{"id":201399,"date":"2026-08-16T21:17:50","date_gmt":"2026-08-16T13:17:50","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201399"},"modified":"2026-08-16T21:17:50","modified_gmt":"2026-08-16T13:17:50","slug":"huma-betang-night-jadi-benteng-budaya-kalteng-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/huma-betang-night-jadi-benteng-budaya-kalteng-di-era-digital\/","title":{"rendered":"Huma Betang Night Jadi Benteng Budaya Kalteng di Era Digital"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemprov Kalteng dan Kodam XXII\/Tambun Bungai menjadikan Huma Betang Night sebagai ruang menjaga warisan budaya, memperkuat nasionalisme, menggerakkan UMKM, dan merawat persatuan di tengah arus globalisasi serta digitalisasi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> &#8211; Pelestarian nilai Huma Betang di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi menjadi pesan utama dalam gelaran Huma Betang Night (HBN) di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (15\/08\/2026) malam. Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Komando Daerah Militer (Kodam) XXII\/Tambun Bungai itu sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dan HUT ke-1 Kodam XXII\/Tambun Bungai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menempatkan HBN bukan sekadar sebagai panggung hiburan, melainkan ruang untuk menjaga identitas dan warisan leluhur masyarakat di tengah perubahan zaman. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut, sebagaimana diberitakan Mmc Kalteng, Sabtu, (15\/08\/2026), juga diarahkan menjadi ruang kebersamaan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAcara pada malam ini kami sangat apresiasi sekali. Kenapa dinamakan Huma Betang Night? Huma Betang itu adalah simbol kita bersama, yaitu untuk menjaga warisan leluhur kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kearifan lokal ini mulai tergerus oleh keadaan global dan digitalisasi. Kalau kita tidak jaga, siapa lagi yang menjaganya?\u201d ungkap Agustiar Sabran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Agustiar, semangat Huma Betang yang mengedepankan kebersamaan dapat menjadi fondasi untuk mempertahankan persatuan sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat Kalteng. Kegiatan budaya itu juga diharapkan memberi dampak ekonomi melalui meningkatnya aktivitas masyarakat dan pelaku usaha selama rangkaian perayaan berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAcara ini sekaligus juga untuk menggeliatkan perekonomian dan menghibur rakyat. Karena kebahagiaan Bapak\/Ibu semua adalah kebahagiaan kami,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agustiar juga menekankan bahwa penguatan kebersamaan tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. Sinergi antara pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta masyarakat dinilai penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pembangunan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami sangat mengapresiasi acara ini karena kolaborasi, sinergi, dan bersatu itu adalah keharusan untuk kita semua, karena persatuan di atas segala-galanya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Lina Victoria Aden mengatakan HBN dirancang untuk memperkuat nasionalisme, melestarikan kearifan lokal, menyediakan ruang publik yang positif, serta mendorong aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Momentum itu juga menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan tahun pertama berdirinya Kodam XXII\/Tambun Bungai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTerima kasih atas sinergi serta kolaborasi yang selama ini telah kita jalin bersama dalam menjaga dan mendukung pembangunan Kalimantan Tengah. Semoga kebersamaan kita melalui HBN ini semakin menggelorakan semangat nasionalisme dan mempererat tali persaudaraan di Bumi Tambun Bungai, Tanah Berkah,\u201d kata Lina Victoria Aden.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII\/Tambun Bungai Zainul Arifin menyebut peringatan satu tahun Kodam XXII\/Tambun Bungai menjadi momentum memperkuat komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, mulai dari wilayah perdesaan hingga perkotaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zainul juga mengajak masyarakat menghidupkan semangat Mamut Menteng Isen Mulang yang mencerminkan jiwa kesatria, keberanian, dan sikap pantang menyerah. Memasuki musim kemarau, ia turut mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh unsur dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">HBN turut dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalteng Nunu Andriani, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalteng Iwan Kurniawan, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kalteng Muhammad Nur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, insan pers, serta masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panggung HBN dimeriahkan tari tradisional, fashion show Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalteng, modern dance, penampilan Dayak Pride, Gebyar Merah Putih prajurit Kodam XXII\/Tambun Bungai, musisi lokal, hingga ADA Band.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian perayaan kemerdekaan juga dilanjutkan dengan atraksi terjun payung yang dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalteng pada 17 Agustus 2026. Selain pertunjukan, panitia menyerahkan medali, piagam, plakat, dan uang pembinaan kepada pemenang sejumlah perlombaan, antara lain lintas medan, menembak senapan, menembak pistol, renang militer, Orado, dan catur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui HBN, Pemprov Kalteng dan Kodam XXII\/Tambun Bungai berharap perayaan kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu menjadi ruang memperkuat identitas budaya, persatuan, aktivitas ekonomi masyarakat, serta kolaborasi antarelemen dalam pembangunan Kalteng. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemprov Kalteng dan Kodam XXII\/Tambun Bungai menjadikan Huma Betang Night sebagai ruang menjaga warisan budaya, memperkuat nasionalisme, menggerakkan UMKM, dan merawat persatuan di tengah arus globalisasi serta digitalisasi. PALANGKA RAYA &#8211; Pelestarian nilai Huma Betang di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi menjadi pesan utama dalam gelaran Huma Betang Night (HBN) di Bundaran Besar Palangka &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":201407,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2259,2264],"tags":[10699,30356,28309,51275,51271,15899,51270,49539,43538,6051,4418,51274,49538,51272,51276,6587,3561,9619,51273,49338],"class_list":["post-201399","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah","tag-agustiar-sabran","tag-budaya-kalteng","tag-bundaran-besar-palangka-raya","tag-digitalisasi-budaya","tag-hbn","tag-huma-betang","tag-huma-betang-night","tag-hut-kodam-xxii-tambun-bungai","tag-hut-ri-ke-81","tag-kalimantan-tengah","tag-kalteng","tag-kearifan-lokal-kalteng","tag-kodam-xxii-tambun-bungai","tag-lina-victoria-aden","tag-mamut-menteng-isen-mulang","tag-nasionalisme","tag-palangka-raya","tag-pemprov-kalteng","tag-umkm-kalteng","tag-zainul-arifin"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201399"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201408,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201399\/revisions\/201408"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201407"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}