{"id":204564,"date":"2026-09-01T22:11:43","date_gmt":"2026-09-01T14:11:43","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=204564"},"modified":"2026-09-03T00:17:45","modified_gmt":"2026-09-02T16:17:45","slug":"ikn-bidik-kota-cerdas-berpusat-pada-masyarakat-teknologi-jadi-penggerak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ikn-bidik-kota-cerdas-berpusat-pada-masyarakat-teknologi-jadi-penggerak\/","title":{"rendered":"IKN Bidik Kota Cerdas Berpusat pada Masyarakat, Teknologi Jadi Penggerak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Otorita IKN menegaskan teknologi, data, dan AI dalam pembangunan kota cerdas harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kehidupan masyarakat, bukan sekadar menunjukkan kecanggihan infrastruktur digital.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUSANTARA<\/strong> &#8211; Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota cerdas tidak akan diukur dari banyaknya teknologi yang digunakan, melainkan dari kemampuan teknologi tersebut meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Prinsip itu menjadi salah satu fokus dalam Nusantara Smart City Stakeholders Forum di Swiss\u00f4tel Nusantara, Selasa (01\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Forum yang digelar OIKN bersama United States Trade and Development Agency (USTDA) tersebut mempertemukan pemerintah, akademisi, organisasi independen, pemerintah daerah, dan pelaku teknologi untuk bertukar pengalaman serta membahas pendekatan pembangunan kota cerdas yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Agung Indrajit menilai teknologi seharusnya menjadi sarana untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, inklusif, dan responsif, bukan menjadi tujuan akhir pembangunan kota cerdas, sebagaimana diberitakan Otorita IKN, Selasa, (01\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKota yang paling cerdas belum tentu kota yang memiliki teknologi paling banyak. Kota yang paling cerdas adalah kota yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakatnya,\u201d ujar Agung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Agung, pengembangan IKN sebagai kota cerdas perlu menempatkan masyarakat sebagai pusat transformasi digital. Dengan pendekatan tersebut, penerapan teknologi diarahkan untuk menyelesaikan persoalan perkotaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan yang diterima masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Forum tersebut juga menjadi ruang pertukaran pengalaman antardaerah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, dan Pemkot Surabaya membagikan pengalaman mengenai penerapan teknologi serta tata kelola berbasis data.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengalaman sejumlah daerah tersebut menjadi referensi untuk melihat penerapan konsep kota cerdas, termasuk pada kota berukuran menengah atau medium-sized cities di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain membahas tata kelola dan pelayanan publik, forum membuka peluang kerja sama teknologi antara IKN dan perusahaan asal Amerika Serikat. USTDA menghadirkan sejumlah perusahaan yang bergerak dalam teknologi dan solusi kota cerdas, antara lain Honeywell, Cisco, International Business Machines (IBM), dan Google.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perusahaan-perusahaan tersebut tidak hanya membahas kemungkinan kolaborasi, tetapi juga memberikan technical training kepada peserta. Materi pelatihan meliputi data science, tata kelola data strategis berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence\/AI) untuk kota cerdas, serta smart building.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penguatan kapasitas teknis tersebut diharapkan membantu pemangku kepentingan memahami pemanfaatan data dan AI dalam perencanaan, pengambilan keputusan, pelayanan publik, serta pengelolaan kawasan perkotaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dukungan terhadap pengembangan IKN juga disampaikan Counselor for Commercial Affairs Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Andrew Billard. Ia menyebut perusahaan dan investor Amerika Serikat memiliki peluang untuk berperan dalam pembangunan IKN sekaligus membangun kemitraan jangka panjang dengan Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAmerika Serikat memiliki perusahaan dan investor yang sangat penting bagi pembangunan Nusantara. Kami ingin membangun kemitraan jangka panjang, memperkuat daya saing Indonesia, serta mengembangkan talenta lokal. Pemerintah Amerika Serikat siap menghubungkan perusahaan-perusahaan Amerika dengan berbagai peluang dan mitra potensial untuk kerja sama di Indonesia,\u201d ujar Andrew.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Forum turut melibatkan perwakilan USTDA Indo-Pacific Region, Institut Teknologi Kalimantan, pelaksana hibah pilot project command center Meta Mind Global Corporation (MMGC), serta pelaksana hibah Nusantara Smart City Technical Assistance (NSCSTA), Frost &amp; Sullivan dan konsorsium.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertemuan lintas pemangku kepentingan tersebut diharapkan memperkuat pemanfaatan data, AI, dan teknologi digital secara terintegrasi dalam pembangunan IKN. Namun, orientasi pengembangannya tetap diarahkan pada manfaat nyata bagi masyarakat sehingga transformasi digital tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur teknologi, tetapi berujung pada peningkatan kualitas pelayanan dan kehidupan warga. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Otorita IKN menegaskan teknologi, data, dan AI dalam pembangunan kota cerdas harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kehidupan masyarakat, bukan sekadar menunjukkan kecanggihan infrastruktur digital. NUSANTARA &#8211; Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota cerdas tidak akan diukur dari banyaknya teknologi yang digunakan, melainkan dari kemampuan teknologi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":204571,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,9430],"tags":[26799,9230,9642,56216,56218,56223,2882,56220,56219,7307,165,56226,23814,56215,56214,7747,6487,12728,56224,36917,26795,56222,56221,56217,56225],"class_list":["post-204564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-nusantara","tag-agung-indrajit","tag-ai","tag-amerika-serikat","tag-andrew-billard","tag-cisco","tag-data-science","tag-google","tag-honeywell","tag-ibm","tag-ibu-kota-nusantara","tag-ikn","tag-investasi-amerika-serikat","tag-kecerdasan-buatan","tag-kota-cerdas-ikn","tag-nusantara-smart-city-stakeholders-forum","tag-oikn","tag-otorita-ikn","tag-pelayanan-publik","tag-smart-building","tag-smart-city-ikn","tag-swissotel-nusantara","tag-teknologi-ikn","tag-transformasi-digital-ikn","tag-ustda","tag-ustda-indonesia"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=204564"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204564\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":204573,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204564\/revisions\/204573"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/204571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=204564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=204564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=204564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}