{"id":205320,"date":"2026-09-08T08:07:58","date_gmt":"2026-09-08T00:07:58","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=205320"},"modified":"2026-09-08T08:10:24","modified_gmt":"2026-09-08T00:10:24","slug":"iran-ultimatum-korsel-selat-hormuz-jadi-sorotan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/iran-ultimatum-korsel-selat-hormuz-jadi-sorotan\/","title":{"rendered":"Iran Ultimatum Korsel, Selat Hormuz Jadi Sorotan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Iran memperingatkan Korea Selatan bahwa kehadiran atau keterlibatan operasional militernya di Teluk Persia dan Selat Hormuz dapat dianggap sebagai dukungan terhadap pihak yang disebut Teheran sebagai agresor.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>TEHERAN<\/strong> &#8211; Rencana atau potensi kehadiran militer Korea Selatan di Teluk Persia dan Selat Hormuz memicu peringatan keras dari Iran. Teheran menilai pengerahan kekuatan militer Seoul di kawasan strategis tersebut dapat dipandang sebagai keterlibatan langsung dalam konflik dan berisiko menimbulkan konsekuensi serius.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Peringatan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran Esmail Baghaei melalui unggahan berbahasa Korea di X pada Senin (7\/9). Baghaei mengingatkan Korea Selatan agar tidak mengerahkan maupun menghadirkan kekuatan militernya di Teluk Persia dan Selat Hormuz.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Iran menilai kawasan tersebut memiliki sensitivitas tinggi karena menjadi bagian dari jalur strategis yang berkaitan dengan keamanan regional. Setiap keterlibatan operasional negara lain, menurut Baghaei, dapat dianggap sebagai dukungan terhadap pihak yang disebut Iran sebagai agresor.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Partisipasi operasional atau kehadiran militer apa pun oleh pihak lain di Teluk Persia dan Selat Hormuz akan dianggap sebagai dukungan langsung kepada pihak agresor dan akan memiliki konsekuensi serius,&#8221; tambahnya sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa, (08\/09\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Baghaei menyampaikan peringatan tersebut sembari menekankan bahwa hubungan Iran dan Korea Selatan sebenarnya telah berlangsung lebih dari 64 tahun. Ia mengatakan hubungan kedua negara selama ini dibangun atas dasar saling menghormati.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Iran sangat menghargai hubungan persahabatannya dengan Korea Selatan,&#8221; tulis Baghaei.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Namun, Iran menilai situasi saat ini berbeda karena Teheran menganggap dirinya sedang menghadapi tindakan agresif dari Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut membuat pemerintah Iran memberikan perhatian khusus terhadap kemungkinan masuknya kekuatan militer negara lain ke kawasan konflik.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Namun, jelas bahwa dalam situasi saat ini, di mana bangsa Iran membela diri terhadap tindakan agresif dan menanggapi secara tegas kejahatan perang AS terhadap perempuan dan anak-anak,&#8221; tulisnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Peringatan Iran juga diarahkan pada negara-negara yang dinilai berpotensi mengikuti tekanan Washington. Baghaei meminta pemerintah yang berdaulat mengambil keputusan sendiri dan tidak mengikuti tekanan Amerika Serikat untuk terlibat dalam tindakan yang disebut Iran sebagai agresi terhadap negaranya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tidak ada pemerintah yang berdaulat dan bertanggung jawab yang tunduk pada tekanan dan pemerasan AS untuk ikut serta dalam tindakan agresif dan keji terhadap bangsa Iran yang agung,&#8221; katanya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Sikap tersebut memperlihatkan bahwa Iran tidak hanya memantau tindakan Amerika Serikat, tetapi juga memperhatikan kemungkinan keterlibatan negara lain dalam konfigurasi militer di kawasan. Kehadiran kekuatan asing di sekitar Teluk Persia dan Selat Hormuz berpotensi dipandang berbeda oleh Teheran apabila dilakukan dalam konteks operasional militer.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Selat Hormuz sendiri menjadi kawasan strategis dalam dinamika keamanan Teluk Persia. Karena itu, perubahan komposisi kekuatan militer di kawasan tersebut dapat meningkatkan sensitivitas hubungan Iran dengan negara-negara lain yang hadir di sekitar jalur tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Bagi Korea Selatan, peringatan Iran menempatkan setiap keputusan mengenai kehadiran militer di kawasan dalam konteks hubungan diplomatik yang lebih luas. Seoul juga menghadapi pertimbangan mengenai dampak keterlibatan militernya terhadap hubungan dengan Teheran serta dinamika konflik yang melibatkan AS.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Iran menegaskan posisinya bahwa keterlibatan operasional negara lain tidak akan dipandang sebagai tindakan netral apabila dilakukan di Teluk Persia dan Selat Hormuz. Peringatan tersebut menunjukkan potensi kehadiran militer Korea Selatan di kawasan dapat menjadi persoalan diplomatik sekaligus keamanan yang lebih luas.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada keputusan Seoul dan dinamika konflik yang sedang berlangsung. Bagi Iran, setiap perubahan kehadiran militer asing di kawasan strategis tersebut menjadi faktor yang dapat memengaruhi stabilitas dan meningkatkan risiko eskalasi regional. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Iran memperingatkan Korea Selatan bahwa kehadiran atau keterlibatan operasional militernya di Teluk Persia dan Selat Hormuz dapat dianggap sebagai dukungan terhadap pihak yang disebut Teheran sebagai agresor. TEHERAN &#8211; Rencana atau potensi kehadiran militer Korea Selatan di Teluk Persia dan Selat Hormuz memicu peringatan keras dari Iran. Teheran menilai pengerahan kekuatan militer Seoul di kawasan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":205321,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,4250,57463,35195,7612,24339,45572,16070,57462,17772,8570,8037,57461,15308,12245,21365],"class_list":["post-205320","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-as","tag-eskalasi-regional","tag-esmail-baghaei","tag-iran","tag-keamanan-timur-tengah","tag-kemenlu-iran","tag-kementerian-luar-negeri-iran","tag-ketegangan-teluk-persia","tag-konflik-iran-as","tag-korea-selatan","tag-korsel","tag-militer-korsel","tag-selat-hormuz","tag-teheran","tag-teluk-persia"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205320","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=205320"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205320\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":205322,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205320\/revisions\/205322"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/205321"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=205320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=205320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=205320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}