{"id":2027,"date":"2014-06-07T11:00:44","date_gmt":"2014-06-07T03:00:44","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=2027"},"modified":"2022-10-16T20:51:56","modified_gmt":"2022-10-16T12:51:56","slug":"motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/","title":{"rendered":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian &#8216;Anak Punk&#8217;"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">SAMPIT &#8211; Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \u201cAnak Punk\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \u201cAnak Punk\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut tersangka, munculnya rasa cemburu lantaran korban kerap mengeluarkan kata-kata mesra kepada kekasihnya. Dan, rasa cemburu itu semakin membuat kesal karena korban berutang kepadanya yang hingga kini belum dibayar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Motif itu terungkap dalam ekspos pengungkapan kedua tersangka pembunuhan yakni Hendra selaku eksekutor dan Agus yang membantu membuang jenazah korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSebenarnya, korban dengan tersangka saling kenal, malah memiliki hubungan pertemanan\u201d ungkap Kapolres Kotim AKBP Himawan Bayu Aji didampingi Kasatreskrim AKP Win Widyanto, Kamis (5\/6).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Himawan menyebutkan bahwa kasus itu adalah pembunuhan berencana. Tersangka sebelum membunuh sudah berencana terlebih dahulu bagaimana cara \u00a0mengeksekusi korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dijelaskannya, kronologis itu bermula saat tersangka mengajak korban minum minuman keras (miras) di kediamannya. Setelah itu, korban diajak tersangka berkeliling sebelum akhirnya tiba di lokasi pembunuhan. Di sanalah\u00a0 awalnya tersangka berdalih ingin menagih utang, kemudian menyerang korban menggunakan pisau dapur yang sudah dibawanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban ditusuk di bagian belakang kepala sehingga terdapat 3 luka tusukan, kemudian dipukuli bagian wajahnya. Korban sempat melakukan perlawanan sehingga mengalami luka tusuk di telapak tangan. Usai menghabisi nyawa korban, Hendra menjemput Agus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat di TKP, keduanya membuang jasad korban ke dalam parit, kemudian berupaya menenggelamkannya dengan ditindih bongkahan kayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi yang pertama kami tangkap adalah Agus, kemudian Hendra. Tersangka utamanya adalah Hendra, sedangkan tersangka kedua itu perannya membantu membuang jasad korban,\u201d jelas Himawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari lokasi penangkapan diamankan sejumlah barang bukti seperti pisau dapur yang digunakan tersangka melaksanakan aksi membunuh korban, serta ponsel milik kedua tersangka yang digunakan untuk komunikasi membuang jenazah korban. Selain itu turut diamankan barang bukti lain berupa Yamaha Vega R tanpa plat nomor, sepeda motor milik Agus dan milik korban, serta bongkahan kayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Agus menyebut korban adalah orang yang mudah bergaul dan dikenal baik. \u201cSaya tidak tahu waktu diajak dia (Hendra) ke lingkar utara. Pas sampai di sana baru saya tahu ada mayat (korban). Saya sempat kaget, kemudian diajak membantu membuangnya,\u201d dalih dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hukuman berat menanti tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pasalnya, polisi membidik tersangka Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 tentang pembunuhan, yang ancamannya adalah hukuman mati, atau kurungan seumur hidup, dan bisa juga pidana penjara paling lama 20 tahun. [] RedHP\/HrTab<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMPIT &#8211; Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \u201cAnak Punk\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \u201cAnak Punk\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2028,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2259,2266],"tags":[],"class_list":["post-2027","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"SAMPIT - Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \u201cAnak Punk\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \u201cAnak Punk\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang. Menurut tersangka, munculnya rasa cemburu lantaran korban kerap mengeluarkan kata-kata\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"main-administrator\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Motif Cinta Dibalik Pembantaian \u2018Anak Punk\u2019 - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"SAMPIT - Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \u201cAnak Punk\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \u201cAnak Punk\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang. Menurut tersangka, munculnya rasa cemburu lantaran korban kerap mengeluarkan kata-kata\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-06-07T03:00:44+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-16T12:51:56+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Motif Cinta Dibalik Pembantaian \u2018Anak Punk\u2019 - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"SAMPIT - Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \u201cAnak Punk\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \u201cAnak Punk\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang. Menurut tersangka, munculnya rasa cemburu lantaran korban kerap mengeluarkan kata-kata\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#blogposting\",\"name\":\"Motif Cinta Dibalik Pembantaian \\u2018Anak Punk\\u2019 - Berita Borneo\",\"headline\":\"Motif Cinta Dibalik Pembantaian &#8216;Anak Punk&#8217;\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":2028},\"datePublished\":\"2014-06-07T11:00:44+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-16T20:51:56+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Hotnews, Kalimantan Tengah, Kotawaringin Timur\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-tengah\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Tengah\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-tengah\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Tengah\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-tengah\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-tengah\\\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\\\/#listItem\",\"name\":\"Kotawaringin Timur\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-tengah\\\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kotawaringin Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-tengah\\\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#listItem\",\"name\":\"Motif Cinta Dibalik Pembantaian &#8216;Anak Punk&#8217;\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-tengah\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Tengah\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Motif Cinta Dibalik Pembantaian &#8216;Anak Punk&#8217;\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-tengah\\\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\\\/#listItem\",\"name\":\"Kotawaringin Timur\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/\",\"name\":\"main-administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"main-administrator\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/\",\"name\":\"Motif Cinta Dibalik Pembantaian \\u2018Anak Punk\\u2019 - Berita Borneo\",\"description\":\"SAMPIT - Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \\u201cAnak Punk\\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \\u201cAnak Punk\\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang. Menurut tersangka, munculnya rasa cemburu lantaran korban kerap mengeluarkan kata-kata\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":2028,\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#mainImage\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2014-06-07T11:00:44+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-16T20:51:56+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian \u2018Anak Punk\u2019 - Berita Borneo","description":"SAMPIT - Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \u201cAnak Punk\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \u201cAnak Punk\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang. Menurut tersangka, munculnya rasa cemburu lantaran korban kerap mengeluarkan kata-kata","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#blogposting","name":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian \u2018Anak Punk\u2019 - Berita Borneo","headline":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian &#8216;Anak Punk&#8217;","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":2028},"datePublished":"2014-06-07T11:00:44+08:00","dateModified":"2022-10-16T20:51:56+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#webpage"},"articleSection":"Hotnews, Kalimantan Tengah, Kotawaringin Timur"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/#listItem","name":"Kalimantan Tengah"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Tengah","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\/#listItem","name":"Kotawaringin Timur"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\/#listItem","position":3,"name":"Kotawaringin Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#listItem","name":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian &#8216;Anak Punk&#8217;"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/#listItem","name":"Kalimantan Tengah"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#listItem","position":4,"name":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian &#8216;Anak Punk&#8217;","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\/#listItem","name":"Kotawaringin Timur"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/","name":"main-administrator","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"main-administrator"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/","name":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian \u2018Anak Punk\u2019 - Berita Borneo","description":"SAMPIT - Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \u201cAnak Punk\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \u201cAnak Punk\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang. Menurut tersangka, munculnya rasa cemburu lantaran korban kerap mengeluarkan kata-kata","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":2028,"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#mainImage"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/#mainImage"},"datePublished":"2014-06-07T11:00:44+08:00","dateModified":"2022-10-16T20:51:56+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian \u2018Anak Punk\u2019 - Berita Borneo","og:description":"SAMPIT - Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \u201cAnak Punk\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \u201cAnak Punk\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang. Menurut tersangka, munculnya rasa cemburu lantaran korban kerap mengeluarkan kata-kata","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2014-06-07T03:00:44+00:00","article:modified_time":"2022-10-16T12:51:56+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian \u2018Anak Punk\u2019 - Berita Borneo","twitter:description":"SAMPIT - Polisi berhasil menangkap 2 aktor pembunuhan \u201cAnak Punk\u201d di Sampit, Kotim. Tersangka ternyata 2 orang dan masih rekan korban sendiri. Hendra (24) warga MB Ketapang, Sampit, tersangka pembunuhan Mat Rasad si \u201cAnak Punk\u201d mengaku aksi nekatnya itu dipicu persoalan asmara dan utang piutang. Menurut tersangka, munculnya rasa cemburu lantaran korban kerap mengeluarkan kata-kata","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"2027","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2023-06-28 21:25:52","updated":"2025-06-04 05:05:35","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/\" title=\"Kalimantan Tengah\">Kalimantan Tengah<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\/\" title=\"Kotawaringin Timur\">Kotawaringin Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tMotif Cinta Dibalik Pembantaian \u2018Anak Punk\u2019\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Tengah","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/"},{"label":"Kotawaringin Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-tengah\/kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah\/"},{"label":"Motif Cinta Dibalik Pembantaian &#8216;Anak Punk&#8217;","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/motif-cinta-dibalik-pembantaian-anak-punk\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2027","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2027"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2027\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22963,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2027\/revisions\/22963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}