{"id":204796,"date":"2026-09-04T22:50:09","date_gmt":"2026-09-04T14:50:09","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=204796"},"modified":"2026-09-05T04:51:49","modified_gmt":"2026-09-04T20:51:49","slug":"253-sekolah-terdampak-gempa-ntt-manggarai-timur-paling-parah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/253-sekolah-terdampak-gempa-ntt-manggarai-timur-paling-parah\/","title":{"rendered":"253 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Manggarai Timur Paling Parah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sebanyak 253 satuan pendidikan di tujuh kabupaten Pulau Flores terdampak gempa NTT, dengan Manggarai Timur mencatat kerusakan terbanyak dan menjadi salah satu fokus pemulihan layanan pendidikan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Sebanyak 253 satuan pendidikan terdampak gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026, dengan kerusakan terbanyak tercatat di Kabupaten Manggarai Timur. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kini memprioritaskan pemulihan layanan pendidikan di tujuh kabupaten di Pulau Flores melalui penyediaan ruang belajar darurat, dukungan psikososial, hingga konektivitas internet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan data Kemendikdasmen per 16 Agustus 2026, sebanyak 199 satuan pendidikan terdampak merupakan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)\/Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebanyak 54 satuan pendidikan lainnya berasal dari jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manggarai Timur menjadi wilayah dengan dampak pendidikan paling besar. Dari 104 satuan pendidikan terdampak di kabupaten tersebut, sebanyak 51 sekolah berada pada jenjang SD dan SMP\/Madrasah Tsanawiyah (MTs), terdiri atas 33 SD serta 18 SMP\/MTs.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Manggarai Barat mencatat 52 satuan pendidikan terdampak. Kemendikdasmen juga menangani dampak gempa di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Sikka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gempa tersebut tidak hanya merusak fasilitas pendidikan, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dari lingkungan sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Selain kerusakan bangunan, musibah gempa bumi juga menelan korban jiwa dari lingkungan satuan pendidikan yakni dua orang murid dan satu orang guru,&#8221; ucap Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&#8217;ti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menjaga keberlangsungan pembelajaran, Kemendikdasmen menyiapkan 50 tenda ruang kelas darurat yang akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak di Pulau Flores. Sekolah yang ruang kelasnya mengalami kerusakan diarahkan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di bangunan yang dinilai tidak aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembelajaran dapat dialihkan ke ruang yang masih aman, menggunakan tenda belajar, atau dihentikan sementara sesuai kondisi masing-masing daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Keselamatan warga sekolah menjadi prioritas, dan proses pemulihan pendidikan akan kami kawal bersama pemerintah daerah hingga pembelajaran kembali berlangsung dengan aman dan nyaman,&#8221; kata Mu&#8217;ti dalam keterangannya, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Jumat, (04\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menyiapkan sarana belajar darurat, Kemendikdasmen juga akan memberikan pendampingan psikososial kepada warga sekolah yang terdampak gempa melalui kerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami juga menyiapkan dukungan psikososial melalui kerja sama dengan HIMPSI. Layanan tersebut akan segera bergerak setelah tim pendahuluan memberikan konfirmasi kondisi lapangan,&#8221; ucap dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemendikdasmen selanjutnya akan mendorong pembersihan sekolah yang bangunannya masih memungkinkan untuk digunakan serta mengoordinasikan anggaran tambahan bagi kebutuhan sarana dan perlengkapan pembelajaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Langkah selanjutnya adalah mendorong pembersihan sekolah yang masih aman digunakan serta mengoordinasikan pemanfaatan anggaran belanja tambahan untuk kebutuhan sarana dan alat belajar,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dukungan pemulihan juga mencakup penyediaan konektivitas melalui Starlink bagi wilayah yang mengalami gangguan pasokan listrik dan jaringan komunikasi. Langkah tersebut diperlukan agar koordinasi dan layanan pendidikan tetap dapat berjalan di daerah dengan infrastruktur komunikasi terdampak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemendikdasmen juga mengerahkan tim dari sejumlah direktorat untuk mempercepat pemetaan kondisi sekolah dan kebutuhan pemulihan di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tim lintas direktorat di Kemendikdasmen juga mulai bergerak ke lapangan untuk mempercepat asesmen, verifikasi kerusakan, dan koordinasi pemulihan layanan pendidikan,&#8221; tutur Mu&#8217;ti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemulihan pendidikan di tujuh kabupaten terdampak akan bergantung pada hasil verifikasi kerusakan dan kondisi keamanan masing-masing satuan pendidikan. Pemerintah menargetkan proses belajar dapat kembali berlangsung secara aman sembari rehabilitasi sarana pendidikan dan pemulihan psikologis warga sekolah dilakukan secara bertahap. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebanyak 253 satuan pendidikan di tujuh kabupaten Pulau Flores terdampak gempa NTT, dengan Manggarai Timur mencatat kerusakan terbanyak dan menjadi salah satu fokus pemulihan layanan pendidikan. JAKARTA &#8211; Sebanyak 253 satuan pendidikan terdampak gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026, dengan kerusakan terbanyak tercatat di Kabupaten Manggarai Timur. Kementerian Pendidikan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":204797,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,9295,35],"tags":[56610,23025,56613,50972,22120,51613,56612,9623,34676,14381,56614,56611,56615,56608,50571,56607,20229,56609],"class_list":["post-204796","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-253-sekolah-terdampak","tag-abdul-muti","tag-dukungan-psikososial","tag-gempa-flores","tag-gempa-ntt","tag-gempa-nusa-tenggara-timur","tag-himpsi","tag-kemendikdasmen","tag-manggarai-barat","tag-manggarai-timur","tag-pemulihan-pendidikan","tag-pendidikan-ntt","tag-pulau-flores","tag-sekolah-darurat","tag-sekolah-rusak","tag-sekolah-terdampak-gempa","tag-starlink","tag-tenda-belajar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=204796"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204796\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":204799,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204796\/revisions\/204799"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/204797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=204796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=204796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=204796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}