{"id":201752,"date":"2026-08-18T13:42:38","date_gmt":"2026-08-18T05:42:38","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201752"},"modified":"2026-08-18T13:45:01","modified_gmt":"2026-08-18T05:45:01","slug":"kapal-dan-mesin-ditemukan-terpisah-nelayan-bontang-masih-hilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kapal-dan-mesin-ditemukan-terpisah-nelayan-bontang-masih-hilang\/","title":{"rendered":"Kapal dan Mesin Ditemukan Terpisah, Nelayan Bontang Masih Hilang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kapal dan mesin milik Jainuddin ditemukan berjauhan, sementara tim gabungan memperluas pencarian nelayan Bontang Kuala itu hingga perairan Kutim di tengah kendala gelombang dan angin kencang.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BONTANG<\/strong> &#8211; Kapal dan mesin milik Jainuddin (60), nelayan Bontang Kuala yang dilaporkan hilang di laut, ditemukan dalam kondisi terpisah. Temuan tersebut belum mengungkap keberadaan korban sehingga tim gabungan memperluas pencarian hingga perairan Kabupaten Kutai Timur (Kutim).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memasuki hari keempat pencarian, petugas menyisir wilayah yang lebih luas, termasuk Teluk Lombok dan Teluk Pandan di Kutim. Operasi melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), keluarga korban, serta warga Bontang Kuala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bontang Usman mengatakan personel kembali diterjunkan untuk memperluas jangkauan pencarian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hari ini kami terjunkan personel juga. Pencarian sampai ke Teluk Lombok dan Teluk Pandan,&#8221; ucap Usman, sebagaimana diberitakan Klikkaltim, Senin (17\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga pencarian berlangsung, keberadaan Jainuddin belum terdeteksi. Petugas menghadapi kendala kondisi gelombang dan angin kencang yang berubah-ubah di kawasan perairan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Area perairan dangkal di sekitar lokasi korban memasang jaring juga telah ditelusuri. Namun, penyisiran tersebut belum membuahkan hasil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petunjuk sementara yang ditemukan tim baru berupa kapal dan mesin milik korban. Kedua benda tersebut ditemukan berjauhan sehingga pencarian terhadap Jainuddin terus dimaksimalkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kemarin baru didapat kapal dan mesin. Itu juga jauh terpisahnya. Ini kami maksimalkan upaya pencarian,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jainuddin merupakan warga Rukun Tetangga (RT) 20 Kelurahan Bontang Kuala. Ia diketahui pergi melaut di kawasan perairan Tebok Batang dan kemudian dilaporkan hilang setelah tidak kembali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang Ismail Abdullah mengatakan laporan mengenai hilangnya Jainuddin diterima dari anak korban sekitar pukul 16.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA), Jumat (14\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan pencarian dan menemukan kapal milik korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kapal kami temukan dalam kondisi tenggelam,&#8221; kata Ismail.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim gabungan masih melanjutkan penyisiran dengan memperluas area pencarian dan menyesuaikan pergerakan personel dengan kondisi cuaca serta gelombang. Upaya tersebut diharapkan dapat segera menemukan Jainuddin dan memberikan kepastian kepada keluarga korban. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapal dan mesin milik Jainuddin ditemukan berjauhan, sementara tim gabungan memperluas pencarian nelayan Bontang Kuala itu hingga perairan Kutim di tengah kendala gelombang dan angin kencang. BONTANG &#8211; Kapal dan mesin milik Jainuddin (60), nelayan Bontang Kuala yang dilaporkan hilang di laut, ditemukan dalam kondisi terpisah. Temuan tersebut belum mengungkap keberadaan korban sehingga tim gabungan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":201761,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,19,26],"tags":[6867,1743,1213,16404,51806,51799,51802,846,1699,51798,14240,14246,51803,51804,51801,51800,20832,51805],"class_list":["post-201752","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-basarnas","tag-bontang","tag-bontang-kuala","tag-bpbd-bontang","tag-ismail-abdullah","tag-jainuddin","tag-kapal-nelayan-tenggelam","tag-kutai-timur","tag-kutim","tag-nelayan-bontang-hilang","tag-nelayan-hilang","tag-pencarian-nelayan","tag-perairan-bontang","tag-perairan-kutim","tag-tebok-batang","tag-teluk-lombok","tag-teluk-pandan","tag-usman-bpbd-bontang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201752","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201752"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201752\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201772,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201752\/revisions\/201772"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201761"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201752"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201752"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201752"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}