{"id":202192,"date":"2026-08-20T21:15:15","date_gmt":"2026-08-20T13:15:15","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=202192"},"modified":"2026-08-20T21:26:50","modified_gmt":"2026-08-20T13:26:50","slug":"satu-hektare-lahan-terbakar-di-teluk-batang-api-berpotensi-meluas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/satu-hektare-lahan-terbakar-di-teluk-batang-api-berpotensi-meluas\/","title":{"rendered":"Satu Hektare Lahan Terbakar di Teluk Batang, Api Berpotensi Meluas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kebakaran sekitar satu hektare lahan semak dan kebun karet di Desa Banyu Abang terdeteksi melalui aplikasi Lancang Kuning, sementara penanganan terkendala sumber air terbatas dan angin kencang.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KAYONG UTARA<\/strong> &#8211; Kebakaran lahan sekitar satu hektare di Dusun Tunas Harapan Makmur, Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara (KKU), berpotensi meluas akibat keterbatasan sumber air dan angin kencang, Kamis (20\/08\/2026). Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Teluk Batang bersama masyarakat melakukan penanganan awal setelah titik panas atau hotspot terdeteksi melalui aplikasi Lancang Kuning.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengecekan lapangan atau ground check dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB. Personel Polsek Teluk Batang bersama warga mendatangi titik yang terpantau untuk memastikan kondisi sekaligus mencegah api meluas ke area di sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil pengecekan menemukan kebakaran melanda area semak, vegetasi pakis, serta kebun karet milik warga. Luas lahan terdampak diperkirakan sekitar satu hektare yang terbakar pada sejumlah titik dan masih berpotensi meluas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) KKU Adi Prabowo menegaskan setiap informasi mengenai titik panas harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan sebagai bagian dari deteksi dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami terus mendorong personel untuk melakukan deteksi dini dan bergerak cepat setiap ada informasi titik panas. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih dalam kondisi cuaca yang panas dan berangin,\u201d tegas Kapolres, sebagaimana diberitakan Polres Kayong Utara, Kamis (20\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upaya penanganan di lokasi menghadapi kendala keterbatasan sumber air serta kondisi angin yang cukup kencang. Situasi tersebut menjadi perhatian karena dapat mempercepat perambatan api apabila tidak segera dikendalikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Personel kemudian melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa, masyarakat, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) di bawah naungan Yayasan Palung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KKU, serta Komando Rayon Militer (Koramil) untuk pemantauan dan penanganan lanjutan. Kepanjangan LPHD sebagai Lembaga Pengelola Hutan Desa juga digunakan Yayasan Palung dalam kegiatan pengelolaan hutan desa di KKU.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepolisian Resor (Polres) KKU mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kondisi yang dapat memicu kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penanganan awal berlangsung aman dan terkendali, sementara perkembangan kondisi lahan terus dipantau bersama pihak terkait. Kewaspadaan dan respons cepat masyarakat diharapkan dapat mencegah kebakaran meluas, terutama ketika kondisi cuaca panas, angin kencang, dan ketersediaan air menjadi kendala dalam pemadaman. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebakaran sekitar satu hektare lahan semak dan kebun karet di Desa Banyu Abang terdeteksi melalui aplikasi Lancang Kuning, sementara penanganan terkendala sumber air terbatas dan angin kencang. KAYONG UTARA &#8211; Kebakaran lahan sekitar satu hektare di Dusun Tunas Harapan Makmur, Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara (KKU), berpotensi meluas akibat keterbatasan sumber &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":202194,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,29],"tags":[45202,45195,34281,14181,52453,52454,4861,41565,9886,20126,49803,52457,208,40911,18960,52455,5324,52456],"class_list":["post-202192","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kayong-utara-sukadana-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-adi-prabowo","tag-aplikasi-lancang-kuning","tag-bpbd-kayong-utara","tag-desa-banyu-abang","tag-dusun-tunas-harapan-makmur","tag-hotspot-kayong-utara","tag-kalimantan-barat","tag-karhutla-kayong-utara","tag-kayong-utara","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kebakaran-lahan-kayong-utara","tag-kebun-karet-terbakar","tag-kku","tag-lphd","tag-polres-kayong-utara","tag-polsek-teluk-batang","tag-teluk-batang","tag-yayasan-palung"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202192","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202192"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202192\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202208,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202192\/revisions\/202208"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202194"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202192"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202192"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}