{"id":205201,"date":"2026-09-07T14:21:38","date_gmt":"2026-09-07T06:21:38","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=205201"},"modified":"2026-09-07T14:22:56","modified_gmt":"2026-09-07T06:22:56","slug":"keselamatan-jadi-prioritas-6-bandara-tutup-akibat-abu-vulkanik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/keselamatan-jadi-prioritas-6-bandara-tutup-akibat-abu-vulkanik\/","title":{"rendered":"Keselamatan Jadi Prioritas, 6 Bandara Tutup akibat Abu Vulkanik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau membuat enam bandara ditutup sementara demi menjaga keselamatan penerbangan, sementara wilayah terdampak juga mendapat perhatian dari sisi kesehatan.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>BANTEN\u00a0<\/strong>&#8211; Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau memaksa enam bandara di sejumlah wilayah Indonesia ditutup sementara hingga Minggu (06\/09\/2026). Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan setelah material vulkanik berpotensi mengganggu operasional dan membahayakan penerbangan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut dampak abu vulkanik paling terasa di Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Tanggamus di Provinsi Lampung serta Kabupaten Pandeglang di Provinsi Banten. Pemantauan terhadap wilayah terdampak terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan kementerian\/lembaga terkait, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin (07\/09\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan paparan abu vulkanik juga menjadi perhatian dari sisi kesehatan masyarakat, terutama bagi warga yang masih harus beraktivitas di luar rumah.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dalam hal ini termasuk Kementerian Kesehatan yang mengimbau masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan, terutama pada saluran pernapasan, mata, dan kulit,&#8221; kata dia mengutip Antara, Senin (7\/9).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Masyarakat yang harus keluar rumah disarankan menggunakan perlindungan seperti masker dan kacamata. Setelah kembali dari luar rumah, warga juga diminta segera membersihkan diri untuk mengurangi paparan abu vulkanik.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Warga di wilayah yang masih terpapar abu juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah. Apabila mengalami gangguan pernapasan, masyarakat diminta segera mendapatkan pelayanan kesehatan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Kementerian Kesehatan turut menginstruksikan kesiapsiagaan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di daerah terdampak. Langkah tersebut mencakup antisipasi kemungkinan pengaktifan pos komando kesehatan atau <em>Health Emergency Operation Centre<\/em> (HEOC) apabila situasi membutuhkan penanganan lebih lanjut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Di sektor penerbangan, otoritas bandara bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau pergerakan serta sebaran abu vulkanik. Material tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan penerbangan sehingga kondisi udara menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan operasional bandara.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Enam bandara yang masih ditutup sementara hingga Minggu (06\/09\/2026) pukul 13.00 WIB meliputi Bandara Soekarno-Hatta dan Budiarto di Tangerang, Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur, Bandara Raden Inten II di Lampung, serta Bandara Husein Sastranegara di Bandung.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan keputusan penutupan Bandara Husein Sastranegara diambil setelah pemeriksaan kondisi wilayah bandara. Bandara tersebut ditutup sementara sejak Sabtu (06\/09\/2026) pukul 12.00 WIB untuk memastikan aspek keselamatan penerbangan tetap terjaga.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kementerian Perhubungan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. Pihak maskapai tidak memaksakan penerbangan apabila kondisi tidak memungkinkan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Kemenhub bersama pihak terkait akan memperbarui informasi mengenai sebaran abu vulkanik setiap empat jam. Pemutakhiran tersebut menjadi dasar evaluasi untuk menentukan apakah operasional penerbangan dapat kembali dilakukan atau masih harus dihentikan sementara.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau belum memberikan dampak signifikan terhadap transportasi laut. Penyeberangan di Selat Sunda masih dapat berlangsung, tetapi otoritas pelabuhan diminta meningkatkan kewaspadaan dan terus memperbarui informasi mengenai keselamatan pelayaran.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Pengguna transportasi laut juga diimbau mengenakan masker untuk mengurangi paparan abu vulkanik. Pengelola pelabuhan diminta terus berkoordinasi dengan pihak terkait apabila terjadi perubahan kondisi akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau membuat enam bandara ditutup sementara demi menjaga keselamatan penerbangan, sementara wilayah terdampak juga mendapat perhatian dari sisi kesehatan. BANTEN\u00a0&#8211; Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau memaksa enam bandara di sejumlah wilayah Indonesia ditutup sementara hingga Minggu (06\/09\/2026). Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan setelah material vulkanik berpotensi mengganggu operasional dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":205202,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7994,7,35],"tags":[39378,828,4067,57255,56815,56813,5707,21211,40016,15046,52693,56819,57256],"class_list":["post-205201","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-banten","category-breaking-news","category-berita-nasional","tag-abu-vulkanik","tag-bmkg","tag-bnpb","tag-enam-bandara-ditutup","tag-erupsi-anak-krakatau","tag-gunung-anak-krakatau","tag-kemenhub","tag-keselamatan-penerbangan","tag-lampung-selatan","tag-pandeglang","tag-penerbangan-terganggu","tag-selat-sunda","tag-tanggamus"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=205201"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205201\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":205203,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205201\/revisions\/205203"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/205202"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=205201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=205201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=205201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}