{"id":204905,"date":"2026-09-05T19:56:15","date_gmt":"2026-09-05T11:56:15","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=204905"},"modified":"2026-09-06T01:03:58","modified_gmt":"2026-09-05T17:03:58","slug":"api-padam-belum-tentu-aman-bara-bakar-15-hektare-lahan-kukar-ppu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-padam-belum-tentu-aman-bara-bakar-15-hektare-lahan-kukar-ppu\/","title":{"rendered":"Api Padam Belum Tentu Aman, Bara Bakar 1,5 Hektare Lahan Kukar\u2013PPU"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Bara sisa pembakaran tanaman pakis yang terbawa angin diduga memicu dua titik kebakaran seluas sekitar 1,5 hektare di perbatasan Kukar dan PPU hingga tim gabungan melakukan pemadaman, penyisiran, dan pendinginan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Bara api yang tertinggal setelah tanaman pakis terbakar diduga menjadi pemicu dua kebakaran susulan di kawasan perbatasan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (04\/09\/2026). Sekitar 1,5 hektare lahan terdampak sebelum api berhasil dikendalikan tim gabungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Temuan tersebut menunjukkan bahwa sisa bara di tengah lahan kering masih berpotensi kembali menyala meskipun kebakaran sebelumnya terlihat telah padam. Tiupan angin diduga membawa bara ke area lain hingga memunculkan dua titik api berbeda di kawasan perbatasan Kukar dan PPU.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Titik pertama terdeteksi di perbatasan Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kukar, dengan Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, PPU. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Loa Janan Abdillah Dalimunthe bersama empat personel tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil pengecekan menunjukkan api telah membakar lahan sekitar 0,5 hektare. Petugas kemudian melakukan penanganan sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ancaman belum berakhir setelah titik pertama ditangani. Sekitar pukul 12.00 WITA, tim kembali bergerak menuju titik kebakaran kedua yang masih berada di kawasan perbatasan. Luas lahan yang terdampak di lokasi tersebut diperkirakan mencapai satu hektare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim gabungan melakukan pemadaman hingga api dapat dikendalikan. Penyisiran dan pendinginan selanjutnya dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara tersembunyi yang dapat kembali menyala dan memicu kebakaran susulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan pengecekan lapangan, kedua kebakaran diduga berkaitan dengan tanaman pakis yang sebelumnya terbakar tetapi masih menyisakan bara. Kondisi lahan yang kering disertai tiupan angin membuat bara berpotensi berpindah dan berkembang kembali menjadi api.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penanganan kebakaran melibatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), pemadam kebakaran (Damkar), serta masyarakat peduli Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Personel yang terlibat antara lain Direktur Ketenteraman dan Ketertiban Umum OIKN Barung Mangera, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0913\/PPU Fandi Satria, Kapolsek Loa Janan Abdillah Dalimunthe, Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Loa Janan Dwi Handono, personel Polsek Loa Janan, serta personel Kepolisian Resor Ibu Kota Nusantara (Polres IKN).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penanganan juga melibatkan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 826\/PPU, Damkar Sepaku, Komando Rayon Militer (Koramil) Sepaku, serta masyarakat peduli Karhutla.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mempercepat pemadaman, tim mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan dengan tandon air berkapasitas 1.000 liter, serta lima unit tangki pemadam milik relawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolsek Loa Janan Abdillah Dalimunthe menekankan pentingnya pendinginan setelah api berhasil dipadamkan karena bara yang tertinggal masih dapat menjadi sumber kebakaran baru, sebagaimana dilansir Polres Kutai Kartanegara, Jumat, (04\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPendinginan dan penyisiran tetap dilakukan karena bara yang tertinggal dapat kembali menyala dan terbawa angin ke area lain. Kami memastikan lokasi benar-benar aman sebelum meninggalkan kawasan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga rangkaian penanganan berlangsung, tim gabungan tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan Karhutla tidak berakhir ketika kobaran api berhasil dipadamkan. Penyisiran dan pendinginan menyeluruh menjadi bagian penting untuk mencegah bara kembali menyala, terutama di tengah kondisi lahan kering dan angin yang dapat mempercepat penyebaran api di kawasan perbatasan Kukar dan PPU. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bara sisa pembakaran tanaman pakis yang terbawa angin diduga memicu dua titik kebakaran seluas sekitar 1,5 hektare di perbatasan Kukar dan PPU hingga tim gabungan melakukan pemadaman, penyisiran, dan pendinginan. KUTAI KARTANEGARA &#8211; Bara api yang tertinggal setelah tanaman pakis terbakar diduga menjadi pemicu dua kebakaran susulan di kawasan perbatasan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":204909,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,26,33],"tags":[55570,48379,56790,56792,56791,189,20848,1530,56787,56788,560,561,8732,7415,7747,26000,9514,25694,56789,55569,694,695,56786,56793],"class_list":["post-204905","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-abdillah-dalimunthe","tag-bara-api","tag-barung-mangera","tag-damkar-sepaku","tag-fandi-satria","tag-karhutla","tag-kebakaran-kukar","tag-kebakaran-lahan","tag-kebakaran-ppu","tag-kebakaran-susulan","tag-kukar","tag-kutai-kartanegara","tag-loa-duri-ulu","tag-loa-janan","tag-oikn","tag-pemadaman-karhutla","tag-penajam-paser-utara","tag-pencegahan-karhutla","tag-polres-ikn","tag-polsek-loa-janan","tag-ppu","tag-sepaku","tag-sukomulyo","tag-yonif-tp-826-ppu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204905","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=204905"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204905\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":204919,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204905\/revisions\/204919"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/204909"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=204905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=204905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=204905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}