{"id":202821,"date":"2026-08-24T21:11:36","date_gmt":"2026-08-24T13:11:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=202821"},"modified":"2026-08-24T21:13:56","modified_gmt":"2026-08-24T13:13:56","slug":"bontang-perkuat-pajak-digital-untuk-cegah-kebocoran-pad","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bontang-perkuat-pajak-digital-untuk-cegah-kebocoran-pad\/","title":{"rendered":"Bontang Perkuat Pajak Digital untuk Cegah Kebocoran PAD"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemkot Bontang memperkuat pembayaran pajak digital dan menyiapkan pemanfaatan tujuh videotron sebagai sumber penerimaan baru untuk meningkatkan PAD tanpa menambah beban masyarakat<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BONTANG<\/strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memperkuat digitalisasi pemungutan pajak dan transaksi nontunai untuk menekan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dibarengi perluasan sumber pendapatan, termasuk rencana pemanfaatan tujuh videotron milik daerah sebagai ruang iklan komersial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Strategi penguatan PAD itu dibahas dalam Gebyar Pajak Daerah Tahun 2026 dan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Senin (24\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan dibuka Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Agus Haris mewakili Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bontang Akhmad Suharto, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Rafidah, serta pimpinan perangkat daerah penghasil retribusi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemkot Bontang menempatkan digitalisasi sebagai instrumen untuk memastikan penerimaan pajak tercatat dan langsung masuk ke kas daerah. Kebijakan tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pj Sekda Bontang Akhmad Suharto menilai transaksi tunai memiliki risiko yang perlu ditekan melalui sistem pembayaran digital dan nontunai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPembayaran secara tunai memiliki potensi kebocoran. Melalui digitalisasi, penerimaan daerah dapat langsung masuk ke kas daerah secara transparan, mudah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,\u201d tegasnya memberikan jaminan keamanan kepada wajib pajak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain memperkuat sistem pembayaran, Pemkot Bontang juga berupaya memperluas sumber PAD tanpa menambah beban masyarakat. Salah satu langkah yang disiapkan ialah mengoptimalkan tujuh videotron di jalan protokol untuk menayangkan iklan komersial dari partai politik, organisasi masyarakat (ormas), maupun pelaku usaha lokal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya optimalisasi aset daerah agar dapat menghasilkan penerimaan tambahan sekaligus memperkuat ruang fiskal Pemkot Bontang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam forum tersebut, Bapenda Bontang menghadirkan Analis Fungsi Implementasi Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Hendro Prasetyo Nugroho dan Pimpinan Bank Kaltimtara Cabang Bontang Arie Herlambang sebagai narasumber FGD.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rekomendasi dari FGD diharapkan dapat menjadi dasar bagi Bapenda Bontang untuk memperluas basis pajak, memperkuat sistem pemungutan, dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak tanpa menciptakan tekanan baru bagi masyarakat, sebagaimana diberitakan Ppid Setda, Senin, (24\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Agus Haris, Pemkot Bontang menegaskan bahwa pajak daerah harus dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSetiap rupiah pajak yang dibayarkan pada akhirnya harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, maupun pelayanan dasar lainnya,\u201d ujar Agus Haris menyampaikan visi pembangunan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gebyar Pajak juga dijadikan sarana memberikan apresiasi kepada wajib pajak sekaligus membangun kesadaran masyarakat mengenai peran pajak dalam pembiayaan pembangunan daerah. Momentum tersebut bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia (RI).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemkot Bontang berharap penguatan digitalisasi, optimalisasi aset, dan peningkatan kepatuhan wajib pajak dapat memperbesar PAD secara berkelanjutan. Langkah itu diharapkan memberi ruang fiskal lebih kuat untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, mengendalikan kecepatan, memastikan kendaraan dalam kondisi layak, dan mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap kali berada di jalan,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkot Bontang memperkuat pembayaran pajak digital dan menyiapkan pemanfaatan tujuh videotron sebagai sumber penerimaan baru untuk meningkatkan PAD tanpa menambah beban masyarakat. BONTANG &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memperkuat digitalisasi pemungutan pajak dan transaksi nontunai untuk menekan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dibarengi perluasan sumber pendapatan, termasuk rencana pemanfaatan tujuh videotron milik &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":202823,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,17,26],"tags":[20367,25332,18843,53394,15001,1743,30125,53393,53397,17410,53398,36305,53392,53396,7071,12967,53395],"class_list":["post-202821","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-agus-haris","tag-akhmad-suharto","tag-bank-kaltimtara","tag-bapenda-bontang","tag-bi-kaltim","tag-bontang","tag-digitalisasi-pajak","tag-gebyar-pajak-2026","tag-kebocoran-pad","tag-neni-moerniaeni","tag-optimalisasi-aset-daerah","tag-pad-bontang","tag-pajak-daerah-bontang","tag-pajak-nontunai","tag-pemkot-bontang","tag-pendapatan-asli-daerah","tag-videotron-bontang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202821","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202821"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202821\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202830,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202821\/revisions\/202830"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}