{"id":203395,"date":"2026-08-27T21:03:35","date_gmt":"2026-08-27T13:03:35","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=203395"},"modified":"2026-08-27T21:03:35","modified_gmt":"2026-08-27T13:03:35","slug":"iran-sebut-as-penghambat-normalisasi-selat-hormuz","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/iran-sebut-as-penghambat-normalisasi-selat-hormuz\/","title":{"rendered":"Iran Sebut AS Penghambat Normalisasi Selat Hormuz"},"content":{"rendered":"<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3871\" data-end=\"4053\"><em>Iran menegaskan Selat Hormuz belum akan dibuka kembali secara normal sebelum Amerika Serikat memenuhi persyaratan Teheran dan kembali pada kerangka kesepakatan yang telah disepakati.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>TEHERAN &#8211;<\/strong> Iran menegaskan pengaturan lalu lintas di Selat Hormuz belum akan dinormalisasi sebelum Amerika Serikat (AS) memenuhi persyaratan yang ditetapkan Teheran. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut jalur strategis tersebut berada dalam kendali Iran dan membuka kembali aksesnya bergantung pada pelaksanaan Nota Kesepahaman (<em>Memorandum of Understanding<\/em>\/MoU) yang telah disepakati.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Juru bicara IRGC Hossein Mohebbi mengatakan tidak ada kapal perang AS yang saat ini berada di dalam Teluk Persia. Ia menyebut seluruh kapal perang telah menjauh dari kawasan Selat Hormuz.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Selat Hormuz berada di tangan kami, dan saat ini tidak ada kapal militer musuh yang berada di dalam Teluk Persia,&#8221; tambahnya, sebagaimana dilansir Press TV, Kamis (27\/08\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menurut Mohebbi, kapal perang tersebut telah mundur setidaknya 400 kilometer dari kawasan selat. Ia juga menegaskan Iran memiliki kendali terhadap akses pelayaran di jalur tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dari sisi pengamanan wilayah, Mohebbi menyatakan &#8220;tidak ada kapal yang mampu melintasi jalur air ini tanpa izin dan pengaturan Iran.&#8221;<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pernyataan tersebut disampaikan ketika Iran tengah membahas mekanisme lalu lintas maritim dengan Oman. Negosiasi kedua negara telah berlangsung selama sekitar satu bulan untuk mengatur pembagian wilayah perairan serta mekanisme pengelolaan lalu lintas kapal di kawasan Selat Hormuz.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Mohebbi mengatakan Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai batas wilayah perairan masing-masing dan pembagian pendapatan yang berasal dari aktivitas pelayaran. Ia juga menyebut perairan di dekat pantai Oman berada dalam pengendalian bersama kedua negara.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Namun, menurut Mohebbi, kesepakatan dengan Oman belum cukup untuk membuka kembali lalu lintas secara normal. Iran menilai keterlibatan AS menjadi salah satu faktor yang menghambat proses tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Amerika Serikat menciptakan hambatan dalam proses ini, yang telah menyebabkan penundaan,&#8221; cetusnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Iran kemudian mengaitkan pembukaan kembali Selat Hormuz dengan penghentian campur tangan AS serta kembalinya Washington pada kerangka MoU yang sebelumnya disepakati.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Mohebbi menyatakan Teheran siap membuka kembali jalur tersebut apabila Washington memenuhi ketentuan yang diminta Iran.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Oleh karena itu, Amerika Serikat harus menerima syarat-syarat kami,&#8221; kata juru bicara IRGC tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Jika AS tidak menerima syarat-syarat kami, Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali dalam keadaan apa pun,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Selat Hormuz memiliki posisi strategis bagi perdagangan energi dunia karena menjadi jalur penghubung antara Teluk Persia dan perairan internasional. Karena itu, pembatasan lalu lintas di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran dan distribusi energi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sikap Iran menunjukkan bahwa persoalan keamanan dan pengaturan pelayaran di Selat Hormuz kini tidak hanya berkaitan dengan hubungan Iran-AS, tetapi juga melibatkan pembicaraan bilateral Iran-Oman. Kelanjutan negosiasi dan respons Washington akan menjadi faktor penting dalam menentukan apakah lalu lintas di jalur tersebut dapat kembali berlangsung secara normal. []\n<p>Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Iran menegaskan Selat Hormuz belum akan dibuka kembali secara normal sebelum Amerika Serikat memenuhi persyaratan Teheran dan kembali pada kerangka kesepakatan yang telah disepakati. TEHERAN &#8211; Iran menegaskan pengaturan lalu lintas di Selat Hormuz belum akan dinormalisasi sebelum Amerika Serikat (AS) memenuhi persyaratan yang ditetapkan Teheran. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut jalur strategis &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":203396,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,4250,22548,16500,54308,7612,19160,15095,25117,17772,24336,18902,54354,10005,48829,15308,12245,21365],"class_list":["post-203395","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-as","tag-diplomasi-iran","tag-geopolitik-timur-tengah","tag-hossein-mohebbi","tag-iran","tag-iran-oman","tag-irgc","tag-jalur-energi","tag-konflik-iran-as","tag-korps-garda-revolusi-islam-iran","tag-minyak-dunia","tag-mou-iran","tag-oman","tag-pelayaran-selat-hormuz","tag-selat-hormuz","tag-teheran","tag-teluk-persia"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203395"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203395\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203397,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203395\/revisions\/203397"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}