{"id":203959,"date":"2026-08-30T20:49:59","date_gmt":"2026-08-30T12:49:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=203959"},"modified":"2026-08-30T20:58:43","modified_gmt":"2026-08-30T12:58:43","slug":"karhutla-ganggu-penerbangan-di-banjarbaru-satu-pesawat-gagal-mendarat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/karhutla-ganggu-penerbangan-di-banjarbaru-satu-pesawat-gagal-mendarat\/","title":{"rendered":"Karhutla Ganggu Penerbangan di Banjarbaru, Satu Pesawat Gagal Mendarat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kabut asap karhutla membatasi jarak pandang di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru hingga menyebabkan empat penerbangan mengalami keterlambatan dan satu penerbangan tidak dapat melakukan pendaratan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJARBARU<\/strong> &#8211; Terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu operasional Bandara Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (29\/08\/2026). Lima penerbangan terdampak, terdiri atas empat penerbangan yang mengalami keterlambatan atau delay dan satu penerbangan yang tidak dapat melakukan pendaratan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kabut asap dilaporkan menyelimuti landasan pacu (runway) sejak pagi hingga menjelang siang. Kondisi tersebut membuat aktivitas lepas landas dan pendaratan pesawat terganggu karena jarak pandang tidak memenuhi kebutuhan operasional penerbangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">General Manager (GM) Bandara Syamsudin Noor Stephanus Millyas Wardana mengatakan, lima penerbangan terdampak kondisi tersebut, sebagaimana diberitakan Kompas, Sabtu, (29\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dapat kami sampaikan bahwa pada Sabtu terdapat lima penerbangan terdampak kabut asap,&#8221; ujar Milyas kepada wartawan, Sabtu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Milyas, empat penerbangan mengalami delay di Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu penerbangan lainnya tidak dapat melakukan pendaratan akibat jarak pandang yang sangat terbatas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jarak pandang atau visibility di run way yang sangar terbatas tidak memungkinkan untuk dilakukan take of dan landing,&#8221; jelas Milyas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga menjelang siang, kondisi penerbangan mulai berangsur membaik. Dua penerbangan telah berhasil lepas landas, sementara satu penerbangan lainnya telah mendarat secara normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, kabut asap yang belum sepenuhnya hilang dari kawasan landasan membuat dua penerbangan lainnya masih harus menunggu hingga jarak pandang memungkinkan pesawat beroperasi dengan aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Untuk penerbangan lain yang terdampak saat ini masih menunggu kondisi jarak pandang membaik,&#8221; pungkas Milyas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gangguan penerbangan tersebut menunjukkan dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat melalui penurunan kualitas udara dan terganggunya aktivitas sehari-hari, tetapi juga merambah sektor transportasi udara. Normalisasi operasional Bandara Syamsudin Noor bergantung pada membaiknya jarak pandang di sekitar landasan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabut asap karhutla membatasi jarak pandang di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru hingga menyebabkan empat penerbangan mengalami keterlambatan dan satu penerbangan tidak dapat melakukan pendaratan. BANJARBARU &#8211; Terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu operasional Bandara Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (29\/08\/2026). Lima penerbangan terdampak, terdiri atas &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":203961,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2279,17,2276],"tags":[9986,55286,7846,52710,4336,1461,55287,9790,6790,189,33874,20126,53568,55285,42128],"class_list":["post-203959","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarbaru-provinsi-kalimantan-selatan","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-bandara-syamsudin-noor","tag-bandara-syamsudin-noor-banjarbaru","tag-banjarbaru","tag-gangguan-penerbangan","tag-jarak-pandang","tag-kabut-asap","tag-kabut-asap-kalsel","tag-kalimantan-selatan","tag-kalsel","tag-karhutla","tag-karhutla-kalsel","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-penerbangan-banjarbaru","tag-penerbangan-delay","tag-stephanus-millyas-wardana"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203959","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203959"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203959\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203973,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203959\/revisions\/203973"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/203961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203959"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203959"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203959"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}