{"id":205394,"date":"2026-09-08T14:46:17","date_gmt":"2026-09-08T06:46:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=205394"},"modified":"2026-09-08T14:46:17","modified_gmt":"2026-09-08T06:46:17","slug":"rekor-suhu-italia-pecah-kekeringan-mengancam-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rekor-suhu-italia-pecah-kekeringan-mengancam-pertanian\/","title":{"rendered":"Rekor Suhu Italia Pecah, Kekeringan Mengancam Pertanian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Suhu rata-rata musim panas Italia mencapai 24,3 derajat Celsius dan panas berkepanjangan mulai menambah tekanan terhadap wilayah pertanian yang terdampak kekeringan.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>ROMA &#8211;<\/strong> Rekor suhu musim panas 2026 di Italia tidak hanya menandai periode terpanas sejak 1950, tetapi juga meningkatkan tekanan terhadap sektor pertanian akibat kombinasi suhu tinggi dan kekeringan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut tercatat setelah suhu rata-rata musim panas mencapai 24,3 derajat Celsius, melampaui rekor 23,6 derajat Celsius pada 2003.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Data tersebut dihimpun Institut Bioekonomi Dewan Riset Nasional Italia berdasarkan catatan suhu sejak 1950. Peneliti lembaga itu, Lorenzo Arcidiaco, menyebut kenaikan suhu pada 2026 telah melampaui rekor sebelumnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Suhu rata-rata 24,3 derajat Celsius (75,7F) yang tercatat pada musim panas 2026 melebihi rekor sebelumnya yaitu 23,6 derajat Celsius (74,5F) yang ditetapkan pada tahun 2003,&#8221; kata Arcidiaco, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Selasa, (08\/09\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Tekanan paling besar dirasakan wilayah pertanian yang berada di dataran rendah Italia bagian barat laut dan kawasan Apennine. Suhu yang lebih tinggi disertai kekeringan di sejumlah daerah meningkatkan tantangan bagi aktivitas pertanian.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Agustus menjadi bulan dengan suhu rata-rata tertinggi sepanjang periode pencatatan, yakni 25,6 derajat Celsius. Angka tersebut melampaui rekor 24,6 derajat Celsius yang sebelumnya tercatat pada 2024 dan 2017.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Kondisi ekstrem juga terlihat pada dua bulan berturut-turut. Juli dan Agustus 2026 tercatat sebagai bulan terpanas masing-masing sepanjang sejarah pencatatan, sebuah kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya berdasarkan analisis lembaga riset tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Analisis suhu menggunakan basis data ERA5-Land dari Pusat Prakiraan Cuaca Jangka Menengah Eropa. Hasil pengolahan data menunjukkan sekitar 70 persen wilayah Italia mengalami anomali suhu lebih dari 1 derajat Celsius sepanjang Januari hingga Agustus 2026.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, sekitar 40 persen wilayah negara tersebut mengalami anomali suhu yang melampaui 2 derajat Celsius. Besarnya penyimpangan suhu tersebut membuat Italia berpeluang mencatat 2026 sebagai tahun terpanas sejak 1950.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Rekor panas tersebut memperlihatkan dampak perubahan iklim yang tidak berhenti pada peningkatan suhu udara. Ketika wilayah pertanian menghadapi panas berkepanjangan dan kekurangan air, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan terhadap produktivitas lahan dan kegiatan pertanian.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Dengan suhu yang terus berada di atas catatan historis, perkembangan kondisi cuaca hingga akhir 2026 menjadi perhatian karena Italia berpotensi menutup tahun sebagai periode terpanas dalam lebih dari tujuh dekade pencatatan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suhu rata-rata musim panas Italia mencapai 24,3 derajat Celsius dan panas berkepanjangan mulai menambah tekanan terhadap wilayah pertanian yang terdampak kekeringan. ROMA &#8211; Rekor suhu musim panas 2026 di Italia tidak hanya menandai periode terpanas sejak 1950, tetapi juga meningkatkan tekanan terhadap sektor pertanian akibat kombinasi suhu tinggi dan kekeringan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":205398,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[12876,57579,57580,21201,17991,1405,38278,57578,57575,57577,13434,57576,12141,57574],"class_list":["post-205394","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-cuaca-ekstrem","tag-dewan-riset-nasional-italia","tag-era5-land","tag-eropa","tag-italia","tag-kekeringan","tag-krisis-iklim","tag-lorenzo-arcidiaco","tag-musim-panas-2026","tag-pertanian-italia","tag-perubahan-iklim","tag-rekor-suhu-italia","tag-roma","tag-suhu-ekstrem-italia"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205394","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=205394"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205394\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":205400,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205394\/revisions\/205400"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/205398"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=205394"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=205394"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=205394"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}