{"id":201624,"date":"2026-08-18T08:30:55","date_gmt":"2026-08-18T00:30:55","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201624"},"modified":"2026-08-18T08:31:44","modified_gmt":"2026-08-18T00:31:44","slug":"gempa-ntt-ahli-waris-korban-meninggal-terima-rp15-juta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gempa-ntt-ahli-waris-korban-meninggal-terima-rp15-juta\/","title":{"rendered":"Gempa NTT: Ahli Waris Korban Meninggal Terima Rp15 Juta"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"458\" data-end=\"855\"><em>Kemendagri memberikan Rp15 juta kepada setiap ahli waris korban meninggal gempa di Manggarai Timur serta menambah dukungan operasional bagi posko warga.<\/em><\/p>\n<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"458\" data-end=\"855\"><strong data-start=\"458\" data-end=\"483\">NUSA TENGGARA TIMUR &#8211;<\/strong> Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyalurkan tali asih sebesar Rp15 juta untuk setiap ahli waris korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diserahkan di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Senin (17\/8), sebagai bagian dari penanganan masa tanggap darurat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"857\" data-end=\"1195\">Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan santunan tersebut bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii serta Bupati Manggarai Timur Agas Andreas. Kemendagri juga memastikan Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan dengan nominal yang sama kepada keluarga korban meninggal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1197\" data-end=\"1368\">&#8220;Kemendagri memberikan tali asih sebanyak Rp15 juta per jiwa, per jiwa yang wafat pada keluarganya,&#8221; kata Tito, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin, (17\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1370\" data-end=\"1712\">Selain santunan bagi keluarga korban, pemerintah memberikan dukungan operasional bagi posko yang dibangun masyarakat setelah gempa mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15\/8). Dukungan itu berupa dua unit generator set (genset), 10 unit tempat tidur lapangan atau <em data-start=\"1635\" data-end=\"1643\">velbed<\/em>, serta dana Rp200 juta untuk dua desa di Kecamatan Lamba Leda Utara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1714\" data-end=\"1877\">&#8220;Kita juga mengapresiasi ada posko yang dibangun warga. Tapi kita tambahi sekalian aja, namanya genset 2, sekaligus velbed ada 10 untuk operasionalnya,&#8221; ujar Tito.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1879\" data-end=\"2183\">Menurut Tito, keberadaan posko warga menunjukkan respons masyarakat yang cepat dalam menghadapi bencana. Pemerintah kemudian memperkuat dukungan tersebut melalui pendataan kebutuhan serta pengoperasian posko Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang berada berdampingan dengan tenda warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2185\" data-end=\"2403\">Mendagri juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pemulihan setelah bencana. Koordinasi antara pemerintah dan warga dinilai diperlukan agar penanganan kebutuhan korban dapat berjalan lebih cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2405\" data-end=\"2473\">&#8220;Ini harus kerja sama kita, pemerintah sama masyarakat,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2475\" data-end=\"2822\">Sebelumnya, Tito memimpin upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 di Lapangan Natas Lehong, Manggarai Timur. Kunjungan ke lokasi terdampak gempa tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan bencana di NTT sekaligus memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat terdampak. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2824\" data-end=\"2866\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemendagri memberikan Rp15 juta kepada setiap ahli waris korban meninggal gempa di Manggarai Timur serta menambah dukungan operasional bagi posko warga. NUSA TENGGARA TIMUR &#8211; Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyalurkan tali asih sebesar Rp15 juta untuk setiap ahli waris korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":201625,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35,9376],"tags":[51620,51614,6867,51622,50972,51618,22120,12189,13015,51623,14381,51619,51621,16463],"class_list":["post-201624","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional","category-nusa-tenggara-timur","tag-ahli-waris-korban-gempa","tag-bantuan-gempa-ntt","tag-basarnas","tag-desa-satar-kampas","tag-gempa-flores","tag-gempa-manggarai-timur","tag-gempa-ntt","tag-kemendagri","tag-kemensos","tag-lamba-leda-utara","tag-manggarai-timur","tag-santunan-korban-gempa","tag-tanggap-darurat-ntt","tag-tito-karnavian"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201624","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201624"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201624\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201626,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201624\/revisions\/201626"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201625"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201624"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201624"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201624"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}