), setelah sekitar satu hektare kawasan hutan di Blok Plasma Labasari, Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur terbakar. Petugas gabungan berhasil memadamkan api dan masih melakukan pemantauan untuk mencegah kebakaran kembali muncul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebakaran tersebut ditangani personel Kepolisian Sektor (Polsek) Teluk Bayur bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Labanan, Hutan Sanggam, Manggala Agni, dan masyarakat sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Teluk Bayur Budi Witikno mengatakan luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai satu hektare. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kepemilikan lahan sekaligus penyebab kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk pemilik lahan masih dalam penyelidikan. Kondisi lahan yang terbakar merupakan kawasan hutan,\u201d ujar Budi Witikno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lokasi kebakaran berada sekitar 15 menit perjalanan dari Pos Polisi (Pospol) Labanan dan dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana dilansir Polres Berau, penanganan kebakaran melibatkan tiga personel Polsek Teluk Bayur, tiga personel Disdamkar, tiga personel Hutan Sanggam, satu personel Manggala Agni, serta lima warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam proses pemadaman, tim gabungan mengerahkan dua unit mobil Disdamkar Labanan dan satu unit mobil Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP). Setelah titik api ditemukan, petugas langsung melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas selanjutnya melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami memastikan lokasi tetap aman dengan memberdayakan potensi masyarakat yang tersedia. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran dan berdampak terhadap kesehatan, termasuk gangguan pernapasan atau ISPA,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu dampak kesehatan yang dikhawatirkan apabila kebakaran menimbulkan asap dan meluas ke kawasan permukiman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Budi menjelaskan kondisi cuaca panas tanpa hujan di Kecamatan Teluk Bayur menyebabkan daun dan ranting mengering sehingga lebih mudah terbakar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain faktor cuaca, polisi masih mendalami kemungkinan sumber api berasal dari aktivitas masyarakat, termasuk puntung rokok maupun pembakaran yang disengaja. Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Personel Pospol Labanan bersama Disdamkar Labanan, Hutan Sanggam, Manggala Agni, dan masyarakat terus melakukan pemantauan di lokasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru sekaligus mencegah kebakaran meluas di tengah kondisi vegetasi yang kering. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petugas gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas sekitar satu hektare di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. BERAU &#8211; Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas menjadi perhatian di Kabupaten Berau (Berau), Kalimantan Timur (Kaltim), setelah sekitar satu hektare kawasan hutan di Blok Plasma &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":201337,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,19,26],"tags":[28123,50544,51159,51160,1547,50527,50542,51156,51157,51161,50539,51158,1671,15222,28119],"class_list":["post-201329","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-budi-witikno","tag-cuaca-panas-berau","tag-disdamkar-labanan","tag-hutan-sanggam","tag-ispa","tag-karhutla-berau","tag-karhutla-kaltim","tag-karhutla-teluk-bayur","tag-kebakaran-hutan-berau","tag-kebakaran-hutan-kalimantan-timur","tag-kebakaran-lahan-berau","tag-labanan-makarti","tag-manggala-agni","tag-polres-berau","tag-polsek-teluk-bayur"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201329"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201329\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201346,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201329\/revisions\/201346"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201337"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}