{"id":201763,"date":"2026-08-18T13:44:15","date_gmt":"2026-08-18T05:44:15","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201763"},"modified":"2026-08-18T13:44:15","modified_gmt":"2026-08-18T05:44:15","slug":"trump-tekan-oman-soal-jalur-strategis-selat-hormuz","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/trump-tekan-oman-soal-jalur-strategis-selat-hormuz\/","title":{"rendered":"Trump Tekan Oman soal Jalur Strategis Selat Hormuz"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"257\" data-end=\"647\"><em>Perundingan Iran dan Oman mengenai masa depan Selat Hormuz memicu tekanan baru dari Donald Trump yang mengancam Oman jika dinilai menghambat kepentingan AS.<\/em><\/p>\n<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"257\" data-end=\"647\"><strong data-start=\"257\" data-end=\"269\">MUSCAT &#8211;<\/strong> Ketegangan terkait masa depan Selat Hormuz kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam Oman apabila negara itu dinilai menghambat kesepakatan Washington dengan Iran. Ancaman tersebut muncul di tengah perundingan Iran dan Oman mengenai pengaturan jalur pelayaran di selat strategis yang menjadi salah satu jalur penting perdagangan energi dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"649\" data-end=\"918\">Trump menyampaikan ancaman tersebut dalam wawancara dengan Fox News pada Senin (17\/8). Pernyataan itu muncul ketika AS dan Iran masih berupaya mencari jalan keluar dari konflik, sementara Oman dan Iran menjalankan pembicaraan bilateral mengenai masa depan Selat Hormuz.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"920\" data-end=\"1097\">&#8220;Jika Oman menghalangi, kami akan mengajar mereka habis-habisan,&#8221; kata Trump saat diwawancara Fox News, Senin (17\/8), sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa (18\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1099\" data-end=\"1312\">Persoalan muncul karena pembicaraan mengenai jalur pelayaran Hormuz dilakukan Oman dan Iran tanpa melibatkan AS. Sementara itu, Trump disebut berupaya memperoleh pengaruh dalam pengaturan jalur strategis tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1314\" data-end=\"1574\">Selat Hormuz sebelumnya ditutup Iran setelah AS dan sekutunya melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari. Dalam pembicaraan bilateral, Oman dan Iran membahas kemungkinan penetapan rute yang memungkinkan kapal melintasi kawasan tersebut dengan aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1576\" data-end=\"1727\">Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada awal Agustus menyatakan pembahasan mengenai masa depan jalur pelayaran Hormuz telah mendekati tahap akhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1729\" data-end=\"1877\">&#8220;Negosiasi berada di jalur menuju finalisasi dan sedang memasuki tahap akhir,&#8221; demikian laporan media pemerintah Iran, Mehr News, mengutip Araghchi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1879\" data-end=\"2142\">Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei juga menegaskan bahwa pengaturan baru Selat Hormuz tidak akan sekadar mengembalikan kondisi sebelum perang. Menurut dia, rute yang nantinya digunakan akan ditentukan melalui kesepakatan antara Iran dan Oman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2144\" data-end=\"2254\">&#8220;Dalam keadaan apa pun Selat Hormuz tidak akan kembali ke situasi sebelum perang,&#8221; kata dia pada awal Agustus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2256\" data-end=\"2520\">Baghaei mengatakan Iran dan Oman memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan maritim serta memastikan navigasi kapal tetap aman. Ia juga merujuk pada poin kelima nota kesepahaman (<em data-start=\"2447\" data-end=\"2476\">Memorandum of Understanding<\/em>\/MoU) Iran-AS yang ditandatangani pada Juni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2522\" data-end=\"2792\">Dalam poin tersebut, pengelolaan Selat Hormuz pada masa mendatang disebut dilakukan Iran dengan berkonsultasi bersama Oman dan negara-negara di kawasan. Menurut Baghaei, jalur utara Hormuz sempat aman dilalui kapal selama 22 atau 23 hari pertama pelaksanaan kesepakatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2794\" data-end=\"2994\">&#8220;Namun, sebelum periode 30 hari berakhir, yang tadinya direncanakan untuk memulihkan lalu lintas maritim ke kondisi sebelum perang, terjadi tindakan agresi terhadap Iran,&#8221; kata dia, dikutip Mehr News.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2996\" data-end=\"3240\">Baghaei menegaskan pembicaraan antara Teheran dan Muscat berlangsung secara bilateral tanpa melibatkan pihak ketiga. Iran, kata dia, ingin memastikan jalur tersebut tidak digunakan oleh negara yang dianggap telah melakukan agresi terhadap Iran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3242\" data-end=\"3367\">&#8220;Kita harus memastikan Selat Hormuz tak bisa disalahgunakan pihak-pihak yang sudah melakukan agresi terhadap Iran,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3369\" data-end=\"3672\">Perselisihan mengenai pengelolaan Hormuz berlangsung bersamaan dengan upaya penyelesaian konflik AS-Iran. Kondisi tersebut membuat posisi Oman menjadi penting karena negara itu berada di tengah pembicaraan mengenai keamanan dan kelancaran pelayaran di salah satu jalur strategis kawasan Timur Tengah. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3674\" data-end=\"3716\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perundingan Iran dan Oman mengenai masa depan Selat Hormuz memicu tekanan baru dari Donald Trump yang mengancam Oman jika dinilai menghambat kepentingan AS. MUSCAT &#8211; Ketegangan terkait masa depan Selat Hormuz kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam Oman apabila negara itu dinilai menghambat kesepakatan Washington dengan Iran. Ancaman tersebut muncul di &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":201765,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[15084,9642,4250,6796,35195,25097,51807,7612,48923,17985,18057,47705,23145,10005,17781,15308,12245,5723],"class_list":["post-201763","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-abbas-araghchi","tag-amerika-serikat","tag-as","tag-donald-trump","tag-esmail-baghaei","tag-fox-news","tag-hubungan-iran-oman","tag-iran","tag-jalur-pelayaran-hormuz","tag-keamanan-maritim","tag-konflik-iran","tag-mehr-news","tag-muscat","tag-oman","tag-perang-iran","tag-selat-hormuz","tag-teheran","tag-timur-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201763","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201763"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201763\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201767,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201763\/revisions\/201767"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201765"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201763"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201763"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201763"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}