{"id":202535,"date":"2026-08-22T23:26:56","date_gmt":"2026-08-22T15:26:56","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=202535"},"modified":"2026-08-22T23:26:56","modified_gmt":"2026-08-22T15:26:56","slug":"karhutla-memburuk-palangka-raya-usulkan-tambahan-anggaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/karhutla-memburuk-palangka-raya-usulkan-tambahan-anggaran\/","title":{"rendered":"Karhutla Memburuk, Palangka Raya Usulkan Tambahan Anggaran"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Di tengah kebijakan efisiensi, Pemkot Palangka Raya mengusulkan tambahan anggaran karena dana APBD murni dinilai belum mencukupi kebutuhan penanganan karhutla hingga memasuki musim hujan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> &#8211; Kebijakan efisiensi anggaran dinilai tidak boleh mengurangi kesiapsiagaan Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengusulkan tambahan anggaran kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya karena dana yang tersedia dinilai belum mencukupi kebutuhan penanganan kebakaran hingga memasuki musim hujan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fairid mengatakan kondisi karhutla di wilayah Kota Palangka Raya saat ini sudah cukup parah. Sementara itu, anggaran yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni dinilai belum mampu menopang seluruh kebutuhan penanganan, terutama kegiatan pemadaman dan kesiapsiagaan personel di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Fairid, pemerintah daerah harus tetap memiliki ruang fiskal untuk menghadapi kemungkinan kebakaran yang berlangsung dalam waktu lebih panjang. Ketersediaan anggaran dinilai penting agar operasi pemadaman tidak terganggu meskipun Pemkot Palangka Raya tengah menjalankan efisiensi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBagaimana pun kita harus siap. Jadi masih ada celah-celah lain kalau memang diperlukan soal anggaran,\u201d ujar Fairid, sebagaimana dilansir Media Center Palangka Raya, Jumat, (21\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fairid menilai efisiensi anggaran tidak dapat menjadi alasan untuk mengurangi kesiapan menghadapi bencana. Penanganan karhutla merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah sehingga kebutuhan personel, operasional, dan sarana pemadaman harus tetap diperhitungkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemkot Palangka Raya karena itu akan mencari ruang anggaran yang masih memungkinkan untuk digunakan dalam memperkuat penanganan karhutla. Tambahan anggaran tersebut selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Kota Palangka Raya melalui mekanisme penganggaran yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski telah menyampaikan kebutuhan tambahan dana, Fairid belum menyebutkan nominal yang akan diusulkan. Besaran anggaran akan ditentukan setelah kebutuhan penanganan dihitung dan dibahas bersama DPRD Kota Palangka Raya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBesaran anggarannya nanti kita lihat dan kita bahas bersama. Yang memutuskan tentu DPRD,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tambahan anggaran diharapkan dapat memastikan operasi penanganan karhutla tetap berjalan sekaligus menjaga kesiapan personel dan sarana pendukung apabila kebakaran terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Pemkot Palangka Raya berharap langkah tersebut dapat memperkuat respons kebencanaan hingga kondisi cuaca beralih memasuki musim hujan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah kebijakan efisiensi, Pemkot Palangka Raya mengusulkan tambahan anggaran karena dana APBD murni dinilai belum mencukupi kebutuhan penanganan karhutla hingga memasuki musim hujan. PALANGKA RAYA &#8211; Kebijakan efisiensi anggaran dinilai tidak boleh mengurangi kesiapsiagaan Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengusulkan tambahan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":202537,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2259,2264],"tags":[50023,52955,39946,9375,22824,6051,38242,20126,12951,3561,26000,15897,46094,52954],"class_list":["post-202535","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah","tag-anggaran-karhutla","tag-apbd-palangka-raya","tag-dprd-kota-palangka-raya","tag-efisiensi-anggaran","tag-fairid-naparin","tag-kalimantan-tengah","tag-karhutla-palangka-raya","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kesiapsiagaan-bencana","tag-palangka-raya","tag-pemadaman-karhutla","tag-pemkot-palangka-raya","tag-penanganan-karhutla","tag-tambahan-anggaran"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202535"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202535\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202539,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202535\/revisions\/202539"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202537"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}