{"id":203761,"date":"2026-08-28T23:09:40","date_gmt":"2026-08-28T15:09:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=203761"},"modified":"2026-08-28T23:09:40","modified_gmt":"2026-08-28T15:09:40","slug":"teriakan-pencuri-gagalkan-ancaman-penusukan-istri-di-nunukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/teriakan-pencuri-gagalkan-ancaman-penusukan-istri-di-nunukan\/","title":{"rendered":"Teriakan \u201cPencuri\u201d Gagalkan Ancaman Penusukan Istri di Nunukan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Seorang perempuan di Nunukan berteriak meminta pertolongan hingga warga berdatangan setelah suaminya diduga memukul, menginjak wajah, dan mengancamnya menggunakan badik di depan dua anak mereka.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN<\/strong> &#8211; Teriakan minta tolong seorang perempuan berinisial PT (43) memancing kedatangan warga dan menghentikan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, DS (47), di Jalan Pasar Baru, Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (12\/08\/2026) sore. DS sebelumnya diduga memukul, menginjak wajah, hingga mengancam korban menggunakan sebilah badik di depan dua putri mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa bermula ketika DS mendatangi PT dan meminta sejumlah uang. Setelah permintaannya ditolak, pria tersebut diduga tersulut emosi dan melakukan kekerasan terhadap istrinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">DS disebut memukul bagian dahi PT hingga memar. Ketika korban terjatuh, pelaku kemudian diduga menginjak wajahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PT berusaha mempertahankan diri dengan menggunakan kedua kaki untuk menahan tubuh suaminya. Situasi semakin berbahaya ketika DS mencabut sebilah badik dengan panjang bilah sekitar 10 sentimeter yang sebelumnya terselip di pinggang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Badik tersebut kemudian diarahkan ke bagian perut korban disertai ancaman penusukan. Dalam kondisi terdesak, PT berusaha menarik perhatian warga dengan berteriak keras.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPencuri! Pencuri!\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teriakan tersebut membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Kehadiran warga membuat DS meninggalkan tempat kejadian menggunakan sepeda motor. Kronologi peristiwa tersebut, sebagaimana diberitakan Satukaltara, Kamis, (27\/08\/2026), terjadi sekitar pukul 15.10 Waktu Indonesia Tengah (Wita).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah kejadian, PT diantar anaknya menuju Kepolisian Sektor (Polsek) Nunukan Kota untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Polisi mendapati adanya benjolan pada dahi korban akibat kekerasan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa itu disebut bukan kali pertama terjadi dalam rumah tangga PT dan DS. Persoalan kekerasan sebelumnya bahkan telah dua kali dimediasi, tetapi korban masih memilih memaafkan suaminya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kejadian terbaru membuat PT memilih menempuh jalur hukum. Selain dugaan penganiayaan, penggunaan badik dalam rangkaian peristiwa tersebut turut menjadi bagian dari penanganan perkara oleh kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi selanjutnya mengamankan DS dan menyita badik yang diduga digunakan untuk mengancam korban. Penanganan hukum terhadap perkara tersebut diharapkan memberikan perlindungan kepada korban sekaligus mencegah terulangnya kekerasan dalam rumah tangga. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang perempuan di Nunukan berteriak meminta pertolongan hingga warga berdatangan setelah suaminya diduga memukul, menginjak wajah, dan mengancamnya menggunakan badik di depan dua anak mereka. NUNUKAN &#8211; Teriakan minta tolong seorang perempuan berinisial PT (43) memancing kedatangan warga dan menghentikan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, DS (47), di Jalan Pasar Baru, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":203771,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,481,2248],"tags":[54986,39296,54987,2889,2491,54989,54984,16511,54990,21070,21111,2500,30219,54985,54988,54973,4566,25961],"class_list":["post-203761","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kasus","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-ancaman-badik","tag-ds","tag-jalan-pasar-baru-nunukan","tag-kalimantan-utara","tag-kaltara","tag-kasus-kdrt-kaltara","tag-kdrt-nunukan","tag-kekerasan-dalam-rumah-tangga","tag-kekerasan-di-depan-anak","tag-kekerasan-terhadap-perempuan","tag-kriminal-nunukan","tag-nunukan","tag-nunukan-timur","tag-penganiayaan-istri","tag-perempuan-diancam-badik","tag-polsek-nunukan-kota","tag-pt","tag-suami-aniaya-istri"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203761"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203761\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203773,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203761\/revisions\/203773"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}