{"id":204076,"date":"2026-08-31T11:33:29","date_gmt":"2026-08-31T03:33:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=204076"},"modified":"2026-08-31T11:34:41","modified_gmt":"2026-08-31T03:34:41","slug":"gus-kikin-pimpin-pbnu-ini-gagasan-besarnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gus-kikin-pimpin-pbnu-ini-gagasan-besarnya\/","title":{"rendered":"Gus Kikin Pimpin PBNU, Ini Gagasan Besarnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gus Kikin terpilih secara mufakat melalui AHWA setelah menjadi peraih suara terbanyak dalam bursa calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>JAWA TIMUR &#8211;<\/strong> KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026-2031 setelah terpilih secara mufakat melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (31\/8).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Gus Kikin menjadi calon dengan perolehan suara tertinggi dalam Sidang Pleno V sebelum proses pemilihan melalui AHWA. Ia memperoleh 472 suara dari muktamirin, mengungguli empat kandidat lainnya, yakni Zulfa Mustofa dengan 262 suara, Abdussalam Sochib 261 suara, Yahya Cholil Staquf 258 suara, dan Abdul Ghofar Rozin 155 suara.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Penetapan Gus Kikin diumumkan anggota AHWA, Anwar Iskandar, setelah sembilan kiai yang tergabung dalam majelis tersebut menggelar musyawarah tertutup. Rapat berlangsung di Ndalem Kasepuhan pada pukul 06.20 hingga 07.00 WIB dan diawali pembacaan Ummul Quran serta ditutup dengan doa yang dipimpin Anwar Manshur.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Setelah melakukan musyawarah dari lima calon yang diajukan, maka anggota AHWA secara mufakat untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketum PBNU masa khidmah 2026-2031,&#8221; kata Anwar, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin (31\/8).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Berita acara penetapan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU kemudian ditandatangani seluruh sembilan anggota AHWA. Mereka terdiri atas Nurul Huda Dazuli, Nuruzzahri Yahya, Baharuddin HS, Miftakhul Akhyar yang terpilih sebagai Rais Aam, Afifuddin Muhajir, Anwar Iskandar, Anwar Manshur, Said Aqil Siradj, dan Abun Bunyamin.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Terpilihnya Gus Kikin melanjutkan kiprahnya dalam struktur NU. Sebelum terpilih sebagai Ketua Umum PBNU, ia menjabat Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur periode 2024-2029 dan pernah menjadi salah satu ketua di PBNU.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Gus Kikin juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Ia lahir pada 17 Agustus 1958 dan merupakan cicit Hasyim Asy&#8217;ari, salah satu pendiri NU. Kepemimpinan pesantren tersebut diteruskannya setelah sebelumnya dipimpin pamannya, Salahuddin Wahid.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Dalam pencalonannya, Gus Kikin membawa sejumlah gagasan, antara lain memperkuat kembali Qanun Asasi NU sebagai pedoman dasar organisasi, meningkatkan adab dan sanad keilmuan, serta mengembangkan potensi ekonomi warga NU.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Mandat pencalonan Gus Kikin sebelumnya diterimanya dari PWNU Jawa Timur pada Juli 2026. Dengan terpilihnya sebagai Ketua Umum PBNU, gagasan tersebut akan menjadi bagian dari arah kepemimpinannya selama masa khidmah 2026-2031. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gus Kikin terpilih secara mufakat melalui AHWA setelah menjadi peraih suara terbanyak dalam bursa calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU. JAWA TIMUR &#8211; KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026-2031 setelah terpilih secara mufakat melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":204078,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,9290,35],"tags":[55431,55438,55432,8186,20065,55458,54453,2005,270,55459,54788,49305,55460,55461,55441],"class_list":["post-204076","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-jawa-timur","category-berita-nasional","tag-abdul-hakim-mahfudz","tag-ahwa","tag-gus-kikin","tag-jawa-timur","tag-jombang","tag-ketua-umum-pbnu","tag-muktamar-nu-ke-35","tag-nahdlatul-ulama","tag-nu","tag-pbnu-2026-2031","tag-pondok-pesantren-bahrul-ulum","tag-pondok-pesantren-tebuireng","tag-pwnu-jawa-timur","tag-qanun-asasi-nu","tag-rais-aam-pbnu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204076","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=204076"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204076\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":204079,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204076\/revisions\/204079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/204078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=204076"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=204076"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=204076"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}