{"id":204744,"date":"2026-09-04T19:13:18","date_gmt":"2026-09-04T11:13:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=204744"},"modified":"2026-09-05T03:23:21","modified_gmt":"2026-09-04T19:23:21","slug":"banjarbaru-perluas-rumah-oksigen-dua-titik-layani-warga-24-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/banjarbaru-perluas-rumah-oksigen-dua-titik-layani-warga-24-jam\/","title":{"rendered":"Banjarbaru Perluas Rumah Oksigen, Dua Titik Layani Warga 24 Jam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemkot Banjarbaru memperluas layanan rumah oksigen ke jaringan Puskesmas, dengan fasilitas di PSC Banjarbaru dan Puskesmas Cempaka beroperasi 24 jam untuk membantu warga terdampak kabut asap.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJARBARU<\/strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), memperluas akses pertolongan pertama bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiapkan rumah oksigen di jaringan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Dua fasilitas, yakni di Public Safety Center (PSC) Kota Banjarbaru dan Puskesmas Cempaka, beroperasi selama 24 jam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah tersebut ditempuh untuk mempercepat pemberian oksigen kepada masyarakat yang mulai mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan akibat paparan asap sebelum mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut apabila diperlukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru Ani Rusmila mengatakan rumah oksigen merupakan fasilitas pertolongan awal yang disiapkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cRumah oksigen ini diharapkan dapat memberikan pertolongan pertama secara lebih cepat sebelum masyarakat menuju fasilitas kesehatan tingkat lanjut apabila memang diperlukan,\u201d ujarnya, sebagaimana diberitakan Antara, Jumat, (04\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Dinkes Banjarbaru juga menginstruksikan seluruh Puskesmas agar menyediakan rumah oksigen sesuai kemampuan dan jenis pelayanan masing-masing. Kebijakan itu diharapkan membuat warga terdampak asap lebih mudah memperoleh pertolongan awal di wilayah tempat tinggalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumah oksigen di PSC Banjarbaru dan Puskesmas Cempaka memberikan pelayanan selama 24 jam, sedangkan Puskesmas lainnya menyesuaikan layanan dengan jam operasional masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberadaan fasilitas tersebut terutama ditujukan kepada warga yang mulai mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar kabut asap. Bantuan oksigen diberikan secara gratis sebagai penanganan awal dan bukan sebagai pengganti pelayanan medis lanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tengah penyediaan fasilitas tersebut, Pemkot Banjarbaru tetap meminta masyarakat mengutamakan pencegahan. Anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta warga yang memiliki risiko gangguan pernapasan menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih selama kabut asap berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKepada seluruh masyarakat Kota Banjarbaru, mari cegah paparan asap dengan menggunakan masker, membatasi aktivitas di luar rumah pada jam-jam rawan, mengonsumsi makanan yang bergizi dan minum air yang cukup,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika paparan asap meningkat serta segera mencari pertolongan apabila mulai mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemkot Banjarbaru menegaskan rumah oksigen berfungsi sebagai garda pertolongan pertama sebelum pasien memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan apabila kondisinya membutuhkan tindakan medis lanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan perluasan layanan ke Puskesmas dan pengoperasian dua titik selama 24 jam, fasilitas tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan warga terdampak kabut asap sekaligus menekan risiko gangguan pernapasan berkembang menjadi lebih serius. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkot Banjarbaru memperluas layanan rumah oksigen ke jaringan Puskesmas, dengan fasilitas di PSC Banjarbaru dan Puskesmas Cempaka beroperasi 24 jam untuk membantu warga terdampak kabut asap. BANJARBARU &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), memperluas akses pertolongan pertama bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiapkan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":204751,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2279,17,2276],"tags":[56414,7846,21306,37561,53567,55287,9790,6790,33868,20126,19692,19401,56415,20564,56416,56413,56537],"class_list":["post-204744","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarbaru-provinsi-kalimantan-selatan","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-ani-rusmila","tag-banjarbaru","tag-dinkes-banjarbaru","tag-gangguan-pernapasan","tag-kabut-asap-banjarbaru","tag-kabut-asap-kalsel","tag-kalimantan-selatan","tag-kalsel","tag-karhutla-banjarbaru","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kesehatan-masyarakat","tag-pemkot-banjarbaru","tag-psc-banjarbaru","tag-puskesmas-banjarbaru","tag-puskesmas-cempaka","tag-rumah-oksigen-banjarbaru","tag-rumah-oksigen-gratis"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204744","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=204744"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204744\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":204752,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204744\/revisions\/204752"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/204751"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=204744"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=204744"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=204744"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}