{"id":202661,"date":"2026-08-23T22:34:40","date_gmt":"2026-08-23T14:34:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=202661"},"modified":"2026-08-23T22:36:33","modified_gmt":"2026-08-23T14:36:33","slug":"karhutla-muncul-di-lima-desa-ella-hilir-minim-air-hambat-pemadaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/karhutla-muncul-di-lima-desa-ella-hilir-minim-air-hambat-pemadaman\/","title":{"rendered":"Karhutla Muncul di Lima Desa Ella Hilir, Minim Air Hambat Pemadaman"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Personel Polsek Ella Hilir menangani titik api di lima desa dengan menghadapi medan berbukit, akses jalan tanah, keterbatasan peralatan, dan minimnya sumber air.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MELAWI<\/strong> &#8211; Medan berbukit, akses jalan tanah, keterbatasan peralatan, dan minimnya sumber air menjadi kendala utama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terdeteksi di lima desa di Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (22\/08\/2026). Meski lokasi kebakaran berada cukup jauh dari permukiman, petugas tetap berupaya mencegah api meluas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Ella Hilir, Kepolisian Resor (Polres) Melawi, Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar melakukan pengecekan lapangan atau ground check setelah sejumlah titik api terpantau di wilayah hukumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Titik-titik tersebut tersebar di Desa Natai Compa, khususnya Dusun Nanga Nawak, Desa Sungai Mentoba, Desa Nanga Ella Hilir, Desa Kerangan Kora, serta Desa Lengkong Nyadom.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setibanya di lokasi, personel memeriksa kondisi lahan yang terbakar sekaligus melakukan upaya pemadaman dengan peralatan yang tersedia. Hasil pengecekan menunjukkan kawasan terdampak berada relatif jauh dari permukiman warga sehingga belum dilaporkan mengancam rumah penduduk secara langsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, penanganan karhutla tidak berlangsung mudah. Sebagian titik hanya dapat dicapai melalui medan berbukit dan jalan tanah, sementara ketersediaan alat pemadam masih terbatas. Sumber air yang minim di sekitar lokasi turut menyulitkan petugas untuk mempercepat proses pemadaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tengah keterbatasan tersebut, personel Polsek Ella Hilir tetap melakukan upaya pengendalian api sekaligus mendatangi masyarakat di sekitar kawasan rawan untuk menyampaikan imbauan pencegahan, sebagaimana diberitakan Polres Melawi, Sabtu, (22\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masyarakat diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar karena kondisi cuaca dan vegetasi yang kering dapat mempercepat penyebaran api. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan di lingkungan sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ella Hilir melalui personelnya mengingatkan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat, khususnya dengan menghindari aktivitas pembakaran terbuka di kawasan yang mudah terbakar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polsek Ella Hilir juga akan terus memantau titik-titik rawan karhutla dan mengedepankan langkah pencegahan serta edukasi kepada masyarakat. Pemantauan berkelanjutan diperlukan agar titik api dapat ditangani sejak dini sebelum berkembang menjadi kebakaran lebih luas dan mengancam keselamatan warga maupun lingkungan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Personel Polsek Ella Hilir menangani titik api di lima desa dengan menghadapi medan berbukit, akses jalan tanah, keterbatasan peralatan, dan minimnya sumber air. MELAWI &#8211; Medan berbukit, akses jalan tanah, keterbatasan peralatan, dan minimnya sumber air menjadi kendala utama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terdeteksi di lima desa di Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":202671,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,2282],"tags":[53203,53204,53202,53199,53201,5148,41315,183,4861,47281,20126,1530,250,53200,26000,25694,2953,3980,51103,48523],"class_list":["post-202661","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-melawi-nanga-pinoh-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-desa-kerangan-kora","tag-desa-lengkong-nyadom","tag-desa-nanga-ella-hilir","tag-desa-natai-compa","tag-desa-sungai-mentoba","tag-ella-hilir","tag-ground-check","tag-kalbar","tag-kalimantan-barat","tag-karhutla-melawi","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kebakaran-lahan","tag-melawi","tag-nanga-nawak","tag-pemadaman-karhutla","tag-pencegahan-karhutla","tag-polda-kalbar","tag-polres-melawi","tag-polsek-ella-hilir","tag-titik-api-melawi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202661"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202661\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202677,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202661\/revisions\/202677"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}