{"id":203029,"date":"2026-08-25T23:28:59","date_gmt":"2026-08-25T15:28:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=203029"},"modified":"2026-08-26T01:33:36","modified_gmt":"2026-08-25T17:33:36","slug":"asap-karhutla-indonesia-mengancam-singapura-pantau-udara-ketat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/asap-karhutla-indonesia-mengancam-singapura-pantau-udara-ketat\/","title":{"rendered":"Asap Karhutla Indonesia Mengancam, Singapura Pantau Udara Ketat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Singapura memperketat pemantauan kualitas udara setelah PSI mencapai 91 dan aktivitas titik panas serta kepulan asap meningkat di Kalimantan dan Sumatra.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SINGAPURA<\/strong> &#8211; Pemerintah Singapura meningkatkan pemantauan kualitas udara setelah Indeks Standar Polutan (Pollutant Standards Index\/PSI) mencapai 91 pada Senin (24\/08\/2026), bersamaan dengan meningkatnya aktivitas titik panas dan kepulan asap yang terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Kalimantan dan Sumatra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada pukul 14.00 waktu setempat, PSI 24 jam di Singapura berada pada kisaran 68-91. Sementara itu, konsentrasi Partikulat Materi 2,5 (Particulate Matter 2,5\/PM2,5) dalam pengukuran satu jam tercatat antara 33 mikrogram per meter kubik hingga 65 mikrogram per meter kubik, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Senin, (24\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Badan Lingkungan Nasional Singapura (National Environment Agency\/NEA) menyatakan terus mencermati perkembangan kualitas udara setelah aktivitas titik panas dan kabut asap meningkat selama akhir pekan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan pemantauan NEA, titik panas dan gumpalan asap terdeteksi terutama di Kalimantan dan Sumatra Selatan. Sejumlah kepulan asap juga terpantau di Riau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi tersebut menjadi perhatian karena arah angin dapat membawa asap lintas batas menuju Singapura. NEA memperkirakan cuaca kering masih berlangsung sepanjang pekan sehingga potensi kabut asap tetap perlu diwaspadai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan angin yang bertiup dominan dari selatan atau tenggara, mungkin akan terjadi periode kabut asap sesekali yang memengaruhi Singapura,&#8221; demikian pernyataan NEA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">NEA menyatakan akan mengeluarkan peringatan apabila kondisi kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta terus memantau informasi resmi mengenai kualitas udara melalui situs NEA, layanan informasi kabut asap, dan aplikasi myENV.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga turut diimbau menyesuaikan aktivitas di luar ruangan berdasarkan tingkat PM2,5, terutama apabila konsentrasi partikel pencemar mengalami peningkatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam klasifikasi PSI Singapura, angka 0-50 menunjukkan kualitas udara baik, 51-100 berada pada kategori sedang, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, sedangkan nilai di atas 300 dikategorikan berbahaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PM2,5 merupakan partikel pencemar berukuran sangat kecil, yakni berdiameter 2,5 mikrometer atau kurang. Partikel tersebut dapat berupa debu, jelaga, asap, kotoran, maupun tetesan cairan dan dapat bertahan cukup lama di udara karena ukurannya yang sangat kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kekhawatiran terhadap kabut asap lintas batas juga muncul setelah titik panas disertai kepulan asap terdeteksi di Sumatra bagian tengah dan selatan serta sejumlah wilayah Kalimantan. Kondisi serupa mulai berdampak pada Malaysia, dengan sejumlah wilayah mencatat tingkat pencemaran udara tinggi pada Minggu (23\/08\/2026) dan Senin (24\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Singapura selama ini termasuk negara yang berpotensi terdampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia apabila intensitas kebakaran meningkat dan arah angin membawa asap melintasi kawasan regional. Pemantauan titik panas, pergerakan asap, dan kualitas udara menjadi penting untuk menentukan langkah perlindungan kesehatan masyarakat dalam beberapa hari ke depan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Singapura memperketat pemantauan kualitas udara setelah PSI mencapai 91 dan aktivitas titik panas serta kepulan asap meningkat di Kalimantan dan Sumatra. SINGAPURA &#8211; Pemerintah Singapura meningkatkan pemantauan kualitas udara setelah Indeks Standar Polutan (Pollutant Standards Index\/PSI) mencapai 91 pada Senin (24\/08\/2026), bersamaan dengan meningkatnya aktivitas titik panas dan kepulan asap yang terdeteksi di sejumlah wilayah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":203031,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[29449,53677,53671,53114,53670,8198,53116,53115,53678,53667,245,53676,53669,52773,53675,53668,5056,8507,53674,53672,53673],"class_list":["post-203029","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-29449","tag-asap-karhutla-indonesia","tag-hotspot-indonesia","tag-kabut-asap-lintas-batas","tag-kabut-asap-singapura","tag-kalimantan","tag-karhutla-indonesia","tag-kebakaran-hutan-indonesia","tag-kualitas-udara-asia-tenggara","tag-kualitas-udara-singapura","tag-malaysia","tag-national-environment-agency","tag-nea-singapura","tag-pm2","tag-polusi-udara-singapura","tag-psi-singapura","tag-riau","tag-singapura","tag-sumatra-selatan","tag-titik-panas-kalimantan","tag-titik-panas-sumatra"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203029","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203029"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203029\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203038,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203029\/revisions\/203038"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203029"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203029"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203029"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}