{"id":201404,"date":"2026-08-16T21:24:50","date_gmt":"2026-08-16T13:24:50","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201404"},"modified":"2026-08-16T21:30:08","modified_gmt":"2026-08-16T13:30:08","slug":"lee-jae-myung-serukan-dialog-untuk-akhiri-perang-korea","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lee-jae-myung-serukan-dialog-untuk-akhiri-perang-korea\/","title":{"rendered":"Lee Jae Myung Serukan Dialog untuk Akhiri Perang Korea"},"content":{"rendered":"<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-start=\"3783\" data-end=\"3956\">Presiden Lee Jae Myung mengusulkan dialog dengan Pyongyang untuk mengubah gencatan senjata menjadi mekanisme perdamaian sekaligus membahas pengurangan ketegangan nuklir.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>SEOUL<\/strong> &#8211; Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung menawarkan perubahan mendasar dalam hubungan dengan Korea Utara (Korut) dengan mengusulkan dialog untuk mengganti sistem gencatan senjata yang telah berlaku sejak Perang Korea dengan <em>rezim perdamaian<\/em>. Gagasan itu disampaikan Lee sebagai upaya mengurangi ketegangan sekaligus membuka pembahasan mengenai isu nuklir Korut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Usulan tersebut disampaikan Lee dalam pidato pada upacara peringatan 81 tahun kemerdekaan atau pembebasan Korea dari penjajahan Jepang, Sabtu (15\/08\/2026). Dalam kesempatan itu, Lee menyerukan agar kedua pihak menghentikan sikap saling mengancam dan mulai membicarakan penyelesaian konflik secara langsung.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Mari kita kesampingkan niat untuk saling mengancam dan mulailah diskusi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lama ini, sebagai pihak-pihak yang terlibat langsung,&#8221; cetus Lee dalam pidatonya pada Sabtu (15\/08\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sebagaimana dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (15\/08\/2026), Lee juga menyebut dialog dapat diperluas untuk membahas langkah-langkah yang berkaitan dengan kemampuan nuklir Korut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Melalui langkah ini, kita juga mungkin dapat membahas langkah-langkah efektif untuk menghentikan kemampuan nuklir Korea Utara,&#8221; ujar Presiden Korsel tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Perang Korea yang berlangsung pada 1950-1953 hingga kini belum secara resmi diakhiri dengan perjanjian damai. Konflik tersebut dihentikan melalui gencatan senjata sehingga secara teknis kedua Korea masih berada dalam keadaan perang.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Karena itu, gagasan Lee tidak hanya diarahkan pada pengurangan ketegangan, tetapi juga pada perubahan kerangka hubungan kedua negara dari kondisi permusuhan yang secara teknis belum berakhir menuju mekanisme perdamaian yang lebih permanen.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Lee mengatakan Seoul akan mengambil langkah proaktif dan berkelanjutan untuk menurunkan ketegangan di Semenanjung Korea. Pemerintah Korsel juga berencana membangun sistem pengamanan berlapis untuk mencegah insiden berkembang menjadi eskalasi yang lebih luas.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pendekatan tersebut sejalan dengan komitmen Lee sejak tahun sebelumnya untuk menghormati sistem pemerintahan Korut dan mendorong koeksistensi damai dengan Pyongyang. Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya Seoul mencari jalur komunikasi di tengah hubungan kedua Korea yang masih membeku.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Di sisi lain, hubungan Seoul dan Pyongyang menghadapi tantangan besar. Pemimpin Korut Kim Jong Un telah meninggalkan kebijakan reunifikasi dengan Korsel dan menyebut negara tetangganya tersebut sebagai negara yang paling bermusuhan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kim juga memerintahkan penguatan pertahanan di wilayah garis depan. Kondisi tersebut membuat usulan dialog Lee menghadapi persoalan serius, terutama karena kedua pihak masih memiliki perbedaan mendasar terkait keamanan dan program nuklir.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Meski demikian, Seoul menilai pembukaan ruang dialog dapat menjadi langkah awal untuk menurunkan risiko konflik dan membangun hubungan yang lebih stabil. []\n<p>Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Lee Jae Myung mengusulkan dialog dengan Pyongyang untuk mengubah gencatan senjata menjadi mekanisme perdamaian sekaligus membahas pengurangan ketegangan nuklir. SEOUL &#8211; Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung menawarkan perubahan mendasar dalam hubungan dengan Korea Utara (Korut) dengan mengusulkan dialog untuk mengganti sistem gencatan senjata yang telah berlaku sejak Perang Korea dengan rezim perdamaian. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":201415,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[15080,51294,51292,51296,8826,8570,8509,8037,7378,49289,51295,51291,11861,15487,51293,29080,9835],"class_list":["post-201404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-afp","tag-dialog-korsel-korut","tag-gencatan-senjata-korea","tag-hubungan-korea-selatan-korea-utara","tag-kim-jong-un","tag-korea-selatan","tag-korea-utara","tag-korsel","tag-korut","tag-lee-jae-myung","tag-nuklir-korea-utara","tag-perang-korea","tag-pyongyang","tag-reuters","tag-rezim-perdamaian","tag-semenanjung-korea","tag-seoul"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201404"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201424,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201404\/revisions\/201424"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}