{"id":202842,"date":"2026-08-24T21:36:44","date_gmt":"2026-08-24T13:36:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=202842"},"modified":"2026-08-24T21:36:44","modified_gmt":"2026-08-24T13:36:44","slug":"kemnaker-jadikan-20-perusahaan-proyek-percontohan-produktivitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kemnaker-jadikan-20-perusahaan-proyek-percontohan-produktivitas\/","title":{"rendered":"Kemnaker Jadikan 20 Perusahaan Proyek Percontohan Produktivitas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kemnaker melibatkan spesialis, instruktur, dan peserta pemagangan nasional untuk membenahi sistem serta proses kerja 20 perusahaan sekaligus membangun model peningkatan produktivitas yang dapat diterapkan lebih luas.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA <\/strong>&#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan 20 perusahaan dari sektor manufaktur, pelayanan kesehatan, dan perhotelan sebagai proyek percontohan peningkatan produktivitas berbasis perusahaan pada September hingga November 2026. Program tersebut diarahkan untuk menghasilkan model perbaikan sistem dan proses kerja yang dapat diterapkan lebih luas di dunia usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendampingan akan melibatkan sedikitnya 25 spesialis produktivitas terlatih, 20 instruktur, serta 20 peserta pemagangan nasional. Mereka akan terlibat dalam proses pengukuran, identifikasi persoalan hingga penerapan perbaikan produktivitas sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan peningkatan produktivitas tidak cukup hanya mengandalkan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Perusahaan juga perlu memperbaiki tata kelola, teknologi, budaya kerja, dan keseluruhan proses produksi maupun pelayanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKompetensi tenaga kerja harus terhubung dengan produktivitas perusahaan. Ketika kompetensi meningkat, proses kerja membaik, teknologi dimanfaatkan secara optimal, dan budaya continuous improvement tumbuh, maka daya saing perusahaan dan perekonomian nasional juga akan meningkat,\u201d ujar Yassierli melalui siaran pers Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kemnaker, sebagaimana dilansir Kemnaker, Minggu, (23\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program tersebut menggunakan pendekatan company-based productivity improvement atau peningkatan produktivitas berbasis perusahaan. Tahap awal dilakukan melalui pengukuran baseline dan diagnosis produktivitas untuk mengetahui kondisi awal serta persoalan yang memengaruhi kinerja masing-masing perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil diagnosis selanjutnya digunakan untuk mengidentifikasi akar persoalan dan menyusun rencana peningkatan produktivitas. Tahapan berikutnya meliputi penerapan perbaikan serta pemantauan dan evaluasi untuk mengukur dampak intervensi terhadap kinerja perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuk intervensi tidak diseragamkan, melainkan disesuaikan dengan kondisi setiap perusahaan. Perbaikan dapat mencakup peningkatan efisiensi proses kerja, kualitas layanan, pengurangan pemborosan, tata kelola tempat kerja, optimalisasi sumber daya manusia (SDM), digitalisasi proses, serta peningkatan mutu produksi dan pelayanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menjadi program peningkatan produktivitas perusahaan, Kemnaker menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang pembelajaran bagi peserta pemagangan nasional. Para peserta akan memperoleh pengalaman langsung dengan mengikuti proses identifikasi persoalan hingga penerapan langkah perbaikan bersama instruktur dan spesialis produktivitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPeserta magang perlu memahami sejak awal bahwa bekerja bukan sekadar menyelesaikan tugas. Mereka juga harus belajar bagaimana suatu pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih baik, lebih efisien, lebih berkualitas, dan memberikan nilai tambah yang lebih tinggi,\u201d ujar Yassierli.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Yassierli, kemampuan memahami produktivitas sejak memasuki dunia kerja penting karena perusahaan menghadapi perubahan teknologi dan dinamika pasar tenaga kerja yang semakin cepat. Produktivitas, kata dia, tidak hanya menjadi indikator kinerja perusahaan, tetapi juga perlu berkembang menjadi bagian dari budaya kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program percontohan tersebut juga dikaitkan dengan upaya memperkuat daya saing ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. Kemnaker berharap pengalaman dari 20 perusahaan peserta dapat menghasilkan pola pendampingan yang sistematis, terukur, dan terintegrasi sehingga dapat direplikasi pada lebih banyak perusahaan dan sektor usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui pendekatan tersebut, peningkatan keterampilan tenaga kerja diharapkan tidak berhenti pada kompetensi individu, tetapi berujung pada perbaikan proses, peningkatan kualitas produk dan layanan, efisiensi perusahaan, serta penciptaan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemnaker melibatkan spesialis, instruktur, dan peserta pemagangan nasional untuk membenahi sistem serta proses kerja 20 perusahaan sekaligus membangun model peningkatan produktivitas yang dapat diterapkan lebih luas. JAKARTA &#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan 20 perusahaan dari sektor manufaktur, pelayanan kesehatan, dan perhotelan sebagai proyek percontohan peningkatan produktivitas berbasis perusahaan pada September hingga November 2026. Program tersebut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":202849,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,9295,35],"tags":[53447,53448,16420,53449,21497,4589,19287,15037,53446,19286,25414,1702,25706,53450,3643,21348,32732,37876,3207,25710,15470],"class_list":["post-202842","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-daya-saing-perusahaan","tag-digitalisasi-perusahaan","tag-dunia-kerja","tag-efisiensi-kerja","tag-indonesia-emas-2045","tag-jakarta","tag-kementerian-ketenagakerjaan","tag-kemnaker","tag-manufaktur","tag-menaker","tag-menteri-ketenagakerjaan","tag-pelayanan-kesehatan","tag-pemagangan-nasional","tag-peningkatan-produktivitas","tag-perhotelan","tag-peserta-magang","tag-produktivitas-perusahaan","tag-produktivitas-tenaga-kerja","tag-sdm","tag-sumber-daya-manusia","tag-yassierli"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202842","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=202842"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202842\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202850,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/202842\/revisions\/202850"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=202842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=202842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=202842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}