{"id":201912,"date":"2026-08-19T08:47:07","date_gmt":"2026-08-19T00:47:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201912"},"modified":"2026-08-19T08:48:16","modified_gmt":"2026-08-19T00:48:16","slug":"warga-argentina-tercekik-utang-kredit-digital-jadi-sorotan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-argentina-tercekik-utang-kredit-digital-jadi-sorotan\/","title":{"rendered":"Warga Argentina Tercekik Utang, Kredit Digital Jadi Sorotan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"56\" data-end=\"421\"><em>Sebanyak 21 juta warga Argentina tercatat memiliki utang, sementara 5,8 juta lainnya menunggak lebih dari 90 hari di tengah kebijakan efisiensi pemerintahan Javier Milei.<\/em><\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"56\" data-end=\"421\"><strong data-start=\"56\" data-end=\"74\">BUENOS AIRES &#8211;<\/strong> Kebijakan efisiensi pemerintahan Presiden Argentina Javier Milei yang menekan inflasi kini dibayangi persoalan lain: meningkatnya beban utang rumah tangga. Data Bank Sentral Argentina menunjukkan sekitar 21 juta dari 46 juta penduduk memiliki utang dalam berbagai bentuk, sementara 5,8 juta orang tercatat menunggak pembayaran lebih dari 90 hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"423\" data-end=\"756\">Kondisi tersebut mencerminkan tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat meski pemerintah Milei berhasil menurunkan inflasi. Pendapatan yang stagnan, biaya kebutuhan hidup yang meningkat, serta pemangkasan subsidi transportasi, gas, obat-obatan, dan kebutuhan pokok membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kewajiban finansial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"758\" data-end=\"1005\">Salah satu warga, Andrea, 32 tahun, mengaku terpaksa berutang setelah kehilangan pekerjaan di toko alat tulis dan mencoba membuka usaha <em data-start=\"894\" data-end=\"904\">catering<\/em>. Pinjaman yang digunakan untuk membeli oven justru berkembang menjadi beban yang sulit dikendalikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1007\" data-end=\"1249\">&#8220;Saya menunggak bayar tagihan, dan dalam beberapa bulan utang itu membengkak hingga terlalu besar untuk dilunasi. Jumlahnya melonjak dari satu juta peso menjadi lima juta,&#8221; ujar Andrea sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Selasa, (18\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1251\" data-end=\"1417\">Menurut laporan tersebut, tunggakan utang masyarakat Argentina meningkat tiga kali lipat dalam setahun dan menjadi yang tertinggi dalam dua dekade kepemimpinan Milei.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1419\" data-end=\"1685\">Tekanan tersebut juga terlihat dari pengalaman Claudia Debaste, ibu tunggal berusia 40 tahun yang bekerja dengan penghasilan rendah. Ia menanggung biaya utilitas, transportasi, kebutuhan pokok, serta obat-obatan dan mulai menunggak pembayaran sejak empat bulan lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1687\" data-end=\"1770\">&#8220;Saya tidur dan bangun dengan memikirkan bagaimana cara melunasinya,&#8221; ujar Debaste.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1772\" data-end=\"1980\">Ia kini berupaya menjadwalkan ulang pembayaran utangnya. Periode pelunasan yang lebih panjang, ditambah tagihan yang terus membengkak sementara upah tidak meningkat, memperbesar tekanan keuangan rumah tangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1982\" data-end=\"2205\">Presiden Banco Provincia di Buenos Aires, Juan Cuattromo, menolak pandangan bahwa masyarakat sepenuhnya bertanggung jawab atas kondisi tersebut. Menurut dia, persoalan utang berkaitan dengan situasi ekonomi yang lebih luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2207\" data-end=\"2396\">Ia menegaskan tunggakan utang tersebut bukan akibat dari keputusan individu, melainkan dampak dari &#8220;konteks makroekonomi yang memperburuk pendapatan, lapangan kerja, dan aktivitas ekonomi.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2398\" data-end=\"2560\">Data Center for Argentine Political Economy menunjukkan pinjaman pribadi dan kartu kredit menyumbang lebih dari 70 persen total pinjaman yang mengalami tunggakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2562\" data-end=\"2898\">Di sisi lain, akses kredit melalui dompet digital turut menjadi perhatian. Salah satunya Mercado Pago, layanan pembayaran digital milik perusahaan perdagangan elektronik Mercado Libre. Layanan tersebut disebut menawarkan akses kredit kepada pengguna, termasuk remaja berusia 13 tahun, dengan iming-iming mendapatkan &#8220;uang tunai instan.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2900\" data-end=\"3139\">Tingginya bunga pinjaman kemudian dinilai berpotensi memperburuk persoalan utang. Gabriel Solano, pemimpin Partai Pekerja (<em data-start=\"3023\" data-end=\"3039\">Workers&#8217; Party<\/em>), bahkan menggugat secara pidana CEO Mercado Libre, Marcos Galperin, atas tuduhan praktik rentenir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3141\" data-end=\"3251\">&#8220;Total biaya keuangan efektif (dari pinjaman Mercado Pago) mencapai 1.375 persen,&#8221; tulis Solano di platform X.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3253\" data-end=\"3452\">Di tengah kondisi tersebut, kebijakan efisiensi Milei menghadapi tantangan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan masyarakat tidak semakin terbebani biaya hidup dan kewajiban utang. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3454\" data-end=\"3496\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebanyak 21 juta warga Argentina tercatat memiliki utang, sementara 5,8 juta lainnya menunggak lebih dari 90 hari di tengah kebijakan efisiensi pemerintahan Javier Milei. BUENOS AIRES &#8211; Kebijakan efisiensi pemerintahan Presiden Argentina Javier Milei yang menekan inflasi kini dibayangi persoalan lain: meningkatnya beban utang rumah tangga. Data Bank Sentral Argentina menunjukkan sekitar 21 juta dari &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":201913,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[52007,43822,52004,52014,52005,43573,52013,52010,17570,52006,52015,52012,52011,52009,52003,52008],"class_list":["post-201912","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-bank-sentral-argentina","tag-buenos-aires","tag-ekonomi-argentina","tag-gabriel-solano","tag-inflasi-argentina","tag-javier-milei","tag-juan-cuattromo","tag-kartu-kredit","tag-kebijakan-efisiensi","tag-krisis-biaya-hidup","tag-marcos-galperin","tag-mercado-libre","tag-mercado-pago","tag-pinjaman-pribadi","tag-utang-argentina","tag-utang-warga"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201912","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201912"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201912\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201915,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201912\/revisions\/201915"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201912"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201912"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201912"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}