{"id":203817,"date":"2026-08-29T14:14:04","date_gmt":"2026-08-29T06:14:04","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=203817"},"modified":"2026-08-29T14:16:17","modified_gmt":"2026-08-29T06:16:17","slug":"322-orang-ditangkap-45-jadi-tersangka-kerusuhan-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/322-orang-ditangkap-45-jadi-tersangka-kerusuhan-jakarta\/","title":{"rendered":"322 Orang Ditangkap, 45 Jadi Tersangka Kerusuhan Jakarta"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polisi menetapkan 45 tersangka dari 322 orang yang ditangkap setelah kerusuhan 27 Agustus dan mengelompokkannya berdasarkan enam dugaan peran.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA &#8211;<\/strong> Kepolisian menetapkan 45 tersangka dari 322 orang yang ditangkap setelah kerusuhan seusai aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR\/MPR pada Kamis (27\/8) malam. Para tersangka tersebut dikelompokkan dalam enam klaster berdasarkan dugaan peran masing-masing dalam kerusuhan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan penangkapan dilakukan setelah muncul aksi vandalisme, perusakan fasilitas umum, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sekitar lokasi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Ia menyebut kelompok yang diamankan muncul setelah aksi unjuk rasa berakhir dan sebagian besar massa meninggalkan lokasi. Polisi menduga kelompok tersebut kemudian menimbulkan gangguan Kamtibmas hingga melakukan penyerangan terhadap petugas.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Dari 322 orang yang diamankan, polisi menetapkan 45 orang sebagai tersangka. Mereka dipisahkan ke dalam enam klaster, yakni klaster anak, perusuh, perusakan fasilitas umum, pembawa senjata tajam, pembiaya kerusuhan, serta perekrut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Iman Imanuddin mengatakan kepolisian masih menghitung nilai kerusakan yang muncul akibat kerusuhan tersebut, baik kerugian materiil maupun imateriil.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami sedang melakukan penghitungan terhadap kerugian materiil dan imateriil yang dialami oleh masyarakat maupun fasilitas-fasilitas umum yang seyogianya masih bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat namun karena akibat adanya kerusuhan sehingga fungsi dari fasilitas umum tersebut terganggu,&#8221; ujarnya kepada wartawan, Sabtu (29\/8), sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Sabtu, (29\/08\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Menurut Iman, kerusuhan terkonsentrasi di kawasan Pejompongan dan Bendungan Hilir, Jakarta. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang kini menjadi perhatian kepolisian dalam penanganan perkara.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kemudian untuk wilayah, wilayah yang terjadi kerusuhan itu berada di satu titik di wilayah sekitaran Jalan Pejompongan, Bendungan Hilir,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Polda Metro Jaya sebelumnya menyatakan penangkapan dilakukan untuk menghentikan aksi perusakan serta mencegah gangguan keamanan setelah rangkaian unjuk rasa di Gedung DPR\/MPR berakhir.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami sedang melakukan penghitungan terhadap kerugian materiil dan imateriil yang dialami oleh masyarakat maupun fasilitas-fasilitas umum yang seyogianya masih bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat namun karena akibat adanya kerusuhan sehingga fungsi dari fasilitas umum tersebut terganggu,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Penanganan perkara kini berlanjut melalui pemeriksaan berdasarkan klaster dugaan peran para tersangka, sementara penghitungan kerusakan fasilitas umum masih dilakukan kepolisian untuk mengetahui dampak materiil dan imateriil akibat kerusuhan tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polisi menetapkan 45 tersangka dari 322 orang yang ditangkap setelah kerusuhan 27 Agustus dan mengelompokkannya berdasarkan enam dugaan peran. JAKARTA &#8211; Kepolisian menetapkan 45 tersangka dari 322 orang yang ditangkap setelah kerusuhan seusai aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR\/MPR pada Kamis (27\/8) malam. Para tersangka tersebut dikelompokkan dalam enam klaster berdasarkan dugaan peran masing-masing &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":203818,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,481,35],"tags":[55031,55030,55032,54793,54924,3312,55029,54926,54461,55033,9710],"class_list":["post-203817","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-kasus","category-berita-nasional","tag-322-orang-ditangkap","tag-45-tersangka","tag-bendungan-hilir","tag-demo-27-agustus","tag-gedung-dpr-mpr","tag-kamtibmas","tag-kerusuhan-27-agustus","tag-kerusuhan-jakarta","tag-pejompongan","tag-perusakan-fasilitas-umum","tag-polda-metro-jaya"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203817","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203817"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203817\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203819,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203817\/revisions\/203819"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203818"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203817"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203817"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203817"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}