{"id":202332,"date":"2026-08-21T13:30:56","date_gmt":"2026-08-21T05:30:56","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=202332"},"modified":"2026-08-21T13:31:31","modified_gmt":"2026-08-21T05:31:31","slug":"ben-gvir-klaim-fasilitas-eksekusi-palestina-segera-dibangun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ben-gvir-klaim-fasilitas-eksekusi-palestina-segera-dibangun\/","title":{"rendered":"Ben-Gvir Klaim Fasilitas Eksekusi Palestina Segera Dibangun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"237\" data-end=\"598\"><em>Pembangunan fasilitas eksekusi yang dipamerkan Itamar Ben-Gvir kembali memicu sorotan terhadap kebijakan hukuman mati Israel yang secara khusus menyasar warga Palestina.<\/em><\/p>\n<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"237\" data-end=\"598\"><strong data-start=\"237\" data-end=\"252\">YERUSALEM &#8211;<\/strong> Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memamerkan pembangunan fasilitas eksekusi yang disebut akan digunakan untuk menghukum mati warga Palestina yang dinyatakan bersalah atas pelanggaran terorisme. Proyek tersebut mencuat setelah Israel mengesahkan aturan hukuman mati yang penerapannya dinilai secara khusus menyasar warga Palestina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"600\" data-end=\"893\">Ben-Gvir memperlihatkan pembangunan fasilitas itu melalui sejumlah video yang diunggah ke media sosial. Dalam rekaman tersebut, ia tampak menunjuk fondasi bangunan yang tengah dikerjakan dan menyebut lokasi itu nantinya menjadi tempat para terpidana yang disebutnya sebagai teroris dieksekusi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"895\" data-end=\"1269\">Sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Jumat, (21\/08\/2026), fasilitas tersebut dilengkapi rencana ruang khusus bagi keluarga korban untuk menyaksikan proses eksekusi. Lokasi pembangunan tidak disebutkan secara terbuka, tetapi foto yang dimuat media Israel memperlihatkan alat berat dan pekerjaan konstruksi di kawasan berpagar yang dilaporkan berada di dekat sebuah penjara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1271\" data-end=\"1397\">&#8220;Saya berjanji akan memperburuk kondisi para teroris di penjara, kami telah melakukannya,&#8221; kata Ben-Gvir dalam video tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1399\" data-end=\"1576\">&#8220;Saya berjanji akan mengesahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Teroris, kami telah melakukannya. Dan sekarang hukuman mati serta fasilitas tiang gantungan juga mulai dibangun.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1578\" data-end=\"1918\">Kebijakan tersebut mendapat sorotan karena aturan baru yang disahkan pada awal 2026 mewajibkan pengadilan militer menjatuhkan hukuman mati sebagai hukuman bagi warga Palestina yang dinyatakan melakukan terorisme. Pengecualian dapat diberikan apabila pengadilan menilai terdapat keadaan khusus yang memungkinkan hukuman penjara seumur hidup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1920\" data-end=\"2145\">Dalam praktiknya, ketentuan tersebut tidak berlaku dengan cara yang sama terhadap warga Israel keturunan Yahudi. Aturan hanya berkaitan dengan pembunuhan yang dilakukan dengan &#8220;niat untuk menyangkal keberadaan negara Israel&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2147\" data-end=\"2340\">Ben-Gvir merupakan salah satu tokoh utama yang mendorong pemberlakuan aturan hukuman mati tersebut. Sikap dan pernyataannya selama ini juga kerap memicu kontroversi serta kecaman internasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2342\" data-end=\"2588\">Pada Mei, Ben-Gvir bahkan merayakan ulang tahunnya yang ke-50 dengan kue yang dihiasi gambar jerat algojo. Dalam beberapa bulan terakhir, ia juga dikenai sanksi oleh Prancis dan Irlandia, menyusul sanksi Inggris terhadapnya pada tahun sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2590\" data-end=\"2734\">Pernyataan Ben-Gvir mengenai warga Gaza juga kembali menuai kecaman beberapa hari sebelum ia memamerkan pembangunan fasilitas eksekusi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2736\" data-end=\"2835\">&#8220;Saya pikir kita seharusnya melakukan 30 hingga 40 pembunuhan terarah setiap malam,&#8221; kata Ben-Gvir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2837\" data-end=\"2972\">&#8220;Bukan hanya mereka yang menimbulkan ancaman langsung. Ada orang-orang di sana yang tidak layak hidup &#8230; Mereka bahkan bukan manusia.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2974\" data-end=\"3336\">Pernyataan itu mendapat kecaman dari sejumlah pejabat Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menteri Luar Negeri Prancis Jean-No\u00ebl Barrot menyebutnya &#8220;tidak dapat diterima dan tidak manusiawi&#8221;, sedangkan Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan sangat mengecam &#8220;seruan tidak manusiawi yang disampaikan Menteri Ben-Gvir, yang melanggar hukum internasional&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3338\" data-end=\"3692\">Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ant\u00f3nio Guterres juga mengecam pernyataan tersebut dengan menyebutnya &#8220;mengerikan&#8221;, &#8220;keterlaluan&#8221;, &#8220;mendehumanisasi&#8221;, dan &#8220;berbahaya&#8221;. Perkembangan pembangunan fasilitas eksekusi itu kini kembali menempatkan kebijakan hukuman mati Israel terhadap warga Palestina dalam sorotan internasional. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3694\" data-end=\"3736\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembangunan fasilitas eksekusi yang dipamerkan Itamar Ben-Gvir kembali memicu sorotan terhadap kebijakan hukuman mati Israel yang secara khusus menyasar warga Palestina. YERUSALEM &#8211; Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memamerkan pembangunan fasilitas eksekusi yang disebut akan digunakan untuk menghukum mati warga Palestina yang dinyatakan bersalah atas pelanggaran terorisme. Proyek tersebut mencuat setelah Israel mengesahkan aturan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":202333,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[16488,52662,2594,16680,6239,2496,20247,24612,20803,52664,7444,3130,52663,5723],"class_list":["post-202332","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-antonio-guterres","tag-fasilitas-eksekusi","tag-gaza","tag-hukum-internasional","tag-hukuman-mati","tag-israel","tag-itamar-ben-gvir","tag-kebijakan-israel","tag-konflik-israel-palestina","tag-menteri-keamanan-nasional-israel","tag-palestina","tag-pbb","tag-tiang-gantung","tag-timur-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202332","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202332"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202332\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202334,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202332\/revisions\/202334"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202333"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202332"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202332"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202332"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}