{"id":203475,"date":"2026-08-27T19:56:55","date_gmt":"2026-08-27T11:56:55","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=203475"},"modified":"2026-08-28T02:22:21","modified_gmt":"2026-08-27T18:22:21","slug":"berau-bidik-investasi-pariwisata-hingga-agroindustri-di-aoe-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/berau-bidik-investasi-pariwisata-hingga-agroindustri-di-aoe-2026\/","title":{"rendered":"Berau Bidik Investasi Pariwisata hingga Agroindustri di AOE 2026"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemkab Berau memanfaatkan AOE 2026 untuk menawarkan peluang investasi di sektor pariwisata, agroindustri, ekonomi kreatif, perkebunan, dan pengolahan hasil perikanan sekaligus memperluas pasar produk UMKM.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>BERAU <\/b>&#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menjadikan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo (AOE) 2026 sebagai pintu memperluas investasi di sektor pariwisata, agroindustri, ekonomi kreatif, perkebunan, hingga pengolahan hasil perikanan. Langkah itu menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi ekonomi Kabupaten Berau (Berau) melalui pengembangan potensi daerah bernilai tambah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">AOE 2026 digelar di Hall 3-3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada 27-29 Agustus 2026. Ajang nasional tersebut mempertemukan pemerintah kabupaten dengan pelaku usaha dan calon investor sekaligus menjadi ruang promosi perdagangan, pariwisata, investasi, serta pengadaan barang dan jasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemkab Berau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau memanfaatkan pameran tersebut untuk menawarkan peluang investasi di Bumi Batiwakkal. Produk unggulan daerah serta potensi destinasi wisata turut diperkenalkan untuk memperluas pasar dan membangun jejaring kerja sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, sebagaimana dilansir Prokopim Berau, Kamis, (27\/08\/2026), menilai pertemuan berbagai daerah dan calon investor dalam AOE menjadi peluang bagi Berau untuk memperkenalkan keunggulan sekaligus menawarkan potensi investasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTentu ini peluang bagi daerah memasarkan berbagai produk unggulan UMKM dan juga membuka peluang investasi ke daerah,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sri Juniarsih mengatakan Pemkab Berau terbuka terhadap investor dan mitra strategis yang ingin berkolaborasi dalam pengembangan potensi daerah. Salah satu sektor yang menjadi perhatian ialah pariwisata seiring upaya Berau memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi di luar sektor ekstraktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Potensi pariwisata yang tersebar di berbagai kecamatan dinilai dapat dikembangkan bersama sektor pendukung lainnya, termasuk agroindustri dan ekonomi kreatif. Pemerintah daerah juga melihat peluang peningkatan nilai tambah pada komoditas perkebunan dan hasil perikanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelain juga pengembangan sektor komoditi perkebunan, hingga hasil perikanan yang diolah menjadi bernilai ekonoki tinggi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menarik investasi, keikutsertaan Berau dalam AOE 2026 dimanfaatkan untuk memperluas pasar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pengembangan produk unggulan lokal diharapkan tidak berhenti pada promosi, tetapi berlanjut pada kerja sama perdagangan dan investasi yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sri Juniarsih yang juga menjabat Koordinator Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) Apkasi menghadiri pembukaan AOE 2026 bersama para kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">AOE 2026 dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya pada Kamis (27\/08\/2026), didampingi Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri dan Ketua Umum (Ketum) Apkasi Bursah Zarnubi. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bima mengapresiasi penyelenggaraan AOE yang mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha. Menurutnya, pameran daerah diharapkan tidak berhenti pada promosi produk, tetapi menghasilkan tindak lanjut berupa investasi di daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMelalui kegiatan kaki harapkan berkelanjutan ke daerah, hadirnya investasi didaerah,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wamendagri juga mendorong pemerintah kabupaten memperkuat pelayanan dasar, ketahanan pangan dan energi, transformasi ekonomi berbasis potensi lokal, serta penanggulangan kemiskinan, tengkes atau stunting, dan pengangguran. Kolaborasi antardaerah melalui kerja sama regional turut dinilai penting untuk memperkuat perekonomian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah daerah juga didorong mengenali kekuatan ekonominya, menentukan produk unggulan, meningkatkan nilai tambah, serta mengubah potensi menjadi proyek investasi yang konkret. Belanja daerah yang produktif dan pembangunan rantai nilai antardaerah dinilai menjadi bagian penting agar manfaat investasi tidak berhenti pada angka realisasi, tetapi berdampak pada perekonomian masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui AOE 2026, Pemkab Berau berharap promosi potensi daerah dapat berujung pada masuknya investasi baru, berkembangnya UMKM, terbukanya pasar bagi produk lokal, serta menguatnya sektor pariwisata dan ekonomi produktif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi Berau ke depan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkab Berau memanfaatkan AOE 2026 untuk menawarkan peluang investasi di sektor pariwisata, agroindustri, ekonomi kreatif, perkebunan, dan pengolahan hasil perikanan sekaligus memperluas pasar produk UMKM. BERAU &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menjadikan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo (AOE) 2026 sebagai pintu memperluas investasi di sektor pariwisata, agroindustri, ekonomi kreatif, perkebunan, hingga pengolahan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":203498,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,17,26],"tags":[54545,54540,54541,54346,82,23029,13543,54547,54544,30377,54548,54542,51918,54543,27782,30375,15790,30677,54546,15789,14767,9772,23030],"class_list":["post-203475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-agroindustri-berau","tag-aoe-2026","tag-apkasi","tag-apkasi-otonomi-expo-2026","tag-berau","tag-bima-arya","tag-bupati-berau","tag-bursah-zarnubi","tag-dpmptsp-berau","tag-ekonomi-kreatif-berau","tag-ice-bsd","tag-investasi-berau","tag-investasi-kalimantan-timur","tag-investor-berau","tag-kabupaten-berau","tag-pariwisata-berau","tag-pemkab-berau","tag-perikanan-berau","tag-perkebunan-berau","tag-sri-juniarsih-mas","tag-tangerang","tag-umkm-berau","tag-wamendagri"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203475"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203475\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203500,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203475\/revisions\/203500"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}