{"id":204959,"date":"2026-09-05T22:07:07","date_gmt":"2026-09-05T14:07:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=204959"},"modified":"2026-09-06T02:08:47","modified_gmt":"2026-09-05T18:08:47","slug":"10-kali-water-bombing-di-ikn-data-lapangan-bantu-bidik-titik-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/10-kali-water-bombing-di-ikn-data-lapangan-bantu-bidik-titik-api\/","title":{"rendered":"10 Kali Water Bombing di IKN, Data Lapangan Bantu Bidik Titik Api"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pembaruan koordinat dari tim darat dipadukan dengan patroli udara dan pemantauan satelit untuk mengarahkan 10 kali water bombing ke sejumlah titik karhutla di wilayah IKN.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUSANTARA<\/strong> &#8211; Pembaruan koordinat dari tim darat menjadi salah satu kunci ketepatan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (05\/09\/2026). Informasi lapangan dipadukan dengan patroli udara dan pemantauan satelit untuk mengarahkan 10 kali pengeboman air (water bombing) ke sejumlah lokasi, dengan hasil pemantauan setelah operasi menunjukkan api dan asap berkurang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Otorita IKN bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta unsur terkait menjalankan penanganan dari udara dan darat untuk mencegah kebakaran berkembang semakin luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Operasi menggunakan Helikopter Caracal H225M yang diberangkatkan dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Dhomber, Balikpapan, dalam dua sortie. Sasaran ditentukan berdasarkan hasil pemantauan serta pembaruan titik koordinat dari petugas di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada sortie pertama, helikopter melakukan penanganan di kawasan Bukit Tengkorak. Operasi kemudian dilanjutkan pada sortie kedua dengan lima kali water bombing di Jalan Nasional Balikpapan-Samarinda Kilometer (KM) 47, empat kali di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) KM 49-53, serta satu kali di Wonotirto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, sebanyak 10 kali water bombing dilakukan pada operasi hari tersebut. Air untuk pemadaman diambil dari sejumlah sumber di sekitar lokasi, termasuk Danau Merdeka dan bekas galian tambang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penerbang Helikopter Caracal H225M TNI AU Arief Rahmanto mengatakan koordinasi antara personel darat dan tim udara membuat penanganan dapat diarahkan sesuai lokasi yang membutuhkan pemadaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKerja sama ini sangat memuaskan. Tim dari darat terus memberikan pembaruan titik koordinat sehingga kami yang berada di udara dapat melakukan pemadaman sesuai dengan titik yang ditentukan,\u201d ujar Arief.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Operasi tersebut didahului patroli udara TNI AU pada Jumat (04\/09\/2026). Hasil pemantauan digunakan untuk mengidentifikasi kondisi lapangan dan menjadi salah satu dasar penentuan sasaran penanganan pada hari berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi Danis Hidayat Sumadilaga menilai respons sedini mungkin diperlukan agar titik api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPrinsipnya, jangan sampai kondisi berkembang lebih luas. Lebih awal ditangani, lebih baik. Karena itu, kita lakukan langkah preventif melalui water bombing. Setelah operasi, hasil pemantauan menunjukkan kondisi sudah membaik dan api serta asap berkurang. Kami juga terus melakukan pengecekan bersama BMKG melalui pemantauan satelit,\u201d ujar Danis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penanganan karhutla tersebut, sebagaimana diberitakan Alonesia, Sabtu, (05\/09\/2026), dilakukan ketika risiko kebakaran di sejumlah kawasan sekitar IKN meningkat akibat kondisi cuaca yang cenderung kering.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecepatan respons karena itu tidak hanya bergantung pada pengerahan armada udara. Informasi tim lapangan, hasil patroli udara, dan data BMKG terus dipadukan untuk memperbarui kondisi titik api serta menentukan kebutuhan penanganan berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Otorita IKN bersama BNPB, TNI AU, BMKG, dan unsur terkait akan melanjutkan pemantauan serta kesiapsiagaan terhadap potensi karhutla. Integrasi informasi darat, udara, dan satelit diharapkan membuat setiap indikasi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih luas bagi kawasan IKN. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembaruan koordinat dari tim darat dipadukan dengan patroli udara dan pemantauan satelit untuk mengarahkan 10 kali water bombing ke sejumlah titik karhutla di wilayah IKN. NUSANTARA &#8211; Pembaruan koordinat dari tim darat menjadi salah satu kunci ketepatan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (05\/09\/2026). Informasi lapangan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":204960,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,9430],"tags":[56912,828,4067,56913,53428,49056,56911,7307,165,41254,51164,56909,53437,6487,42082,26000,56915,56914,44078,10947,51491,56910,53142],"class_list":["post-204959","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-nusantara","tag-arief-rahmanto","tag-bmkg","tag-bnpb","tag-bukit-tengkorak","tag-danis-hidayat-sumadilaga","tag-deteksi-dini-karhutla","tag-helikopter-caracal-h225m","tag-ibu-kota-nusantara","tag-ikn","tag-karhutla-ikn","tag-karhutla-kalimantan-timur","tag-kebakaran-ikn","tag-lanud-dhomber","tag-otorita-ikn","tag-patroli-udara","tag-pemadaman-karhutla","tag-pemantauan-satelit","tag-titik-api-ikn","tag-tni-au","tag-tol-balikpapan-samarinda","tag-tol-balsam","tag-water-bombing-ikn","tag-wonotirto"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204959","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=204959"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204959\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":204962,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/204959\/revisions\/204962"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/204960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=204959"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=204959"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=204959"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}