{"id":201923,"date":"2026-08-19T20:19:16","date_gmt":"2026-08-19T12:19:16","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=201923"},"modified":"2026-08-19T20:19:16","modified_gmt":"2026-08-19T12:19:16","slug":"nelayan-bontang-hilang-lima-hari-jenazah-diduga-ditemukan-di-pantai-kutim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/nelayan-bontang-hilang-lima-hari-jenazah-diduga-ditemukan-di-pantai-kutim\/","title":{"rendered":"Nelayan Bontang Hilang Lima Hari, Jenazah Diduga Ditemukan di Pantai Kutim"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Jenazah yang ditemukan dua keponakan korban di Pantai Teluk Prancis, Sangatta Selatan, diduga merupakan J (59), nelayan asal Bontang yang dilaporkan tenggelam sejak 13 Agustus 2026.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI TIMUR &#8211;<\/strong> Sesosok jenazah yang diduga merupakan nelayan asal Kota Bontang berinisial J (59) ditemukan di Pantai Teluk Prancis, Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Selasa (18\/08\/2026) sekitar pukul 12.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA). J sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Bontang pada Kamis (13\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenazah ditemukan oleh dua keponakan J yang melakukan pencarian dengan menyisir kawasan Pantai Teluk Prancis. Saat menyusuri pinggir pantai, keduanya menemukan sesosok jenazah tergeletak di pesisir dan kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bontang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim Basarnas Bontang bersama personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Pos Kenyamukan kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta Selatan serta Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor (Polres) Kutim yang turut menuju lokasi mendapati jenazah telah lebih dahulu dievakuasi oleh tim Basarnas dan TNI AL.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasatpolairud) Polres Kutim Herianto, mewakili Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutim Aryansyah, mengatakan personelnya bersama jajaran terkait segera melakukan pengecekan setelah menerima informasi penemuan jenazah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Setelah menerima informasi, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun, saat petugas tiba, jenazah telah lebih dahulu dievakuasi oleh Basarnas Bontang bersama personel TNI AL Pos Kenyamukan,&#8221; kata Herianto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Herianto, jenazah selanjutnya dibawa ke Bontang untuk diserahkan kepada pihak keluarga guna menjalani proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski berdasarkan keterangan saksi jenazah diduga kuat merupakan J, identitas korban masih memerlukan proses identifikasi lebih lanjut untuk memastikan secara resmi kesesuaiannya dengan nelayan yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Bontang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Herianto juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan maupun kawasan pantai agar mengutamakan keselamatan serta mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melaut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut maupun di sekitar pantai agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai, serta tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca dan gelombang tidak memungkinkan,&#8221; pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jenazah yang ditemukan dua keponakan korban di Pantai Teluk Prancis, Sangatta Selatan, diduga merupakan J (59), nelayan asal Bontang yang dilaporkan tenggelam sejak 13 Agustus 2026. KUTAI TIMUR &#8211; Sesosok jenazah yang diduga merupakan nelayan asal Kota Bontang berinisial J (59) ditemukan di Pantai Teluk Prancis, Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":77,"featured_media":201924,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,26,480],"tags":[42165,52147,1743,52149,33316,15801,846,1699,52145,52146,52144,14246,14244,775,33554,20952,52148],"class_list":["post-201923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur","tag-aryansyah","tag-basarnas-bontang","tag-bontang","tag-herianto","tag-jenazah-ditemukan","tag-kecelakaan-laut","tag-kutai-timur","tag-kutim","tag-nelayan-bontang","tag-nelayan-tenggelam","tag-pantai-teluk-prancis","tag-pencarian-nelayan","tag-penemuan-jenazah","tag-polres-kutim","tag-sangatta-selatan","tag-satpolairud-polres-kutim","tag-tni-al-pos-kenyamukan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/77"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201923"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202001,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201923\/revisions\/202001"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/201924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}