{"id":202769,"date":"2026-08-24T18:44:34","date_gmt":"2026-08-24T10:44:34","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=202769"},"modified":"2026-08-24T18:44:34","modified_gmt":"2026-08-24T10:44:34","slug":"lahan-terbakar-di-kayong-utara-petugas-tempuh-jalur-sulit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lahan-terbakar-di-kayong-utara-petugas-tempuh-jalur-sulit\/","title":{"rendered":"Lahan Terbakar di Kayong Utara, Petugas Tempuh Jalur Sulit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Titik panas yang terdeteksi SIPONGI membawa petugas gabungan ke lahan terbakar sekitar tiga hektare di Desa Kemboja, dengan akses menuju lokasi yang harus ditempuh menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KAYONG UTARA<\/strong> &#8211; Kebakaran lahan seluas sekitar tiga hektare terjadi di Desa Kemboja, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (23\/08\/2026). Petugas gabungan harus menggunakan sepeda motor dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki untuk mencapai lokasi karena keterbatasan akses.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebakaran diketahui setelah titik panas terdeteksi sekitar pukul 01.34 WIB melalui Sistem Informasi Peringatan dan Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SIPONGI). Sistem tersebut digunakan untuk mendukung pemantauan dan deteksi dini kebakaran hutan dan lahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Maya Karimata bersama Manggala Agni dan masyarakat Desa Kemboja bergerak menuju titik yang terdeteksi untuk melakukan pengecekan lapangan dan penanganan kebakaran, sebagaimana dilansir Kepolisian Resor (Polres) KKU, Minggu, (23\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim yang dipimpin Hendri Novian itu turut melibatkan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Sunardi, personel Manggala Agni Edi Gunawan dan Jemmy Nopriansyah, serta warga setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah mencapai lokasi, petugas menemukan lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar dalam kondisi terbakar. Medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan karena kendaraan tidak dapat digunakan hingga ke titik api.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas gabungan kemudian melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke area yang lebih luas. Berdasarkan hasil pengecekan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pulau Maya Karimata melalui personel di lapangan menegaskan, respons cepat terhadap titik panas dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain melakukan penanganan di lokasi, Bhabinkamtibmas mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diberikan pemahaman mengenai ketentuan hukum dan sanksi yang dapat dikenakan terhadap pelaku pembakaran hutan maupun lahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keterlibatan aparat, Manggala Agni, dan masyarakat dalam deteksi dini serta penanganan titik api diharapkan dapat menekan risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat muncul titik panas di wilayah yang sulit dijangkau. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Titik panas yang terdeteksi SIPONGI membawa petugas gabungan ke lahan terbakar sekitar tiga hektare di Desa Kemboja, dengan akses menuju lokasi yang harus ditempuh menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki. KAYONG UTARA &#8211; Kebakaran lahan seluas sekitar tiga hektare terjadi di Desa Kemboja, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (23\/08\/2026). &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":202772,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,29],"tags":[45199,53343,183,4861,189,9886,49499,1530,208,1671,19657,18960,53342,53341,41316,16352,35033],"class_list":["post-202769","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kayong-utara-sukadana-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-desa-kemboja","tag-hendri-novian","tag-kalbar","tag-kalimantan-barat","tag-karhutla","tag-kayong-utara","tag-kebakaran-kayong-utara","tag-kebakaran-lahan","tag-kku","tag-manggala-agni","tag-pemadaman-kebakaran","tag-polres-kayong-utara","tag-polsek-pulau-maya-karimata","tag-pulau-maya","tag-sipongi","tag-sunardi","tag-titik-panas"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202769"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202774,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202769\/revisions\/202774"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202772"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}