{"id":201726,"date":"2026-08-18T13:19:36","date_gmt":"2026-08-18T05:19:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201726"},"modified":"2026-08-18T13:19:36","modified_gmt":"2026-08-18T05:19:36","slug":"dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/","title":{"rendered":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"401\" data-end=\"695\"><em>Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.<\/em><\/p>\n<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"401\" data-end=\"695\"><strong data-start=\"401\" data-end=\"416\">TANAH BUMBU &#8211;<\/strong> Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"697\" data-end=\"1068\">Perubahan tersebut terlihat dari pemanfaatan alat tenun bukan mesin (ATBM), pengembangan produk turunan seperti tas dan <em data-start=\"817\" data-end=\"826\">handbag<\/em>, serta penerapan pewarna alami dan <em data-start=\"862\" data-end=\"875\">ecoprinting<\/em>. Program pemberdayaan yang dijalankan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (Program Desa Binaan) 2026 itu melibatkan kelompok Tenun Mandiri dan Generasi Tenun Pagatan di Desa Manurung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1070\" data-end=\"1430\">Ketua Tim Pelaksana Pemberdayaan Desa Binaan 2026 Samsul Hadi mengatakan pendekatan yang diterapkan tidak hanya mengejar peningkatan jumlah produksi, tetapi juga mendorong penenun menghasilkan produk inovatif dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Hal tersebut sebagaimana diberitakan Antara, Selasa, (18\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1432\" data-end=\"1649\">&#8220;Kami selalu berupaya menjaga keberlanjutan dan merawat tradisi ini dengan berinovasi memberi pewarna alami pada proses pembuatan kain tenun hingga &#8220;ecoprint&#8221; ramah lingkungan,&#8221; kata Samsul Hadi, di Batulicin, Selasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1651\" data-end=\"1865\">Penerapan ATBM menjadi salah satu langkah awal dalam meningkatkan kemampuan produksi. Berdasarkan hasil program, penggunaan alat tersebut mampu meningkatkan produktivitas hingga 6,25 kali dibandingkan metode gedog.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1867\" data-end=\"2157\">Pada 2026, sebanyak empat anggota kelompok Tenun Mandiri dan tiga anggota kelompok Generasi Tenun Pagatan telah terampil menggunakan ATBM. Peningkatan keterampilan itu kemudian diikuti dengan pengembangan produk dari kain tenun menjadi barang turunan yang memiliki nilai jual lebih beragam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2159\" data-end=\"2398\">Kelompok Tenun Mandiri dikelola Abdul Aziz, sedangkan kelompok Generasi Tenun Pagatan dikelola Bahruddin. Keduanya menjadi mitra dalam program pemberdayaan yang melibatkan tim Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Universitas Sari Mulia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2400\" data-end=\"2689\">Namun, peningkatan produksi juga memunculkan kebutuhan baru, terutama dalam mengendalikan limbah dari proses pewarnaan. Karena itu, program tidak hanya memberikan keterampilan produksi, tetapi juga memperkenalkan pengelolaan limbah dan penggunaan bahan pewarna yang lebih ramah lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2691\" data-end=\"2835\">&#8220;Untuk mengurai tantangan itu kami mengarahkan mereka dengan melakukan penguatan pengelolaan limbah dan pemanfaatan pewarna alami,&#8221; kata Samsul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2837\" data-end=\"3127\">Pengelolaan limbah pewarnaan dirancang melalui proses penyaringan serta koagulasi\/flokulasi dengan sistem pengolahan sederhana sebelum limbah dibuang secara aman. Pendekatan tersebut diarahkan agar pertumbuhan produksi tidak menambah beban pencemaran lingkungan di sekitar sentra penenunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3129\" data-end=\"3448\">Selain pengelolaan limbah, keterampilan <em data-start=\"3169\" data-end=\"3182\">ecoprinting<\/em> mulai dikembangkan untuk memperluas variasi desain kain dengan memanfaatkan karakter alami bahan tanaman. Hasil pemberdayaan menunjukkan jumlah anggota Tenun Mandiri yang memiliki keterampilan mengolah sampah meningkat dari sebelumnya belum ada menjadi empat orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3450\" data-end=\"3619\">Kemampuan menggunakan pewarna alami dan <em data-start=\"3490\" data-end=\"3503\">ecoprinting<\/em> juga bertambah. Dari sebelumnya hanya satu orang, kini empat anggota kelompok telah memiliki keterampilan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3621\" data-end=\"3867\">&#8220;Perubahan ini menunjukkan bahwa pelestarian tradisi tidak harus berhenti pada mempertahankan cara lama. Tradisi justru dapat semakin kuat ketika dipadukan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi produk, dan kepedulian lingkungan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3869\" data-end=\"4196\">Program tersebut dibiayai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pemberdayaan diarahkan agar keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan, tetapi diterapkan secara berkelanjutan oleh kelompok penenun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4198\" data-end=\"4523\">Ke depan, kemampuan mengelola limbah, menggunakan pewarna alami, serta membuat <em data-start=\"4277\" data-end=\"4290\">ecoprinting<\/em> diharapkan dapat ditularkan kepada anggota kelompok lainnya. Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi Tenun Manurung untuk berkembang sebagai produk budaya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperhatikan aspek lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4525\" data-end=\"4673\">&#8220;Tenun Manurung menunjukkan bahwa keberlanjutan budaya dapat berjalan beriringan dengan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan,&#8221; tutup Samsul Hadi. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4675\" data-end=\"4717\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. TANAH BUMBU &#8211; Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":201727,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2276,2278],"tags":[49786,49787,12805,1708,51759,51752,51753,9259,51756,9790,6790,30118,51754,51758,50957,31632,37726,9625,3166,51755,51750,51751,17832,51757],"class_list":["post-201726","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan","tag-alat-tenun-bukan-mesin","tag-atbm","tag-batulicin","tag-budaya-lokal","tag-desa-binaan","tag-desa-manurung","tag-ecoprinting","tag-ekonomi-kreatif","tag-generasi-tenun-pagatan","tag-kalimantan-selatan","tag-kalsel","tag-kerajinan-tradisional","tag-limbah-tenun","tag-pemberdayaan-desa","tag-pewarna-alami","tag-produk-ramah-lingkungan","tag-samsul-hadi","tag-tanah-bumbu","tag-tanbu","tag-tenun-mandiri","tag-tenun-manurung","tag-tenun-pagatan","tag-ulm","tag-universitas-sari-mulia"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.2 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. TANAH BUMBU - Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan.\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nadiya Felila Olfit\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.2\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. TANAH BUMBU - Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan.\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-18T05:19:36+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-18T05:19:36+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. TANAH BUMBU - Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan.\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#blogposting\",\"name\":\"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi - Berita Borneo\",\"headline\":\"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi08\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Dari-Kain-ke-Handbag-Tenun-Manurung-Kembangkan-Produk-Bernilai-Ekonomi-e1787030371188.jpeg\",\"width\":733,\"height\":433},\"datePublished\":\"2026-08-18T13:19:36+08:00\",\"dateModified\":\"2026-08-18T13:19:36+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Kalimantan Selatan, Tanah Bumbu, Alat Tenun Bukan Mesin, ATBM, Batulicin, budaya lokal, desa binaan, Desa Manurung, ecoprinting, ekonomi kreatif, Generasi Tenun Pagatan, kalimantan selatan, Kalsel, kerajinan tradisional, limbah tenun, pemberdayaan desa, pewarna alami, produk ramah lingkungan, Samsul Hadi, Tanah Bumbu, Tanbu, Tenun Mandiri, Tenun Manurung, Tenun Pagatan, ULM, Universitas Sari Mulia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Selatan\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Selatan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"name\":\"Tanah Bumbu\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Tanah Bumbu\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#listItem\",\"name\":\"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Selatan\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"name\":\"Tanah Bumbu\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi08\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi08\\\/\",\"name\":\"Nadiya Felila Olfit\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ea335b8d0a6e840946dbc1d7f8f5716960ba66b69c35d3ae7a2bc3549490c151?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nadiya Felila Olfit\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/\",\"name\":\"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi - Berita Borneo\",\"description\":\"Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. TANAH BUMBU - Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi08\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi08\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Dari-Kain-ke-Handbag-Tenun-Manurung-Kembangkan-Produk-Bernilai-Ekonomi-e1787030371188.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#mainImage\",\"width\":733,\"height\":433},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-08-18T13:19:36+08:00\",\"dateModified\":\"2026-08-18T13:19:36+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi - Berita Borneo","description":"Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. TANAH BUMBU - Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan.","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#blogposting","name":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi - Berita Borneo","headline":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi08\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Kain-ke-Handbag-Tenun-Manurung-Kembangkan-Produk-Bernilai-Ekonomi-e1787030371188.jpeg","width":733,"height":433},"datePublished":"2026-08-18T13:19:36+08:00","dateModified":"2026-08-18T13:19:36+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Kalimantan Selatan, Tanah Bumbu, Alat Tenun Bukan Mesin, ATBM, Batulicin, budaya lokal, desa binaan, Desa Manurung, ecoprinting, ekonomi kreatif, Generasi Tenun Pagatan, kalimantan selatan, Kalsel, kerajinan tradisional, limbah tenun, pemberdayaan desa, pewarna alami, produk ramah lingkungan, Samsul Hadi, Tanah Bumbu, Tanbu, Tenun Mandiri, Tenun Manurung, Tenun Pagatan, ULM, Universitas Sari Mulia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","name":"Kalimantan Selatan"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Selatan","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","name":"Tanah Bumbu"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","position":3,"name":"Tanah Bumbu","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#listItem","name":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","name":"Kalimantan Selatan"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#listItem","position":4,"name":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","name":"Tanah Bumbu"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi08\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi08\/","name":"Nadiya Felila Olfit","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea335b8d0a6e840946dbc1d7f8f5716960ba66b69c35d3ae7a2bc3549490c151?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nadiya Felila Olfit"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/","name":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi - Berita Borneo","description":"Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. TANAH BUMBU - Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan.","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi08\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi08\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Kain-ke-Handbag-Tenun-Manurung-Kembangkan-Produk-Bernilai-Ekonomi-e1787030371188.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#mainImage","width":733,"height":433},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/#mainImage"},"datePublished":"2026-08-18T13:19:36+08:00","dateModified":"2026-08-18T13:19:36+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi - Berita Borneo","og:description":"Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. TANAH BUMBU - Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan.","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-08-18T05:19:36+00:00","article:modified_time":"2026-08-18T05:19:36+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi - Berita Borneo","twitter:description":"Kelompok penenun Desa Manurung mengembangkan ATBM, produk turunan, pewarna alami, dan ecoprinting untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. TANAH BUMBU - Kelompok penenun di Desa Manurung, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menggeser pola produksi dari sekadar mempertahankan kain tradisional menuju usaha yang menggabungkan peningkatan produktivitas, diversifikasi produk, dan pengelolaan lingkungan.","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"201726","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"schemas":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-08-18 05:19:47","updated":"2026-08-18 05:19:47","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/\" title=\"Kalimantan Selatan\">Kalimantan Selatan<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\/\" title=\"Tanah Bumbu\">Tanah Bumbu<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tDari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/"},{"label":"Kalimantan Selatan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/"},{"label":"Tanah Bumbu","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan\/"},{"label":"Dari Kain ke Handbag, Tenun Manurung Kembangkan Produk Bernilai Ekonomi","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dari-kain-ke-handbag-tenun-manurung-kembangkan-produk-bernilai-ekonomi\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201726","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201726"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201726\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201728,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201726\/revisions\/201728"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201726"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201726"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201726"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}