{"id":205929,"date":"2026-09-11T20:24:35","date_gmt":"2026-09-11T12:24:35","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=205929"},"modified":"2026-09-11T20:24:35","modified_gmt":"2026-09-11T12:24:35","slug":"as-hindari-perang-di-yaman-meski-saudi-minta-serang-houthi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/as-hindari-perang-di-yaman-meski-saudi-minta-serang-houthi\/","title":{"rendered":"AS Hindari Perang di Yaman Meski Saudi Minta Serang Houthi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Donald Trump disebut menolak permintaan Arab Saudi untuk menyerang Houthi karena Washington ingin menghindari medan konflik baru dan mempertahankan fokus militernya pada Iran serta Selat Hormuz.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>WASHINGTON <\/strong>&#8211; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut memilih menahan keterlibatan militer langsung di Yaman dengan menolak permintaan Arab Saudi untuk menyerang kelompok Houthi. Keputusan itu dikaitkan dengan strategi Washington yang ingin mempertahankan fokus pasukannya pada Iran dan Selat Hormuz tanpa membuka medan konflik baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS menyebut Arab Saudi menghubungi Trump sebanyak dua kali pada Kamis (10\/09\/2026) untuk meminta dukungan serangan terhadap Houthi. Namun, permintaan tersebut disebut tidak mendapat persetujuan dari Presiden AS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para pejabat AS menyatakan Washington untuk sementara tidak berniat mengambil tindakan militer langsung terhadap Houthi. Sikap tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran AS terhadap eskalasi konflik di Yaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana diberitakan Cnn indonesia, Jumat (11\/09\/2026), Washington disebut tetap meningkatkan dukungan kepada Arab Saudi, tetapi berupaya menghindari keterlibatan tempur secara langsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koordinasi keamanan antara kedua negara tetap berjalan. Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) Brad Cooper melakukan perjalanan ke Arab Saudi pada Kamis untuk menggelar pembicaraan koordinasi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut pejabat militer dan sipil AS, arahan Trump adalah mempertahankan perhatian pasukan Amerika pada Iran dan Selat Hormuz. Strategi tersebut sekaligus dimaksudkan untuk mencegah militer AS terseret ke medan operasi baru di Yaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gedung Putih dan Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington belum memberikan komentar terkait laporan permintaan serangan tersebut hingga informasi itu dipublikasikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketegangan di kawasan sebelumnya mendorong Arab Saudi berupaya membentuk koalisi internasional untuk melindungi jalur pelayaran di Laut Merah dari serangan Houthi. Upaya tersebut mengemuka ketika ancaman terhadap keamanan maritim meningkat seiring memburuknya situasi di Yaman dan sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eskalasi terbaru berawal pada awal Juli 2026 ketika Houthi menyatakan pasukannya berhadapan dengan pesawat tempur Saudi. Menurut kelompok tersebut, pesawat Saudi berupaya mencegah sebuah pesawat sipil Iran mendarat di Bandara Internasional Sanaa, Yaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sikap Trump menolak operasi militer langsung terhadap Houthi menunjukkan Washington masih berupaya menjaga keseimbangan antara mendukung keamanan Arab Saudi dan menghindari perluasan konflik. Keputusan itu sekaligus menempatkan Iran dan keamanan Selat Hormuz sebagai prioritas utama strategi militer AS di kawasan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Donald Trump disebut menolak permintaan Arab Saudi untuk menyerang Houthi karena Washington ingin menghindari medan konflik baru dan mempertahankan fokus militernya pada Iran serta Selat Hormuz. WASHINGTON &#8211; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut memilih menahan keterlibatan militer langsung di Yaman dengan menolak permintaan Arab Saudi untuk menyerang kelompok Houthi. Keputusan itu dikaitkan dengan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":205946,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,4253,4250,42068,46522,16492,6796,20784,58319,7612,24339,28739,18702,20783,17790,15308,45182,9745],"class_list":["post-205929","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-arab-saudi","tag-as","tag-bandara-internasional-sanaa","tag-brad-cooper","tag-centcom","tag-donald-trump","tag-houthi","tag-hubungan-as-saudi","tag-iran","tag-keamanan-timur-tengah","tag-konflik-yaman","tag-krisis-timur-tengah","tag-laut-merah","tag-militer-as","tag-selat-hormuz","tag-serangan-houthi","tag-yaman"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205929","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=205929"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205929\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":205948,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/205929\/revisions\/205948"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/205946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=205929"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=205929"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=205929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}