{"id":201527,"date":"2026-08-18T09:53:59","date_gmt":"2026-08-18T01:53:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201527"},"modified":"2026-08-18T10:04:32","modified_gmt":"2026-08-18T02:04:32","slug":"582-warga-binaan-rutan-tanah-grogot-dapat-remisi-tujuh-langsung-bebas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/582-warga-binaan-rutan-tanah-grogot-dapat-remisi-tujuh-langsung-bebas\/","title":{"rendered":"582 Warga Binaan Rutan Tanah Grogot Dapat Remisi, Tujuh Langsung Bebas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sebanyak 582 warga binaan Rutan Kelas IIB Tanah Grogot memperoleh remisi HUT ke-81 RI, dengan tujuh penerima RU II langsung bebas dan perkara narkotika mendominasi penerima pengurangan masa pidana.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PASER<\/strong> &#8211; Tujuh warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot langsung bebas setelah memperoleh Remisi Umum II (RU II) pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17\/08\/2026). Mereka merupakan bagian dari 582 warga binaan yang mendapat pengurangan masa pidana pada momentum kemerdekaan tahun ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Remisi secara simbolis diserahkan Bupati Paser Fahmi Fadli kepada empat perwakilan warga binaan dalam upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Kantor Bupati Paser. Penyerahan tersebut didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Tanah Grogot Aris Triyanto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aris mengatakan, dari total 582 penerima remisi, sebanyak 572 warga binaan memperoleh Remisi Umum I (RU I) berupa pengurangan masa pidana. Sementara itu, 10 warga binaan mendapatkan RU II.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dari penerima RU II tersebut, 7 orang langsung bebas, 2 orang masih menjalani pidana denda, dan 1 orang telah lebih dulu bebas melalui program Cuti Bersyarat&#8221;, jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Besaran pengurangan masa pidana bagi penerima RU I bervariasi. Sebanyak 109 warga binaan memperoleh remisi satu bulan, 135 orang mendapat dua bulan, 242 orang memperoleh tiga bulan, 83 orang mendapat empat bulan, dan tiga orang menerima pengurangan masa pidana lima bulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, dari 10 penerima RU II, dua orang memperoleh remisi satu bulan, enam orang mendapat dua bulan, satu orang memperoleh tiga bulan, dan satu orang menerima remisi empat bulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan daerah asal, sebanyak 355 penerima remisi merupakan warga binaan asal Kabupaten Paser. Sebanyak 227 lainnya berasal dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perkara narkotika mendominasi jenis kasus warga binaan yang menerima remisi, yakni sebanyak 402 orang. Selanjutnya, 69 penerima remisi merupakan warga binaan perkara pencurian dan 66 orang terkait perkara perlindungan anak. Selebihnya berasal dari berbagai jenis perkara lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari sisi jenis kelamin, penerima remisi terdiri atas 556 laki-laki dan 26 perempuan. Berdasarkan kelompok usia, terdapat 554 laki-laki dewasa, 26 perempuan dewasa, serta dua anak laki-laki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aris menegaskan, remisi tidak diberikan secara otomatis kepada seluruh warga binaan. Pengurangan masa pidana diberikan kepada mereka yang memenuhi persyaratan serta menunjukkan perkembangan positif selama mengikuti program pembinaan di Rutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYang kami harapkan bukan hanya masa pidananya berkurang, tetapi ada perubahan nyata dalam diri warga binaan. Remisi ini menjadi motivasi agar semakin disiplin, mengikuti pembinaan dengan baik, dan siap kembali ke masyarakat,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Aris, proses pembinaan selama menjalani masa pidana penting untuk membekali warga binaan sebelum kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Pembinaan diharapkan dapat membentuk sikap, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan kesadaran agar mereka tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemberian remisi pada momentum HUT ke-81 RI tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan sistem pemasyarakatan yang menempatkan pembinaan dan perubahan perilaku warga binaan sebagai salah satu tujuan utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan begitu harapannya warga binaan dapat memperbaiki diri dan kembali berperan positif di tengah masyarakat&#8221;, Pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebanyak 582 warga binaan Rutan Kelas IIB Tanah Grogot memperoleh remisi HUT ke-81 RI, dengan tujuh penerima RU II langsung bebas dan perkara narkotika mendominasi penerima pengurangan masa pidana. PASER &#8211; Tujuh warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot langsung bebas setelah memperoleh Remisi Umum II (RU II) pada peringatan Hari Ulang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":201528,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,477],"tags":[51663,14454,42718,47745,15345,540,694,51369,51370,51664,51374,51375,51662,51661,51666,1899,5028,51665],"class_list":["post-201527","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser","tag-aris-triyanto","tag-fahmi-fadli","tag-hut-ke-81-ri","tag-kabupaten-penajam-paser-utara","tag-kasus-narkotika","tag-kabupaten-paser","tag-ppu","tag-remisi-hut-ri","tag-remisi-kemerdekaan","tag-remisi-umum","tag-ru-i","tag-ru-ii","tag-rutan-kelas-iib-tanah-grogot","tag-rutan-tanah-grogot","tag-sistem-pemasyarakatan","tag-tanah-grogot","tag-warga-binaan","tag-warga-binaan-bebas"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201527","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201527"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201527\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201656,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201527\/revisions\/201656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201528"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201527"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201527"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201527"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}