{"id":202428,"date":"2026-08-22T13:00:17","date_gmt":"2026-08-22T05:00:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=202428"},"modified":"2026-08-22T13:06:53","modified_gmt":"2026-08-22T05:06:53","slug":"karhutla-melanda-beringin-hsu-petugas-berjibaku-hingga-api-terlokalisasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/karhutla-melanda-beringin-hsu-petugas-berjibaku-hingga-api-terlokalisasi\/","title":{"rendered":"Karhutla Melanda Beringin HSU, Petugas Berjibaku hingga Api Terlokalisasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Tim gabungan memadamkan karhutla di Desa Beringin, HSU, selama sembilan jam hingga titik api berhasil dilokalisasi, sementara warga diminta mencegah munculnya kebakaran baru.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>HULU SUNGAI UTARA &#8211;<\/strong> Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Beringin, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, berhasil dilokalisasi setelah tim gabungan melakukan pemadaman selama sekitar sembilan jam pada Jumat (21\/8\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Operasi penanganan tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Manggala Agni, pemadam kebakaran (Damkar), dan relawan. Upaya dilakukan setelah titik api yang membesar sejak sore mengancam kawasan lahan kering di wilayah tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Bupati HSU Sahrujani turut berada di lokasi dan membantu proses pemadaman dengan memegang selang air. Kehadiran pimpinan daerah itu dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus mendukung petugas yang bekerja di tengah kondisi kebakaran.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Aksi ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk hadir langsung mengatasi bencana kebakaran lahan,&#8221; kata Sahrujani, sebagaimana diberitakan Antara, Sabtu (22\/8\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Lamanya proses pemadaman menunjukkan besarnya tantangan yang dihadapi petugas di lapangan. Tim gabungan harus berjibaku selama sembilan jam hingga api dapat dilokalisasi dan potensi penyebarannya dikendalikan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Setelah api berhasil ditangani, Pemkab HSU meminta masyarakat tetap mewaspadai kemungkinan munculnya titik api baru. Warga juga diingatkan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan sebagai langkah pencegahan agar karhutla tidak kembali meluas.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Penanganan di Desa Beringin sekaligus menjadi bagian dari upaya daerah memperkuat respons terhadap ancaman karhutla yang tengah terjadi di Kalimantan Selatan. Keterlibatan berbagai unsur di lapangan diharapkan dapat mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus menekan risiko dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim gabungan memadamkan karhutla di Desa Beringin, HSU, selama sembilan jam hingga titik api berhasil dilokalisasi, sementara warga diminta mencegah munculnya kebakaran baru. HULU SUNGAI UTARA &#8211; Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Beringin, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, berhasil dilokalisasi setelah tim gabungan melakukan pemadaman selama sekitar sembilan jam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":202429,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2301,2276],"tags":[18090,3388,48730,189,20126,1530,21820,1671,26000,22762,22759],"class_list":["post-202428","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kabupaten-hulu-sungai-utara-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-bpbd-hsu","tag-damkar","tag-desa-beringin","tag-karhutla","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kebakaran-lahan","tag-kecamatan-banjang","tag-manggala-agni","tag-pemadaman-karhutla","tag-pemkab-hsu","tag-sahrujani"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202428","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202428"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202428\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202430,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202428\/revisions\/202430"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202429"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}