{"id":205481,"date":"2026-09-09T08:58:26","date_gmt":"2026-09-09T00:58:26","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=205481"},"modified":"2026-09-09T09:05:15","modified_gmt":"2026-09-09T01:05:15","slug":"jembatan-sei-lembak-rusak-legislator-kaltim-kirim-surat-terbuka-ke-presiden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jembatan-sei-lembak-rusak-legislator-kaltim-kirim-surat-terbuka-ke-presiden\/","title":{"rendered":"Jembatan Sei Lembak Rusak, Legislator Kaltim Kirim Surat Terbuka ke Presiden"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anggota DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan meminta pemerintah pusat segera menangani Jembatan Sei Lembak di Bengalon, Kutim, karena kondisi infrastruktur jalan nasional tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Kondisi Jembatan Sei Lembak di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), yang berada pada ruas jalan nasional dinilai semakin mengkhawatirkan. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim mendesak pemerintah pusat segera melakukan penanganan untuk mencegah kerusakan berkembang menjadi ancaman keselamatan bagi pengguna jalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Desakan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Berau, Kutim, dan Bontang, Agusriansyah Ridwan. Ia menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi Jembatan Sei Lembak melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Pekerjaan Umum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agusriansyah meminta pemerintah pusat tidak menunda penanganan karena Jembatan Sei Lembak merupakan infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Menurutnya, kondisi jembatan yang masih digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari harus segera mendapat perhatian, terutama menyangkut keselamatan pengguna.<\/p>\n<figure id=\"attachment_205490\" aria-describedby=\"caption-attachment-205490\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-205490\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6125176178386605019.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6125176178386605019.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6125176178386605019-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6125176178386605019-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6125176178386605019-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-205490\" class=\"wp-caption-text\">Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAda satu persoalan yang menurut Saya sangat penting terkait soal jembatan di Kutai Timur tepatnya Jembatan Sei Lembak berpeluang ambruk, jadi jangan sampai kita menunggu terjadi korban jiwa, baru kemudian dilakukan penanganan permanen,\u201d ujar Agusriansyah saat ditemui di ruang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Senin (07\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kaltim itu menilai persoalan Jembatan Sei Lembak tidak dapat lagi dipandang sekadar sebagai kerusakan teknis. Infrastruktur yang mengalami kerusakan tetapi tetap digunakan masyarakat, menurutnya, memiliki konsekuensi langsung terhadap keselamatan sehingga tindakan pencegahan harus menjadi prioritas pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan pemerintah harus melakukan penanganan sebelum kondisi jembatan menimbulkan korban. Penanganan, menurut Agusriansyah, tidak semestinya menunggu hingga terjadi kegagalan struktur atau kecelakaan yang merenggut nyawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJangan sampai negara hadir setelah tragedi terjadi. Negara harus hadir sebelum nyawa menjadi taruhan,\u201d tegas politisi PKS tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agusriansyah juga mengaitkan persoalan itu dengan posisi Kaltim sebagai salah satu daerah yang memiliki peran penting terhadap perekonomian nasional. Karena itu, ia meminta pemerintah pusat memberikan perhatian serius dan segera mengambil langkah konkret terhadap kondisi Jembatan Sei Lembak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJangan menunggu Jembatan Sei Lembak roboh untuk kemudian kita bertanya siapa yang bertanggung jawab,\u201d kata Agusriansyah yang juga merupakan anggota Komisi IV DPRD Kaltim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Agusriansyah, melakukan perbaikan sejak dini akan lebih efisien secara ekonomi dibandingkan harus menanggung dampak apabila terjadi kecelakaan atau kegagalan struktur. Ia menilai dampak kehilangan nyawa manusia tidak dapat diukur semata-mata berdasarkan besarnya anggaran pembangunan maupun biaya perbaikan infrastruktur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cLebih baik negara mengeluarkan biaya hari ini untuk memperbaiki jembatan, daripada esok hari harus membayar harga yang jauh lebih mahal tentang hilangnya nyawa manusia,\u201d tutup Agusriansyah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Desakan tersebut diharapkan segera ditindaklanjuti pemerintah pusat melalui pemeriksaan teknis menyeluruh dan penanganan yang diperlukan agar Jembatan Sei Lembak tetap aman dilalui serta risiko kecelakaan maupun kegagalan struktur dapat dicegah sejak dini. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anggota DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan meminta pemerintah pusat segera menangani Jembatan Sei Lembak di Bengalon, Kutim, karena kondisi infrastruktur jalan nasional tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna. SAMARINDA &#8211; Kondisi Jembatan Sei Lembak di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), yang berada pada ruas jalan nasional dinilai semakin mengkhawatirkan. Anggota Dewan Perwakilan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":205489,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,37],"tags":[10067,19725,128,54237,6352,2941,57697,57698,5544,1656,20701,18897,846,1699,57699,9218,10311],"class_list":["post-205481","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-agusriansyah-ridwan","tag-bengalon","tag-dprd-kaltim","tag-infrastruktur-kutai-timur","tag-jalan-nasional","tag-jembatan-rusak","tag-jembatan-sei-lembak","tag-jembatan-sei-lembak-kutim","tag-kalimantan-timur","tag-kaltim","tag-keselamatan-pengguna-jalan","tag-komisi-iv-dprd-kaltim","tag-kutai-timur","tag-kutim","tag-menteri-pekerjaan-umum","tag-pemerintah-pusat","tag-pks-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205481","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=205481"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205481\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":205493,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205481\/revisions\/205493"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/205489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=205481"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=205481"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=205481"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}